Home Fiqih Islam Siapakah Yang Lebih Berhak Jadi Imam Shalat Berjamaah ?

Siapakah Yang Lebih Berhak Jadi Imam Shalat Berjamaah ?

181
0

Fiqih Islam – Kedudukan seorang pemimpin/imam di islam merupakan suatu hal yang penting dan sangat vital, begitu juga di Aplikasi sholat berjamaah, peran imam sangatlah utama dan mempengaruhi kesempurnaan shalat berjamaah itu sendiri. maka dari itu islam telah mengatur hal hal yang berkaitan dengan sholat berjamaah dengan cara setail dan mendalam khususnya di hal pemilihan dan penentuan imam. di islam diatur manakah orang yang tepat dan cocok dipilih dan diangkat Bagaikan imam di menjalankan ibadah wajib sholat berjamaah. Seusai memenuhi syarat syarat Jadi imam, maka tahap selanjutnya Yaitu menentukan siapakah yang paling berhak dan paling afdhol.

Sehingga jelaslah bahwa di mengangkat dan menentukan seorang imam di sholat pun ada tahapan tahapan dn kriteria yang wajib dipenuhi sesuai syariat islam supaya yang Jadi imam benar benar orang yang tepat sesuai anjuran ALLAH SWT dan Rasulullah SAW. terdapat sifat sifat utama yang dianjurkan dimiliki oleh orang yang akan memimpin sholat(imam). siapapun yang paling banyak memilikinya dialah yang paling utama dan paling afdhol mengimami jalannya shalat.

Baca Juga : Hal Yang Makruh di Shalat

Nah, kali ini muslimfiqih akan membagikan informasi mengenai sifat dan hal hal yang dianjurkan dimiliki oleh imam dan urutannya sehingga mudah untuk kita menentukan siapa siapakah sebenarnya orang yang lebih berhak Jadi imam shalat berjamaah bagus itu di masjid ataupun di rumah. sumber diambil dari kitab fiqih Muqoddimah al-Hadramiyah. berikut Elaborasi lengkapnya . . .

Siapakah Yang Lebih Berhak Jadi Imam Shalat Berjamaah ?

Siapakah Yang Lebih Berhak Jadi Imam Shalat Berjamaah ? 

Orang yang paling berhak Jadi imam yang pertama Yaitu penguasa. maka ia sendiri lah yang seharusnya Jadi imam di sholat atau dengn menunjuk orang lain Bagaikan gantinya.

Loading...

Orang yang tinggal di rumah miliknya atau rumah yang dipinjanmkan, disewakan, diwakafkan, diwasiatkan atau semacamnya Bisa Jadi imam atau menunjuk rang lain pula. akan akan tetapi orang yang meminjami lebih berhak daripada peminjam, tuan lebih berhak dari di budaknya yang mukatab, imam ratib (rutin) lebih berhak dari di selain penguasa. maka ia boleh Jadi imam atau menunjuk orang lain.

setelah itu didahulukan imam yang lebih faqih, setelah itu yang lebih pandai membaca (lebih hafal) surah, setelah itu yang lebih wara’, setelah itu yang lebih Dulu hijrah atau Disorientasi seorang diantara bapak bapaknya.

setelah itu menyusul selanjutnya Yaitu orang yang lebih Dulu masuk islam, setelah itu orang yang tinggi dan paling bagus nasabnya/silsilahnya,setelah itu orang yang paling bagus citranya, lalu orang yang paling Higienis baju dan pakaiannya, setelah itu orang yang Higienis badannya, setelah itu yang bagus pekerjaannya, setelah itu yang bagus suaranya, lalu setelah itu yang bagus bentuknya.

Apabila mereka semua mempunyai kesamaan di sifat sifat Itu, maka dilakukanlah undian.

Lalu orang yang adil lebih utama Jadi imam daripada orang yang fasiq, meskipun ia lebih faqih atau lebih hafal surah. orang yang sudah baligh lebih utama dari di anak kecil, meskipun anak itu lebih faqih dan lebih hafal surat.

Laki laki merdeka lebi utama dari di budak, akan akan tetapi budak yang faqih Serupa kelayakannya dengan laki laki merdeka yang tak faqih.

Orang yang muqim lebih utama daripada musafir dan anak dari Interaksi halal lebih utama daripada anak zina, Padahal orang buta seperti orang yang Bisa melihat.

demikian info yang insyaallah Bisa menjawab pertanyaan siapakah sebenarnya yag paling berhak Jadi imam di sholat berjamaah. dengan membandingkan sifat sifat yang dianjurkan dan mengikuti langkah langkah diatas insyaallah kita Bisa menentukan dan mengangkat imam terbaik yang sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW. wallahu a’lam.

Siapakah Yang Lebih Berhak Jadi Imam Shalat Berjamaah ?

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here