Home Fiqih Islam Teks Bacaan Surat Al Ma’arij dan Terjemahannya

Teks Bacaan Surat Al Ma’arij dan Terjemahannya

166
0

Surat Al Ma’arij diturunkan di kota mekkah dan termasuk golongan surat surat makkiyah. Al Maarij bila diartikan berarti “Tempat-Tempat Naik”. dinamakan Al Ma’aarij di karenakan mengambil dari Ungkap yang terdapat di ayat ke 3 surat ini. surat ini sendiri merupakan surah ke 70 di Al Quran dan terdiri dari 44 ayat.

Padahal isi dan kandungan Qs Al Ma’arij sendiri menerangkan mengenai kejadian kejadian di hari kiamat, sifat sifat mansusia yang mendorongnya ke di api neraka, serta perintah bersabar kepada Nabi Muhammad SAW di menghadapi masalah dari orang orang kafir.

Silakan langsung kita simak lafadz dan bacaan surat Al-Ma’arij di versi tulisan arab lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya supaya lebih Bisa dipahami dan dimengerti makna dari masing masing ayatnya . . .

surat maarij

Bacaan Surat Al-Ma’arif dan Artinya

Surat Al Ma’arij Arab

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ

سَأَلَ سَائِلٌ بِعَذَابٍ وَاقِعٍ ﴿١﴾ لِّلْكَافِرِينَ لَيْسَ لَهُ دَافِعٌ ﴿٢﴾ مِّنَ اللَّـهِ ذِي الْمَعَارِجِ ﴿٣﴾ تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ ﴿٤﴾ فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيلًا ﴿٥﴾ إِنَّهُمْ يَرَوْنَهُ بَعِيدًا ﴿٦﴾ وَنَرَاهُ قَرِيبًا ﴿٧﴾ يَوْمَ تَكُونُ السَّمَاءُ كَالْمُهْلِ ﴿٨﴾ وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ ﴿٩﴾ وَلَا يَسْأَلُ حَمِيمٌ حَمِيمًا ﴿١٠﴾يُبَصَّرُونَهُمْ ۚ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِي مِنْ عَذَابِ يَوْمِئِذٍ بِبَنِيهِ ﴿١١﴾ وَصَاحِبَتِهِ وَأَخِيهِ ﴿١٢﴾ وَفَصِيلَتِهِ الَّتِي تُؤْوِيهِ ﴿١٣﴾ وَمَن فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ يُنجِيهِ ﴿١٤﴾ كَلَّا ۖ إِنَّهَا لَظَىٰ ﴿١٥﴾ نَزَّاعَةً لِّلشَّوَىٰ ﴿١٦﴾ تَدْعُو مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّىٰ ﴿١٧﴾ وَجَمَعَ فَأَوْعَىٰ ﴿١٨﴾ إِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا ﴿١٩﴾ إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا ﴿٢٠﴾ وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا ﴿٢١﴾ إِلَّا الْمُصَلِّينَ ﴿٢٢﴾ الَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ دَائِمُونَ ﴿٢٣﴾ وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُومٌ ﴿٢٤﴾ لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ ﴿٢٥﴾ وَالَّذِينَ يُصَدِّقُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ ﴿٢٦﴾ وَالَّذِينَ هُم مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِم مُّشْفِقُونَ ﴿٢٧﴾ إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُونٍ ﴿٢٨﴾ وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ ﴿٢٩﴾ إِلَّا عَلَىٰ أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ ﴿٣٠﴾ فَمَنِ ابْتَغَىٰ وَرَاءَ ذَٰلِكَ فَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْعَادُونَ ﴿٣١﴾ وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ ﴿٣٢﴾ وَالَّذِينَ هُم بِشَهَادَاتِهِمْ قَائِمُونَ ﴿٣٣﴾ وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ ﴿٣٤﴾ أُولَـٰئِكَ فِي جَنَّاتٍ مُّكْرَمُونَ ﴿٣٥﴾ فَمَالِ الَّذِينَ كَفَرُوا قِبَلَكَ مُهْطِعِينَ ﴿٣٦﴾ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِينَ ﴿٣٧﴾ أَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ أَن يُدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيمٍ ﴿٣٨﴾ كَلَّا ۖ إِنَّا خَلَقْنَاهُم مِّمَّا يَعْلَمُونَ ﴿٣٩﴾ فَلَا أُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَالْمَغَارِبِ إِنَّا لَقَادِرُونَ ﴿٤٠﴾ عَلَىٰ أَن نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ ﴿٤١﴾ فَذَرْهُمْ يَخُوضُوا وَيَلْعَبُوا حَتَّىٰ يُلَاقُوا يَوْمَهُمُ الَّذِي يُوعَدُونَ ﴿٤٢﴾ يَوْمَ يَخْرُجُونَ مِنَ الْأَجْدَاثِ سِرَاعًا كَأَنَّهُمْ إِلَىٰ نُصُبٍ يُوفِضُونَ ﴿٤٣﴾ خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۚ ذَٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِي كَانُوا يُوعَدُونَ ﴿﴾٤٤

