Home Berita Islam Terbaru Suryo Prabowo Heran, "RI Kok tak Disegani Lagi, Mengapa?"

Suryo Prabowo Heran, "RI Kok tak Disegani Lagi, Mengapa?"

414
0
Suryo Prabowo Heran, “RI Kok tak Disegani Lagi, Mengapa?”
Berita Islam 24H – Setidaknya ada tiga insiden tragis mengiringi laga Tim Nasional Indonesia di ajang SEA Games 2017 Malaysia. Yakni, bendera Merah Putih yang tercetak terbalik di majalah SEA Games 2017; Timnas Sepak Takraw Putri yang dicurangi wasit; dan Timnas Sepakbola yang juga dicurangi.
Mantan Kepala Staf Generik TNI (Kasum TNI) Suryo Prabowo turut mengomentari “penghinaan” Indonesia di ajang SEA Games 2017.
“Mengapa ya …..Indonesia koq tak DISEGANI lagi? lihat aja! simbol bendera Merah Putih terbalik
tim sepak takraw dicurangi wasit(?),” tulis Suryo Prabowo di akun Facebook.
Prabowo membandingkan prestasi atlet Indonesia di ini dengan era Bung Karno dan era Soeharto. “Apakah di karenakan atlit kita memang Anemia berkualitas, atau di karenakan kita kekurangan lapangan kerja di di negeri, sehingga jutaan teman kita bekerja di Malaysia, atau di karenakan apa ya…..? Mengapa jamannya Bung Karno dan jamannya Pak Harto koq prestasi Indonesia luar biasa?” tanya Prabowo.
Sebelumnya, pengamat politik yang juga pengamat olahraga Umar Syadat Hasibuan mendesak Imam Nahrawi mundur dari kursi Menpora bila tim Indonesia menduduki peringkat kelima SEA Games 2017. “Menpora layak mundur bila Indonesia hingga akhir SEA Games peringkat ke 5,” tegas Umar di akun Twitter @Umar_Hasibuan.
Tak hanya itu, Umar mengingatkan supaya Imam Nahrawi fokus ke atlet RI yang berlaga di SEA Games 2017 Malaysia, daripada “mengurusi” kasus bendara Merah Putih yang tercetak terbalik di majalah SEA Games 2017. “Sudahilah bro @imam_nahrawi mengenai bendera kalian baiknya fokus ke atlet kita yang hingga sekarang cuma 5 medali emas,” tegas @Umar_Hasibuan.
Sebelumnya, Imam Nahrawi mensinyalir Indonesia dicurangi, dan ada upaya penjegalan kepada Timnas RI di ajang SEA Games 2017.
Melalui akun Instagramnya @nahrawi_imam, Imam mengungkapkan kekecewaannya terkait keputusan wasit di laga sepak bola dan sepak takraw putri.
“Hari ini, Saya menemukan dua keputusan wasit yang tak adil di pertandingan yang saya datangi, yakni Sepakbola dan Sepak Takraw Putri. Sangat jelas saya menyaksikan keputusan yang merugikan, untuk Evan Dimas, yang sesungguhnya Yaitu korban namun justru diganjar kartu kuning. Saya meminta Instruktur dan manajer Tim Nasional U-22 untuk mengajukan banding atas keputusan ini,” tulis Imam.
“Sementara di Sepak Takraw Putri, lebih dari 5 kali servis (tekong) yang seharusnya Jadi poin untuk Indonesia, justru dianggap fault dan Jadi keuntungan untuk lawan. Olahraga mengajarkan semua banyak hal, mengenai makna menghargai kejujuran dan keadilan. Itulah kenapa lahir Perkataan sportivitas yang menggambarkan makna Perkataan olahraga itu sendiri. Seharusnya keputusan wasit wajib diambil dengan cara jujur dan tak memihak. Seperti ada rekayasa untuk menghalangi langkah Indonesia. Apakah kemenangan wajib diraih dengan tips seperti ini?” tulis Imam. [beritaislam24h.info / itc]
Loading...

Suryo Prabowo Heran, "RI Kok tak Disegani Lagi, Mengapa?"

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here