Home Berita Islam Terbaru SEMAKIN DEKAT SKENARIO KM 50

SEMAKIN DEKAT SKENARIO KM 50

27
0

by M Rizal Fadillah

Seusai 26 hari ditunda penetapan tersangka, akhirnya Bharada E ditetapkan juga. Tanpa proses berbelit-belitpun sejak tanggal 8 Juli 2022 Bharada E semestinya sudah Bisa ditetapkan Bagaikan tersangka. Ia yang katanya menembak. Penyelidikan Menelusuri “tersangka” lain selain dirinya gagal. Upaya disainer untuk mengolah menjadikan Brigadir J Bagaikan tersangka pelecehan dan pengancaman nampaknya tak sukses. Begitu juga Bagaikan penembak lebih Dulu.

Seperti kasus Km 50 awal yang semula didisain untuk menjadikan tersangka 6 anggota laskar FPI yang mengancam dan menembak sehingga terjadi tembak menembak. Akhirnya tersangka itu Yaitu Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda Yusmin Ohorella yang ternyata “dimanja” tak ditahan. Dan berujung di dilepas dari segala tuntutan hukum. Bebas dengan alasan “membela diri”. Case closed.

Bharada E yang dikawal perwira dan “dimanja” akan tetap dibawa ke Pengadilan dan Pengadilan dibuat serius untuk memproses. Hanya bila mengikuti permainan dasainer, maka Bharada E setelah itu akan dilepas dari segala tuntutan hukum di karenakan terpaksa membunuh di rangka “membela diri” lalu iapun keluar menghirup udara bebas. Seandainya ini terjadi kasus selesai dan Km 50 terulang.

Banyak figur Dursila tertolong. Sumpah serapah publik termasuk keluarga korban akan Jadi “anjing menggongggong” dan kasus tetap berlalu.

Bagaimana dengan bukti bekas penganiayaan ? Serupa dengan kasus Km 50 yang juga terjadi penganiayaan. JPU di itu menuntut di samping pembunuhan (Pasal 338 KUHP) juga penganiayaan (Pasal 351 ayat 3 KUHP). Tuntutan JPU yang sudah “murah meriah” 6 tahun itu berbalas Putusan Hakim “dilepaskan dari segala tuntutan hukum” (ontslag van rechtsvervolging).

Loading...


bagus Duren 3 ataupun Km 50 mempunyai target untuk melindungi orang orang Eksklusif atau rembetan yang lebih jauh. Pasal 55 KUHP mengenai penyertaan ternyata tumpul untuk petinggi dan tajam untuk rendahan. Aktor intelektual tetap tersembunyi dan disembunyikan. Banyak misteri tak terkuak di kasus Km 50 termasuk penumpang penting di mobil-mobil Eksklusif.

Akankah kasus Duren 3 ini akan Serupa persis dengan Km 50 ? Inilah yang dikhawatirkan. apabila ini terjadi maka fungsi dari Divisi Propam Polri Bisa dibaca masyarakat bukan untuk memberi saksi atas anggota Polri yang nakal akan tetapi sebaliknya untuk memberi perlindungan kepada anggota Polri yang menjalankan kejahatan. Betapa berbahaya bila hal ini memang terjadi.

bila kasus besar Duren 3 diselesaikan dengan sederhana demi melindungi pejabat Eksklusif, maka hal itu Serupa aja dengan melawan kepada instruksi Presiden yang katanya dikawal oleh Menkopolhukam. Perintah dibuka dan benar diabaikan. Artinya bila Presiden diam aja dan kelak hanya mengangguk-anggukan kepala maka ini berarti telah membuat Presiden Jadi terlibat.

 

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

SEMAKIN DEKAT SKENARIO KM 50

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here