Home Berita Islam Terbaru Sektor Perbankan Tak Punya Dana, bila Ada Rush Money Langsung Kolaps

Sektor Perbankan Tak Punya Dana, bila Ada Rush Money Langsung Kolaps

112
0
Sektor Perbankan Tak Punya Dana, bila Ada Rush Money Langsung Kolaps
Berita Islam 24H – Isu rush money atau penarikan dana di perbankan dengan cara serempak yang Sempat mencuat mestinya tak direspon dengan cara sepihak. Pasalnya, ini Yaitu masalah serius.
Bahkan bila dibedah dari aspek perbankan sendiri, bila rush money itu dilakukan di ini, bank pasti tak akan mampu memenuhi seluruh dana yang ditarik itu. di karenakan dana simpanan sendiri sudah dialirkan Jadi kredit dan hanya sedikit Bagaikan likuiditas perbankan.
Menurut pengamat ekonomi politik, Salamuddin Daeng, kinerja perbankan itu hanya mengumpulkan dana masyarakat atau disebut Dana Pihak Ketiga (DPK).
Bagaimana tips modern itu ? uang masyarakat dikumpulkan atau disebut dana pihak ketiga, lalu menciptakan kesan dilipatgandakan seperti bunga di bank. Perbankan hanya memutar dana itu untuk mengambil selisih bunganya, Bisa melalui net interest margin (NIM) atau fee base income.
“Sehingga dengan kondisi itu, belum tentu uang riilnya itu masih ada di bank Itu,” tegas Salamuddin melalui keterangan yang diterima, di Jakarta, Jumat (25/11).
di karenakan di dasarnya, perbankan sendiri sudah tak punya uang yang cukup, walaupun untungya sangat sering disebut sangat besar, puluhan triliun.
“di karenakan uang bank itu Yaitu uang masyarakat. Dan bank tak simpan dana cash yang banyak. Dari ribuan triliun di DPK hampir semua sudah disalurkan ke kredit,” jelasnya.
Berdasar data Bank Indonesia per September 2016, DPK di bentuk rupiah di bank Generik dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) mencapai Rp3.770 triliun, sementara Letak kredit rupiah yang dikucurkan bank Generik dan BPR sebanyak Rp3.697 triliun.
“Dengan demikian, yang tersisa di bank di bentuk rupiah di bank Generik dan BPR hanya sebesar Rp73 triliun. Lho Seandainya mau ada rush money, bagaimana itu? Bank tak punya duit,” ungkap dia.
Oleh di karenakan itu, Perkataan dia, Bisa dibayangkan bila 10 persen aja DPK rupiah di bank Generik dan BPR ditarik di waktu bersamaan oleh pemiliknya, maka nilainya mencapai Rp377 triliun.
“bila begitu, artinya bank tak mempunyai kemampuan untuk membayar. Dengan demikian, berarti bank itu langsung bangkrut atau kolaps,” tandas Salamuddin.
Makanya, Perkataan dia, modal utama institusi keuangan modern seperti bank itu Yaitu kepercayaan masyarakat. Modal utama bank Yaitu kepercayaan masyarakat, bukan uang. Seandainya masyarakat percaya maka uang bank itu ada.
Akan akan tetapi, bila masyarakat tak percaya maka uang bank itu tak ada. Dengan Perkataan lain, bank itu akan bangkrut.
“Itulah mengapa yang Jadi tugas utama bank Yaitu bagaimana terus menerus membangun kepercayaan masyarakat,” Perkataan dia.
Dengan demikian, dia menyebutkan, isu rush money yang belakangan ini dihembuskan oleh berbagai pihak, mestinya Jadi pelajaran untuk pemerintahan Jokowi. Bahwa kepercayaan masyarakat itu, termasuk kepercayaan publik terhadap bank, Yaitu modal utama di menjalankan kekuasaan politik.
“Juga Jadi pelajaran untuk para konglomerat. Jangan mentang-mentang berkuasa dan punya uang. di karenakan perekonomian, keuangan dan keuntungan bisnis itu berasal dari kepercayaan dan kecintaan masyarakat. Jadi bagus-baiklah dengan rakyat,” pungkas dia. [ceramahterbaru.net / emc]
Loading...
loading…

Sektor Perbankan Tak Punya Dana, bila Ada Rush Money Langsung Kolaps

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here