Home Berita Islam Terbaru Ulama Madura Laporkan Megawati ke Polda Jatim, Ini Tanggapan PDIP

Ulama Madura Laporkan Megawati ke Polda Jatim, Ini Tanggapan PDIP

281
0
Ulama Madura Laporkan Megawati ke Polda Jatim, Ini Tanggapan PDIP
Berita Islam 24H – Ketum PDIP Megawati dilaporkan ke Polda Jatim. Yang menjalankan pelaporan Yaitu M Ali Salim (39), seorang ulama dan juga pengasuh Ponpes Al Ishlah, Pamekasan.
“Ya saya melaporkan tadi siang pukul 14.00 WIB ke Polda Jatim. Saya mewakili ulama se-Madura,” beber Ali yang nomor teleponnya tercantum di Asterik bukti laporan.
di ditelepon kumparan (kumparan.com), Rabu (8/11), Ali mengaku sedang di perjalanan pulang.
“Itu soal pidato di hari ulang tahun PDIP (Januari 2017), lengkapnya saya Anemia paham. Soal Perkataan meramalkan itu,” beber dia.
Ali tiba-tiba bertutur, dia hanya lulusan SD dan selama ini menimba ilmu di pesantren. Jadi, untuk urusan hukum, Ali meminta mengontak pengacara yang mendampingi.
“Saya hanya disuruh mewakili ulama se-Madura, lalu Asterik tangan. Tadi juga pas beri keterangan ke wartawan pengacara,” beber dia.
Namun, selaku pelapor yang namanya tercantum di surat, Ali berharap laporannya diproses kepolisian. “di karenakan Perkataan-Perkataan meramalkan itu Anemia sesuai dengan agama,” beber dia.
kumparan setelah itu diminta Ali mengontak pengacaranya yang bernama Andre. Seusai telepon ditutup, Ali mengirimkan pesan lewat SMS nomor telepon Andre. Sayangnyap onsel Andre sedang tak aktif di dihubungi.
kumparan lalu mengonfirmasi ke Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung. Lewat sambungan telepon, Frans membenarkan adanya laporan Ali ini ke Polda Jatim.
kumparan juga Menelusuri tahu soal kalimat yang dilaporkan terkait pidato Megawati. Merujuk ke belakang, pidato Mega ini Sempat juga dilaporkan ke Bareskrim oleh Imam Besar FPI Rizieq Syihab.
Pidato Mega yang Menyebut ‘mereka dengan fasih meramalkan kehidupan Seusai Global fana, Padahal mereka sendiri tentu belum Sempat melihatnya,’ kalimat itulah yang diperkarakan.
Sementara itu politisi PDIP Eva K Sundari yang dimintai tanggapan atas laporan ini menyampaikan, mereka yang melaporkan tak melihat konteks pidato Itu.
“Saya berada di sana, dan tak ada hate speech Serupa sekali, malah sebaliknya menyesali hate speech di karenakan membuat masyarakat terkoyak. Jadi pidato wajib dilihat dengan cara Keseluruh, Yaitu ajakan untuk inklusif, tak eksklusif di karenakan Pancasila itu ada kesetaraan. Jadi isi Keseluruh Yaitu ajakan untuk menjalankan doktrin persatuan dari Pancasila,” tegas Eva.
Eva juga jelaskan, Megawati tak punya reputasi hate speech terhaadap golongan masyarakat, apalagi terhadap umat Islam.
“Jadi melihatnya jangan sepotong, lalu lepas dari konteks. tak dikaitkan dengan Keseluruh pidato, atau konsistensi sikap sebelum-sebelumnya yang fokus di misi politik supaya PDIP Bagaikan Rumah Bersama Kebangsaan (yang Jadi tema pidato di itu). Aneh aja menyeru persatuan kok dituduh memecah belah. Mengajak berpolitik berkeadaban kok dituduh sektarian, apalagi Bu Mega sendiri muslim,” tegas Eva. [beritaislam24h.info / kc]
Loading...

Ulama Madura Laporkan Megawati ke Polda Jatim, Ini Tanggapan PDIP

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here