Home Doa Islam Sunah Herbi Badan di Malam Jumat atau Jumat Pagi?

Sunah Herbi Badan di Malam Jumat atau Jumat Pagi?

100
0

Website Eksklusif Doa – Malam Jumat, tak dimana, selalu identik dengan jima, untuk mereka yang sudah menikah. Jima bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan biologis semata. di Islam, jima di malam jum’at menurut hukumnya sunah. di karenakan di malam Jumat Yaitu Sunah Rasul Saw. Bahkan, Ada yang menghubungkan dengan keutamaan seperti membunuh kaum Yahudi.

Menurut penelitian, tingkat energi kortisol alami yang merangsang hormon seks berada di titik puncak Yaitu di hari Kamis. di karenakan hormon seks testosteron di pria dan estrogen di wanita lima kali lebih tinggi daripada hari biasanya.

Jima yang berlangsung memuaskan memang membagikan manfaat untuk kesehatan tubuh dan Heroisme, Seperti mengurangi tingkat stres karena aktivitas sehari-hari dan penuaan dini. Sebaliknya, jima yang tak memuaskan justru menimbulkan pengaruh buruk untuk kesehatan.

Di kalangan awam, terjadi pemahamann bahwa di malam Jum’at itu disunnahkan. Bahkan inilah yang dipraktikkan. Memang ada hadits yang barangkali Jadi dalil, namun ada pemahaman yang Anemia tepat yang dipahami oleh mereka.

Dari Aus bin Aus, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mandi di hari Jum’at dengan mencuci kepala dan anggota badan lainnya, lalu ia pergi di awal waktu atau ia pergi dan mendapati khutbah pertama, lalu ia mendekat di imam, mendengar khutbah serta diam, maka setiap langkah kakinya terhitung seperti puasa dan shalat setahun.” (HR. Tirmidzi no. 496).

Ada ulama yang menafsirkan maksud hadits penyebutan mandi dengan ghosala Ambiguitas mencuci kepala, Padahal ightasala berarti mencuci anggota badan lainnya. Demikian disebutkan di Tuhfatul Ahwadzi, 3: 3. Bahkan inilah makna yang lebih tepat.

Ada tafsiran lain mengenai makna mandi di hadits di atas. Sebagaimana Perkataan Ibnul Qayyim di Zaadul Ma’ad. Imam Ahmad berkata, makna ghossala Yaitu menyetubuhi istri. Demikian ditafsirkan pula oleh Waki’.

Loading...

Namun Seandainya kita lihat tekstual hadits di atas, yang dimaksud Interaksi intim Yaitu di pagi hari di hari Jum’at, bukan di malam harinya. Sebagaimana hal ini dipahami oleh para ulama dan mereka tak memahaminya di malam Jum’at.

As Suyuthi di Tanwirul Hawalik dan beliau menguatkan hadits Itu berkata: Apakah kalian lemas menyetubuhi istri kalian di setiap hari Jum’at (artinya bukan di malam hari, -pen)? di karenakan menyetubuhi di itu mendapat dua pahala: (1) pahala mandi Jum’at, (2) pahala menyebabkan istri mandi (di karenakan disetubuhi). Yaitu hadits yang dimaksud dikeluarkan oleh Al Baihaqi di Syu’abul Iman dari hadits Abu Hurairah.

Dan Absah-Absah aja bila mandi Jum’at digabungkan dengan mandi junub. Imam Nawawi rahimahullah jelaskan, “bila seseorang meniatkan mandi junub dan mandi Jum’at sekaligus, maka maksud Itu dibolehkan.” (Al Majmu’, 1: 326)

Intinya, sebenarnya pemahaman Anemia tepat yang tersebar di masyarakat awam. Yang tepat, yang dianjurkan Yaitu Interaksi intim di pagi hari saat mau berangkat Jumatan, bukan di malam hari. mengenai anjurannya pun masih diperselisihkan oleh para ulama di karenakan tafsiran yang berbeda dari mereka mengenai hadits di atas.

Sunah Herbi Badan di Malam Jumat atau Jumat Pagi?

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here