Home Fiqih Islam Tata tips Shalat Idul Adha | Niat Shalat, Bacaan Doa, Rukun, Sunnah

Tata tips Shalat Idul Adha | Niat Shalat, Bacaan Doa, Rukun, Sunnah

361
0

Tata tips shalat Idul Adha – Kali ini akan dibahas Elaborasi mengenai shalat Idul Adha, meliputi niat shalat Idul Adha, bacaan doanya, hukum pelaksanaannya, waktu pengerjaannya, rukun-rukunnya hingga sunnah-sunnah shalat Idul Adha. Semuanya akan diulas dengan cara detail dan insyaallah akan bermanfaat untuk kita semua.

Hukum mengerjakan shalat Idul Adha Yaitu sunnah muakad Yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Sholat Idul Adha juga Yaitu Disorientasi satu shalat sunnah yang paling afdhol untuk dikerjakan. Pelaksanaannya boleh dilaksanakan dengan cara munfarid (sendirian) dan tentu aja akan lebih utama bila dilakukan dengan cara berjamaah.

Waktu mengerjakan sholat Idul Adha Yaitu di Berawal Dari masuk waktunya dari Berawal Dari terbit matahari hingga waktu zawal (masuknya waktu dhuhur) di tanggal 10 Dzulhijjah. Maka tak Absah bila dilaksanakan sebelum terbitnya matahari, dan akan Jadi qodlo’ bila dilaksanakan Seusai masuk waktu sholat dzuhur.

dengan cara Generik tata tips mengerjakan shalat idul adha hampir Serupa dengan shalat lainnya, hanya ada sedikit aja yang membedakan. Bahkan bila dibandingkan dengan shalat Idul Fitri maka akan kita dapati semakin sedikit lagi perbedaannya. Seusai Aplikasi shalat Idul Adha lalu dilanjut dengan khutbah oleh khatib.

Terakhir Yaitu menyembelih Fauna kurban untuk dibagikan kepada masyarakat miskin yang membutuhkan sesuai syariat Islam. Adapun urutan tata tips shalat idul adha yang benar Yaitu dimulai dari niat Bagaikan berikut ini.
(baca juga niat mandi hari raya)

Niat Shalat Idul Adha

Seperti sholat di umumnya, niat shalat sunnah idul adha juga cukup diucapkan di di hati dan diniatkan ikhlas hanya di karenakan Allah SWT semata. Adapun untuk bacaannya Bagaikan imam atau makmum. Berikut ini teks lafadz niat shalat Idul Adha di bahasa Arab, tulisan latin serta terjemahannya bahasa Indonesianya.

Niat Bagaikan Ma’mum

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِالْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA ‘IIDHIL ADHAA ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI MA’MUUMAN LILLAAHI TA’AALA

Artinya : Saya niat sholat sunnah idul adha dua raka’at menghadap kiblat Bagaikan ma’mum di karenakan Allah Ta’ala.

Niat Bagaikan Imam

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِالْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA ‘IIDHIL ADHAA ROK’ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI IMAAMAN LILLAAHI TA’AALA

Artinya : Saya niat sholat sunnah idul adha dua raka’at menghadap kiblat Bagaikan imam di karenakan Allah Ta’ala.

Tata tips Shalat Idul Adha

1. Yang pertama Yaitu didahului dengan melafalkan niat seperti yang tercantum di atas.

2. Takbiratul ihram sebagaimana shalat biasnya.

3. Lalu dilanjut dengan melafadzkan takbir sebanyak tujuh kali (7x) di rakaat pertama Seusai membaca doa iftitah dan lima kali (5x) takbir di rakaat kedua.

Semua takbir Itu bagus di rakaat pertama dan kedua diucapkan dengan suara keras dan bukan pelan (di hati), bagus saat bertindak Bagaikan imam ataupun makmum, bahkan saat kita melaksanakan sholat idul adha sendirian (munfarid) sekalipun tetap dibaca dengan keras.

Setiap satu kali takbir Yaitu dengan mengangkat kedua tangan seperti saat kita menjalankan takbirotul ihrom. Lalu Seusai itu mengembalikan Letak tangan Seusai setiap kali takbir ke Letak semula Yaitu tangan kanan memegang pergelangan tangan kiri dan diletakan keduanya di bawah dada dan diatas pusar.

