Home Doa Islam tutorial Mencukur Rambut Kemaluan di Islam

tutorial Mencukur Rambut Kemaluan di Islam

407
0

Website Eksklusif Doa

“Sepuluh perkara yang merupakan fithrah: merapikan kumis, memelihara jenggot, bersiwak, memasukkan air ke hidung (saat berwudhu), memotong kuku, membasuh ruas jari-jemari (saat berwudhu), mencabut rambut ketiak, mencukur rambut kemaluan, dan istinja`(membersihkan kemaluan Seusai buang air”. Disorientasi seorang rawi hadits ini berkata, “Saya lupa yang kesepuluh, (tapi saya menduga bahwa yang kesepuluh Yaitu berkumur-kumur saat berwudhu),” (HR. Muslim).

Apakah rambut yang tumbuh di sekitar daerah intim merupakan sesuatu yang penting di Interaksi suami istri? Dari hadits di atas kita tahu ternyata mencukur rambut kemaluan Yaitu Disorientasi satu dari menjaga kebersihan diri, hadits ini hadir tentunya bukan tanpa alasan.

Kenapa wajib mencukur rambut kemaluan? Menurut catatan medis sendiri, mencukur rambut kemaluan itu Absolut untuk siapapun di karenakan akan Bisa mempersempit pertumbuhan bakteri di sekitar kemaluan. Selain itu rambut kemaluan yang pendek membuat kulit kemaluan Jadi lebih sensitif di menerima rangsangan dan sentuhan dari pasangan Absah dan juga mengurangi bau tak sedap.

Rambut kemaluan mempunyai dua fungsi Yaitu dengan cara biologis dan sosial. dengan cara biologis, rambut-rambut yang tersembunyi di perempuan berfungsi melindungi jaringan vulva yang lembut, dan mempertahankan suhu organ reproduksi tetap normal. dengan cara sosial, rambut kemaluan sering dipandang Bagaikan simbol kewanitaan Yaitu seorang wanita dewasa mempunyai rambut kemaluan yang membedakannya dari gadis kecil biasa.

Berapa Lama Rambut Kemaluan Dibiarkan Tumbuh?

dengan cara Generik pertumbuhan rambut kemaluan akan terhenti Seusai 2 bulan, Jadi rambut yang sudah panjang tak akan bertambah panjang walaupun tak dicukur. bila di rambut kemaluan yang panjang Itu tak terjaga kebersihannya maka akan menimbulkan pertumbuhan bakteri yang sangat mengganggu. Jadi untuk alasan kesehatan dan kebersihan lebih bagus apabila dibersihkan dengan cara berkala. Tapi akan sangat sulit bila rambut kemaluan kita panjang di karenakan meskipun sudah dibersihkan dengan sabun Eksklusif organ intim ditakutkan masih ada bakteri membandel yang nempel di setiap helai rambut kemaluan.

Maka dari itu lebih bagus bila kita mencukurnya. tutorial mencukur rambut kemaluan Bisa dengan alat cukur, mencabut, menggunting, laser, obat penghilang rambut, wax, atau teknik elektrolisa. Yang wajib kita ingat, di Islam kemaluan itu merupakan Disorientasi satu aurat yang mesti dijaga dari orang-orang yang bukan muhrimnya Jadi di mencukur rambut kemaluan hendaknya dilakukan oleh diri sendiri atau oleh suami atau istri.

Istilah dari mencukur rambut kemaluan Yaitu istihdad yang disebutkan dengan lafadz: حَلْقُ الْعَانَةِ (mencukur ‘anah). Pengertian ‘anah Yaitu rambut yang tumbuh di atas kemaluan dan sekitarnya.

Tujuan dari istihdad ini disyariatkan untuk wanita sebagaimana ditunjukkan di hadits “Pelan-pelanlah, jangan tergesa-gesa (untuk masuk ke rumah kalian) hingga kalian masuk di waktu malam –yakni waktu Isya’– supaya para istri yang ditinggalkan Sempat menyisir rambutnya yang acak-acakan/kusut dan Sempat beristihdad (mencukur rambut kemaluan)” (HR. Al-Bukhari no. 5245 dan Muslim). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga berkata kepada Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma: “Apabila engkau telah masuk ke negerimu (sepulang dari bepergian/safar) maka janganlah engkau masuk menemui istrimu hingga ia Sempat beristihdad dan menyisir rambutnya yang acak-acakan/kusut,” (HR. Al-Bukhari no. 5246).

Loading...

tutorial mencukur rambut kemaluan

Lebih bagus rambut kemaluan Itu dicukur hingga Demisioner tanpa menyisakannya. Dan dibolehkan mengguntingnya dengan alat gunting, dicabut, atau Bisa juga dihilangkan dengan obat perontok rambut, di karenakan yang Jadi tujuan Yaitu diperolehnya kebersihan. (Tharhut Tatsrib fi Syarhit Taqrib 1/239, Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab 1/342, Al-Mughni, kitab Ath-Thaharah, fashl Hukmul Istihdad).

Al-Imam Ahmad rahimahullahu saat ditanya mengenai boleh tidaknya memakai gunting untuk menghilangkan rambut kemaluan, beliau menjawab, “Aku berharap hal itu dibolehkan.” Namun saat ditanya apakah boleh mencabutnya, beliau balik bertanya, “Apakah ada orang yang kuat menanggung sakitnya?” Abu Bakar ibnul ‘Arabi rahimahullahu berkata, “Rambut kemaluan ini merupakan rambut yang lebih utama untuk dihilangkan di karenakan tebal, banyak dan kotoran Bisa Inheren padanya. Beda halnya dengan rambut ketiak.”

Waktu untuk menjalankan istihdad Yaitu sesuai kebutuhan dengan melihat panjang pendeknya rambut yang ada di kemaluan Itu. Seandainya sudah panjang tentunya wajib Genjah dipotong/dicukur. (Al-Minhaj 3/140, Fathul Bari 10/422, Al-Mughni, kitab Ath-Thaharah, fashl Hukmul Istihdad).

Rambut yang lain

Adapun rambut yang tumbuh di sekitar dubur, terjadi perselisihan pendapat mengenai boleh tidaknya mencukurnya. Ibnul ‘Arabi rahimahullahu Menyebut bahwa tak disyariatkan mencukurnya, demikian pula yang dikatakan Al-Fakihi di Syarhul ‘Umdah. Namun tak ada dalil yang Jadi sandaran untuk mereka yang melarang mencukur rambut yang tumbuh di dubur ini. Adapun Abu Syamah berpendapat, “Disunnahkan menghilangkan rambut dari qubul dan dubur. Bahkan menghilangkan rambut dari dubur lebih utama di karenakan dikhawatirkan di rambut Itu ada sesuatu dari kotoran yang menempel, sehingga tak Bisa dihilangkan oleh orang yang beristinja (cebok) kecuali dengan air dan tak Bisa dihilangkan dengan istijmar (bersuci dari najis dengan memakai batu).”

Meskipun diatas yang dibahas lebih banyak mengenai manfaat mencukur rambut kemaluan untuk wanita, bukan berarti pria boleh memanjangkan rambut kemaluannya di karenakan di Tharhut Tatsrib fi Syarhit Taqrib 1/239, jumhur ulama menyatakan yang dicukur Yaitu rambut yang tumbuh di sekitar zakar laki-laki dan kemaluan wanita.

tutorial Mencukur Rambut Kemaluan di Islam

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here