Home Berita Islam Terbaru Terbaik Berbakti di Ibu – ceramahterbaru.net

Terbaik Berbakti di Ibu – ceramahterbaru.net

35
0

Kiat Latih Anak Punya Rasa Tanggung Jawab - kumparan.com

ceramahterbaru.net.com –  Ada berjuta kisah khidmat yang agung para salafus shalih terhadap sosok ibu. Gemintang terbaik generasi Islam membagikan suatu contoh terbaik bagaimana tutorial berbakti kepada ibu.

Muhammad bin Sirin Sempat berkisah. di pemerintahan Utsman bin Affan, harga inti kurma mencapai harga yang amat tinggi. di itu harganya sebanding dengan seribu dirham. Maka Usamah bin Zaid, panglima perang yang baru berumur 17 tahun, bergegas menebang sebatang pohon kurma. Ia setelah itu mencabut bagian pangkal kurma yang berwarna putih, berlemak dan biasa dimakan dengan madu.

Lalu ia membagikan bagian Itu kepada ibunya. Orang-orang lantas bertanya keheranan. “Usamah apa yang engkau lakukan? Padahal engkau tahu inti kurma di ini harganya Jadi seribu dirham.” Usamah dengan amat ringan menjawab, “Ibuku menghendakinya. Setiap ibuku menginginkan sesuatu yang mampu kudapatkan, aku pasti memberikannya.”

Ibu Usamah Yaitu Ummu Aiman. Seorang yang merawat Rasulullah SAW di kecilnya. Sementara ayahnya Yaitu Zaid bin Haritsah, seseorang yang setia membantu Nabi SAW. Usamah Yaitu sahabat yang tumbuh dan besar di didikan orang terbaik, berada di lingkungan terbaik dan bertemu dengan orang paling bagus.

Meski harga inti kurma amat mahal, ia enteng aja menebangnya. Jelas keinginan ibunya jauh melebihi angka seribu dirham. Jauh lebih mahal. Kita patut bercermin dari bakti Usamah. Tentu aja dengan cara Insting kita mencintai ibu kita melebihi diri kita sendiri mungkin. Ibu Jadi magnet yang amat dahsyat untuk membuat seorang anak merenung. Bahkan tergugu.

Loading...


Berapa seminar yang kita ikuti, lalu hingga di sesi muhasabah dan ibu Jadi bagian dari perenungan sesaat Itu? Kita paham apa reaksi diri di ibu kita disebut-sebut. Hari kita bergetar. Bergetar amat hebat hingga menumpahkan air mata.

bila kita jujur, kecintaan nurani kita terhadap ibu amatlah besar. Tapi patut kita catat, apakah kecintaan Itu sudah tercermin di amal-amal nyata? Jangan-jangan ibu hanya begitu berharga di tangis-tangis seminar. Sementara tak Sempat kita tanyakan apa kebutuhan beliau? bila kita merantau, pernahkah kita menyapanya di sambungan telepon hanya sekadar menyapa? Atau kita terlalu sibuk di urusan-urusan Global hingga hanya menyisakan waktu di Idul Fitri untuk menengoknya?

Kita semua sendiri yang Bisa menjawabnya. Ibu Yaitu alasan kita Bisa berdiri di bumi ini. Semua kebaikan yang lahir dari seluruh indra kita, ada andil ibu di dalamnya.  Seorang anak akan selalu Jadi anak ibunya. Entah bagaimana keadaannya di itu. Ibu juga Jadi alasan seseorang untuk memprioritaskan amal.

[REPUBLIKA]

Terbaik Berbakti di Ibu – ceramahterbaru.net

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here