Home Berita Islam Terbaru Untuk Menghindari Desakan Massa, Pengadilan Ahok Diusulkan di Papua

Untuk Menghindari Desakan Massa, Pengadilan Ahok Diusulkan di Papua

149
0
Untuk Menghindari Desakan Massa, Pengadilan Ahok Diusulkan di Papua
Berita Islam 24H – Sidang kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan Genjah digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara di 13 Desember mendatang. Namun lokasi persidangan diminta dipindah di luar Jawa.
Ahli hukum pidana Petrus Selestinus menilai, kejaksaan ataupun Mahkamah Agung mestinya berinisiatif memindahkan tempat persidangan Ahok. Hal itu untuk menghindari desakan massa yang diprediksi akan membludak di sidang kasus Ahok.
“Lebih bagus dipindahkan Seandainya tak di NTT, ya Papua. Yang penting di luar Jawa,” ujar Petrus di suatu diskusi di Cikini, Jakarta, Rabu (7/12).
Menurut Petrus, ketentuan ini telah diatur di pasal 85 UU 8/1981 mengenai KUHAP. Untuk alasan Eksklusif, persidangan boleh dipindahkan di luar yurisdiksi atau wilayah hukum pengadilan negeri tempat terdakwa disidangkan.
Pertimbangan ini, lanjut Petrus, juga dilihat sejak proses penyelidikan, penyidikan, hingga pelimpahan berkas perkara ke kejaksaan yang terus menghadapi tekanan massa di jumlah besar. Tekanan massa dikhawatirkan akan mengganggu kemandirian hakim di memutus perkara Ahok dengan cara adil.
“Pemerintah wajib menjamin psikis hakim, jaksa, keluarganya, termasuk saksi. tak mungkin hakim tenang bila ada teror massa,” ucapnya.
Sidang kasus Ahok rencananya akan digelar di gedung lama PN Pusat di karenakan lokasi PN Jakarta Utara di kawasan Sunter sedang direnovasi.
Humas PN Jakarta Utara Hasoloan Sianturi Menyebut, sidang kasus Ahok tak akan dipindah lokasinya meski gedung sementara Itu mempunyai kapasitas yang minim untuk pengunjung sidang.
Polisi sebelumnya menyarankan supaya sidang kasus Ahok diselenggarakan di Arena Jakarta International Expo (Jiexpo), Kemayoran, Jakarta Pusat atau Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Komisaris Besar Rikwanto Menyebut kedua lokasi ini disarankan demi alasan keamanan. Sebab, kedua lokasi itu dinilai jauh dari pusat aktivitas masyarakat. [ceramahterbaru.net / cjc]
Loading...

Untuk Menghindari Desakan Massa, Pengadilan Ahok Diusulkan di Papua

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here