Home Ceramah Islam Terbaru Tanggapan Kepada Yang Menghina Orang Tua Nabi

Tanggapan Kepada Yang Menghina Orang Tua Nabi

29
0



Bagaimana kita wajib menanggapi mereka yang berani Menyebut bahwa orang tua Nabi ﷺ yang diberkahi ditakdirkan untuk masuk neraka ?

Dijawab oleh Sayyidi Habib Umar bin Hafidz:

Hal pertama yang wajib ditekankan Yaitu bahwa kita wajib menghindari perdebatan sia-sia dengan jenis orang yang beranggapan seperti itu. Mereka wajib diabaikan.. kecuali bila kita mengharapkan mereka untuk kembali kepada kebenaran, mengklarifikasikan kepada mereka dengan fakta yang jelas, di hal ini cukup untuk Menyebut bahwa bukti dan dalil dari Qur’an  Bagaikan hukum tertinggi wajib didahulukan, Allah dengan tegas berfirman di Al Qur’an:
وما كنا معذبين حتى نبعث رسولا
dan Kami tak akan mengazab (menghukum suatu kaum) sebelum Kami mengutus seorang rasul. (17:15).
(Catatan: Berdasarkan ayat di atas, orang tua Nabi ﷺ dianggap Bagaikan Ahl al-Fatrah, yang berarti orang yang Hayati dan tinggal di waktu dan di antara orang-orang kepada siapa tak ada utusan telah dikirim).

bila hal ini tak cukup bukti untuk orang-orang itu, maka tak ada Asa bahwa mereka akan dipandu kejalan yang benar, sehingga mereka wajib dibiarkan atau diabaikan.

Hanya aja Kita wajib mengingatkan mereka bahwa mencaci maki orang tua seseorang akan melukai atau menyakiti hati anaknya, Nabi ﷺ bersabda: “Jangan berbicara kejelekan orang yg telah meninggal, sehingga kalian Bisa menyakiti orang-orang yang masih Hayati”. (Riwayat al-Tirmidhi, Ahmad, Ibn Hibban dan al-Tabarani)

Orang-orang ini wajib bertanya di diri mereka sendiri: orang tua siapakah yang sedang mereka hina itu?,
bila kedua orang yang ‘dipilih Allah’ untuk membawa manusia termulia Rasulullah ﷺ ke alam Global ini tak Bisa berada di jannah tertinggi, adakah orang lain yang lebih pantas masuk surga?..

Kita juga wajib ingat adab Nabi ﷺ saat `Ikrimah bin Abu Jahal datang untuk menerima Islam. Nabi Menyebut atau mengingatkan para sahabatnya untuk tak menyebutkan apa-apa yang tak menyenangkan mengenai ayahnya, terlepas dari fakta bahwa Abu Jahal ibaratnya  Yaitu Fir`aun untuk umat di di itu, seorang kafir yang telah ditakdirkan untuk masuk neraka!.

Allahu a’lam

Allahumma sholli wasallim alaa Sayyidina Muhammad Waalaa aalihi wasohbih

Loading...
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn

Subscribe to receive free email updates:

Tanggapan Kepada Yang Menghina Orang Tua Nabi

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here