Home Berita Islam Terbaru saat Malaikat Pencabut Nyawa Tertawa, Menangis dan Terkejut

saat Malaikat Pencabut Nyawa Tertawa, Menangis dan Terkejut

31
0

Ketika Malaikat Pencabut Nyawa Tertawa, Menangis dan Terkejut

ceramahterbaru.net.com – suatu kisah yang diambil dari Kitab Tadzkirah oleh Imam Qurhubi, menceritakan percakapan Allah SWT dengan Malaikat Izrail. Kisah ini Ambiguitas sangat di dan wajib Jadi panduan umat manusia di menjalani Hayati demi Hayati kekal kelak di surgaKata malaikat, “saat aku bersiap-siap mencabut nyawa seseorang, aku melihatnya berkata kepada pembuat sepatu supaya dibuatkan sepatu sebaik mungkin supaya Bisa dipakai selama setahun. Aku tertawa di karenakan belum Sempat orang Itu memakai sepatu pesanannya, sudah kucabut nyawanya,”.

Allah melanjutkan pertanyaannya,”Apa yang membuatmu menangis?,”

Maka malaikat menjawab, “Aku menangis saat hendak mencabut nyawa seorang wanita hamil di tengah gurun padang pasir dan hendak melahirkan. Aku menunggu hingga banyinya dilahirkan. Lantas kucabut  nyawa wanita itu sambil menangis di karenakan mendengar tangisan banyinya di karenakan tak ada satupun orang yang mengetahui kelahiran bayi Itu,”

“Lalu apa yang membuatmu kaget dan terkejut ?,” lanjut Allah.

Loading...

“Aku terkejut dan kaget saat hendak mencabut nyawa Disorientasi seorang ulama Engkau. Aku melihat cahaya terang benderang keluar dari kamarnya, setiap kali aku mendekatinya cahaya itu semakin menyilaukanku seolah ingin mengusirku, lalu kucabut nyawanya disertai cahaya Itu,” jawab malaikat.

Allah bertanya lagi, “Apakah kita tahu siapa lelaki itu?,”

“tak tahu ya Allah,” jawab malaikat

Suatu saat Allah SWT bertanya kepada malaikat maut, Apakah kita Sempat menangis saat mencabut nyawa anak cucu Adam?,”

Maka malaikat pun menjawab, “Aku Sempat tertawa, Sempat juga menangis, dan Sempat juga terkejut dan kaget,”.



Lalu Allah bertanya lagi, ” Apa yang membuatmu tertawa?,”

“Sesungguhnya lelaki itu Yaitu bayi dari ibu yang kau Bubut nyawanya di gurun pasir  gersang. Akulah yang menjaganya,”

Dari kisah ini kita Bisa memetik pesan, bahwa nyawa kita Bisa diambil kapan aja. Maka itu sebaiknya kita senantiasa mempersiapkan diri untuk menghadap kepada-Nya, kapanpun dan dimanapun.

[SINDO]

saat Malaikat Pencabut Nyawa Tertawa, Menangis dan Terkejut

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here