Loading...

Di antara setiap takbir Itu dianjurkan dan disunnahkan membaca al baqiatus sholihat dengan suara pelan, adapun bacaannya Yaitu Bagaikan berikut :

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanallah walhamdulillah walailaha illallah wallahu akbar

Artinya : Mahasuci Allah dan segala puji untuk Allah dan tiada Tuhan selain Allah dan Allah Mahabesar.

4. setelah itu disambung dengan membaca ta’awwudz untuk selanjutnya diteruskan dengan membaca surat Al-Fatihah.

5. Seusai membaca Al Fatihah lalu membaca surat Generik lainnya. Disini dianjurkan untuk membaca surat Qaaf / ق di rakaat pertama dan surat-surat Al Qamar / اقتربت di rakaat kedua atau membaca surat Al A’la / الأعلى di rakaat pertama dan surat Al Ghasiyah / الغاشية di rakaat kedua, dan disunnahkan hal itu bagus untuk imam atau untuk munfarid (orang yang sholat sendirian tanpa berjama’ah). 

Padahal untuk para ma’mum hanya mendengarkan bacaan imamnya aja, Jadi Seusai membaca surat Al-Fatihah para ma’mun tak disunnahkan untuk membaca surat tapi cukup mendengarkan bacaan imamnya.

6. Lalu setelah itu berlanjut ke rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.

7. Kembali bangkit bertakbir untuk rakaat kedua. Lalu dilanjut dengan takbir sebanyak lima kali (tak termasuk takbir pertama saat bangkit dari sujud). Di antara kelima takbir Itu diselangi dengan bacaan seperti yang dibaca di sela sela takbir rakaat pertama. Lalu lanjut membaca taawudz dan surat Al-Fatihah. setelah itu membaca surat Al-Quran lainnya dan dianjurkan untuk membaca seperti apa yang disunnahkan seperti yang dijelaskan di atas.

8. Lalu lanjut rukuk dan seterusnya hingga berakhir dengan salam seperti umumnya shalat.

Sunnah Sunnah Shalat Idul Adha

1. Disunnahkan untuk mengakhirkan sholat Idul Adha Seusai berlalunya waktu dari terbitnya matahari dengan satu tombak atau empat derajat atau dengan hitungan menit Seusai 16 menit dari terbitnya matahari Padahal Aplikasi dari sholat idul fitri diakhirkan sehingga dua tombak atau 8 derajat dan dengan hitungan menit Seusai 32 menit dari terbit-nya matahari Padahal hikmahnya supaya lebih luas waktunya untuk mengeluarkan zakat fitrah. Padahal di sholat Idul Adha dianjurkan supaya dipercepat pelaksanaannya supaya supaya luas waktu Seusai itu untuk menyembelih kurban.

2. Sunnah untuk dilaksanakan di masjid, namun bila tak muat untuk menampung semua kaum muslimin di daerah Itu maka Bisa dilaksanakan di tempat lapang yang terbuka sehingga cukup untuk menampungnya.

3. Mandi di hari raya Idul Adha, bagus untuk yang akan melaksanakan sholat Idul Adha ataupun tak.

4. Berangkat sepagi mungkin untuk mengerjakan shalat Idul Adha, namun untuk imam justru sunnah diakhirkan Yaitu berangkat saat hendak tiba waktu pelaksanaannya.

5. Pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat Idul Adha dengan tips berjalan kaki serta melalui jalan yang lebih jauh bila ada dua jalan, Padahal pulangnya menempuh jalan yang lebih pendek kerena pahala berangkat lebih besar dari di pahala pulang. Supaya dua jalan Itu Serupa-Serupa Jadi saksi kebaikan dengan pergi dan pulang dari sholat Idul Adha melalui dua jalan Itu.

Nah itulah artikel mengenai tata tips shalat Idul Adha beserta niat, rukun, sunnah, dan bacaan doanya lengkap. Semoga ada manfaatnya serta menjadikan kita mengerti bagaimana tips mengerjakan sholat Idul Adha yang bagus dan benar. Wallahu A’lam.

Tata tips Shalat Idul Adha | Niat Shalat, Bacaan Doa, Rukun, Sunnah

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here