Home Fiqih Islam Teks Bacaan Surat Ar Rahman dan Terjemahnya

Teks Bacaan Surat Ar Rahman dan Terjemahnya

55
0

Fiqih Islam – Surat Ar Rahman yang bila diartikan Yaitu “yang maha pemurah” Yaitu Disorientasi satu surah di Al-Quran. surat Ar-Rahman sendiri termasuk surat makkiyah di karenakan diturunkan di kota mekkah. Surat Arrahman yang juga termasuk di nama nama ALLAH SWT terdiri dari 78 ayat dan merupakan surat ke 55 di Al-Quran. dinamakan Ar Rahman di karenakan mengambil kalimat yang terdapat di ayat pertama surat ini.

Surat Ar-rahman sendiri cukup populer dan dikenal di telinga masyarakat di karenakan sering dibawakan di berbagai acara di karenakan memang manfaat dan keutamaannya sanat besar serta makna dan kandungan isinya pun sangat luar biasa dan jelas menunjukkan bagaimana kebesaran ALLAH SWT. namun dengan cara garis besar surah ini menerangkan mengenai kepemurahan Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya, Yaitu dengan membagikan nikmat-nikmat yang tak Bisa dihitung lagi bagus di Global ataupun di akhirat kelak.

Ciri khas surah ini Yaitu kalimat berulang 31 kali Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kita dustakan?) yang terletak di akhir setiap ayat yang jelaskan karunia Allah yang diberikan untuk manusia. hal ini sekaligus mengajarkan kepada kita semua untuk selalu bersyukur di karenakan kenikmatan tak terhingga yang diberikan oleh ALLAH SWT.

Nah, untuk lebih jelasnya, langsung aja simak lafadz dan teks bacaan surat Ar Rahman di versi tulisan arab lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya supaya mudah dipahami dan dimengerti inti inti kandungan yang terdapat di setiap ayatnya . . .

Baca Juga : Surat Al Qamar

surat ar rahman

Teks Bacaan Surat Ar Rahman dan Terjemahnya :

Lafadz Surah Ar-Rahman Versi Tulisan Arab

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ

الرَّحْمَـٰنُ ﴿١﴾ عَلَّمَ الْقُرْآنَ ﴿٢﴾ خَلَقَ الْإِنسَانَ ﴿٣﴾ عَلَّمَهُ الْبَيَانَ ﴿٤﴾ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ ﴿٥﴾ وَالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ ﴿٦﴾ وَالسَّمَاءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ ﴿٧﴾ أَلَّا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ ﴿٨﴾ وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيزَانَ ﴿٩﴾ وَالْأَرْضَ وَضَعَهَا لِلْأَنَامِ ﴿١٠﴾ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ ذَاتُ الْأَكْمَامِ ﴿١١﴾ وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُ ﴿١٢﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿١٣﴾ خَلَقَ الْإِنسَانَ مِن صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ ﴿١٤﴾ وَخَلَقَ الْجَانَّ مِن مَّارِجٍ مِّن نَّارٍ ﴿١٥﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿١٦﴾رَبُّ الْمَشْرِقَيْنِ وَرَبُّ الْمَغْرِبَيْنِ ﴿١٧﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿١٨﴾ مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ ﴿١٩﴾ بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيَانِ ﴿٢٠﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٢١﴾ يَخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُ ﴿٢٢﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٢٣﴾ وَلَهُ الْجَوَارِ الْمُنشَآتُ فِي الْبَحْرِ كَالْأَعْلَامِ ﴿٢٤﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٢٥﴾ كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ ﴿٢٦﴾ وَيَبْقَىٰ وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ ﴿٢٧﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٢٨﴾ يَسْأَلُهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ ﴿٢٩﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٠﴾ سَنَفْرُغُ لَكُمْ أَيُّهَ الثَّقَلَانِ ﴿٣١﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٢﴾ يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانفُذُوا ۚ لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ ﴿٣٣﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٤﴾ يُرْسَلُ عَلَيْكُمَا شُوَاظٌ مِّن نَّارٍ وَنُحَاسٌ فَلَا تَنتَصِرَانِ ﴿٣٥﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٦﴾ فَإِذَا انشَقَّتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ وَرْدَةً كَالدِّهَانِ ﴿٣٧﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٨﴾ فَيَوْمَئِذٍ لَّا يُسْأَلُ عَن ذَنبِهِ إِنسٌ وَلَا جَانٌّ ﴿٣٩﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٠﴾ يُعْرَفُ الْمُجْرِمُونَ بِسِيمَاهُمْ فَيُؤْخَذُ بِالنَّوَاصِي وَالْأَقْدَامِ ﴿٤١﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٢﴾ هَـٰذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي يُكَذِّبُ بِهَا الْمُجْرِمُونَ ﴿٤٣﴾ يَطُوفُونَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ حَمِيمٍ آنٍ ﴿٤٤﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٥﴾ وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ ﴿٤٦﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٧﴾ ذَوَاتَا أَفْنَانٍ ﴿٤٨﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٩﴾ فِيهِمَا عَيْنَانِ تَجْرِيَانِ ﴿٥٠﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥١﴾ فِيهِمَا مِن كُلِّ فَاكِهَةٍ زَوْجَانِ ﴿٥٢﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥٣﴾ مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ فُرُشٍ بَطَائِنُهَا مِنْ إِسْتَبْرَقٍ ۚ وَجَنَى الْجَنَّتَيْنِ دَانٍ ﴿٥٤﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥٥﴾ فِيهِنَّ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ ﴿٥٦﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥٧﴾ كَأَنَّهُنَّ الْيَاقُوتُ وَالْمَرْجَانُ ﴿٥٨﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥٩﴾ هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ ﴿٦٠﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦١﴾ وَمِن دُونِهِمَا جَنَّتَانِ ﴿٦٢﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦٣﴾ مُدْهَامَّتَانِ ﴿٦٤﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦٥﴾ فِيهِمَا عَيْنَانِ نَضَّاخَتَانِ ﴿٦٦﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦٧﴾ فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ ﴿٦٨﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦٩﴾ فِيهِنَّ خَيْرَاتٌ حِسَانٌ ﴿٧٠﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٧١﴾ حُورٌ مَّقْصُورَاتٌ فِي الْخِيَامِ ﴿٧٢﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٧٣﴾ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ ﴿٧٤﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٧٥﴾ مُتَّكِئِينَ عَلَىٰ رَفْرَفٍ خُضْرٍ وَعَبْقَرِيٍّ حِسَانٍ ﴿٧٦﴾ فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٧٧﴾ تَبَارَكَ اسْمُ رَبِّكَ ذِي الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ ﴿﴾٧٨