Loading...

Terjemahan Surat Al Maarij :

Dengan Menyebut nama ALLAH yang maha pengasih lagi maha penyayang.

1. Seseorang peminta telah meminta kedatangan azab yang bakal terjadi,

2. Untuk orang-orang kafir, yang tak seorangpun Bisa menolaknya,

3. (Yang datang) dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik.

4. Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan di sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun .

5. Maka bersabarlah kita dengan sabar yang bagus.

6. Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil).

7. Padahal kami memandangnya dekat (pasti terjadi).

8. di hari saat langit Jadi seperti luluhan perak.

9. Dan gunung-gunung Jadi seperti bulu (yang beterbangan),

10. Dan tak ada seorang teman akrabpun menanyakan temannya,

11. Sedang mereka saling melihat. Orang kafir ingin Seandainya sekiranya dia Bisa menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya.

12. Dan isterinya dan saudaranya,

13. Dan kaum familinya yang melindunginya (di Global).

14. Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, setelah itu (mengharapkan) tebusan itu Bisa menyelamatkannya.

15. Sekali-kali tak Bisa. Sesungguhnya neraka itu Yaitu api yang bergejolak,

16. Yang mengelupaskan kulit kepala,

17. Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama).

18. Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya .

19. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

20. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,

21. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,

22. kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat,

23. yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya,

24. dan orang-orang yang di hartanya tersedia bagian Eksklusif,

25. untuk orang (miskin) yang meminta dan orang yang tak mempunyai apa-apa (yang tak mau meminta),

26. dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,

27. dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya.

28. di karenakan sesungguhnya azab Tuhan mereka tak Bisa orang merasa aman (dari kedatangannya).

29. Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,

30. kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka di hal ini tiada tercela.

31. Barangsiapa Menelusuri yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

32. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

33. Dan orang-orang yang membagikan kesaksiannya.

34. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya.

35. Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.

36. Mengapakah orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu,

37. Dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok?

38. Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke di surga yang penuh keni’matan?,

39. Sekali-kali tak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani) .

40. Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

41. Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih bagus dari mereka, dan kami sekali-kali tak Bisa dikalahkan.

42. Maka biarkanlah mereka tenggelam (di kebathilan) dan bermain-main hingga mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka,

43. (Yaitu) di hari mereka keluar dari kubur dengan Genjah seakan-akan mereka pergi dengan Genjah kepada berhala-berhala (sewaktu di Global),

44. di keadaan mereka menekurkan pandangannya (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka.  

Selesain sudah artikel mengenai bacaan surat Al Maarij dan terjemahannya kali ini. semoga bermanfaat serta menjadikan kita semua semakin giat dan istiqomah di membaca ayat ayat suci Al-Quran. wallahu a’lam.

Teks Bacaan Surat Al Ma’arij dan Terjemahannya

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here