Loading...

Arti Bahasa Indonesia Qs Arrahman

Dengan Menyebut nama ALLAH yang maha pengasih lagi maha penyayang

1 (Tuhan) Yang Maha Pemurah,

2 Yang telah mengajarkan Al Qur’an.

3 Dia menciptakan manusia,

4 Mengajarnya pandai berbicara.

5 Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.

6 Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya.

7 Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).

8 Supaya kita jangan melampaui batas mengenai neraca itu.

9 Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kita mengurangi neraca itu.

10 Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk (Nya).

11 Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.

12 Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.

13 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

14 Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,

15 dan Dia menciptakan jin dari nyala api.

16 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

17 Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya .

18 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

19 Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya setelah itu bertemu,

20 antara keduanya ada batas yang tak dilampaui oleh masing-masing .

21 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

22 Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.

23 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

24 Dan kepunyaan-Nyalah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.

25 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

26 Semua yang ada di bumi itu akan binasa.

27 Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.

28 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

29 Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia di kesibukan .

30 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

31 Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.

32 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

33 Hai jama’ah jin dan manusia, bila kita sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kita tak Bisa menembusnya melainkan dengan kekuatan.

34 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

35 Kepada kita (jin dan manusia), dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kita tak Bisa menyelamatkan diri (daripadanya).

36 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

37 Maka apabila langit terbelah dan Jadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.

38 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

39 di waktu itu manusia dan jin tak ditanya mengenai dosanya.

40 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

41 Orang-orang yang berdosa dikenal dengan Asterik-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka .

42 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

43 Inilah neraka Jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.

44 Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air yang mendidih yang memuncak panasnya.

45 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

46 Dan untuk orang yang takut akan di menghadap Tuhannya ada dua surga

47 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?,

48 kedua surga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.

49 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

50 Di di kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir.

51 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

52 Di di kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.

53 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

54 Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutra. Dan buah-buahan kedua surga itu Bisa (dipetik) dari dekat.

55 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

56 Di di surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tak Sempat disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang Jadi suami mereka) dan tak pula oleh jin.

57 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

58 Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.

59 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

60 tak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).

61 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

62 Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi .

63 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?,

64 kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.

65 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

66 Di di kedua surga itu ada dua mata air yang memancar.

67 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

68 Di di keduanya ada (macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.

69 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

70 Di di surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang bagus-bagus lagi cantik-cantik.

71 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

72 (Bidadari-bidadari) yang jelita, putih Higienis dipingit di rumah.

73 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

74 Mereka tak Sempat disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang Jadi suami mereka) dan tak pula oleh jin.

75 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

76 Mereka bertelekan di bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.

77 Maka ni’mat Tuhan kita yang manakah yang kita dustakan?

78 Maha Agung nama Tuhanmu Yang mempunyai kebesaran dan karunia.

demikian sudah pembahasan mengenai Bacaan Surat Ar Rahman dan terjemahnya kali ini. bila direnungkan bagus bagus maksud kandungan surah ini insyaallah Bisa menjadikan kita Bagaikan hamba yang bersyukur dan Jadi manusia yang lebih bagus lagi.

Teks Bacaan Surat Ar Rahman dan Terjemahnya

Facebook Comments
Loading...

Incoming search terms:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here