Home Politics Polisi Malang Investigasi Kaburnya Calon Pekerja Migran

Polisi Malang Investigasi Kaburnya Calon Pekerja Migran

55
0

Polisi menduga ada unsur perdagangan orang sehingga calon pekerja migran kabur.

CeramahTerbaru.net, MALANG — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota telah menaikkan status proses hukum terkait kaburnya lima calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) Central Karya Semesta (CKS), di Kota Malang, Jawa Timur, Jadi penyidikan. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata Menyebut bahwa pihaknya masih mendalami unsur-unsur lain, dan dugaan adanya tindak pidana lain yang menyebabkan lima calon PMI, terpaksa melarikan diri dari BLK-LN CKS.


“Kita sudah naikkan status dari penyelidikan, ke penyidikan. Ini (dugaan) tindak pidana perdagangan orang, lalu untuk untuk unsur-unsur, pasalnya, dan tindak pidana lainnya, masih di pendalaman,” Perkataan Leonardus, di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu.


Leonardus yang kerap disapa Leo Itu jelaskan, pihaknya di Jumat (11/6) telah menjalankan gelar perkara terkait kasus dugaan adanya tindak pidana di BLK-LN CKS yang menyebabkan lima Calon PMI melarikan diri. Selain itu, lanjut Leo, Polresta Malang Kota juga telah memeriksa sebanyak 11 orang saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus Itu.


Inspeksi saksi dilakukan Berawal Dari dari pihak perusahaan, saksi korban, termasuk para tetangga yang ada di sekitar lokasi.”Kita sudah lakukan Inspeksi terhadap 11 orang saksi,” Perkataan Leo.


Leo menambahkan, di ini pihaknya masih belum menetapkan adanya tersangka dari kasus Itu. Polisi telah mengantongi sejumlah informasi yang akan Jadi bahan penyelidikan oleh petugas.”Ini baru kita naikkan sidik (penyidikan), ada beberapa tahap penyidikan yang akan kita lakukan, bagus itu dilakukan oleh penyidik. Kami nanti menetapkan status tersangkanya,” Perkataan Leo.

Loading...


Berdasarkan catatan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), ada beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh BLK-LN CKS. Pelanggaran Itu di antaranya Yaitu, para calon PMI sering mendapatkan kekerasan dengan cara verbal.


setelah itu, penggunaan telepon seluler juga dibatasi Berawal Dari pukul 17.00-22.00 WIB, dan para calon PMI Itu tak mendapatkan salinan perjanjian penempatan kerja, dan perjanjian kerja. Selain itu, pihak BLK-LN CKS juga memperkerjakan para calon PMI Itu.


Seharusnya, para calon PMI itu, di di berada di Balai Latihan Kerja, kesehariannya akan mendapatkan pelatihan yang dijadikan modal bekerja di luar negeri.


di Rabu (9/6) malam Anemia lebih di pukul 19.00 WIB, sebanyak lima orang Calon PMI berusaha kabur dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri CKS. Mereka turun dari lantai empat gedung, memakai tali yang dibuat dari potongan selimut. Dilaporkan, calon PMI yang berusaha kabur Itu terjatuh. Dari lima orang yang berusaha kabur Itu, tiga orang mendapatkan luka-luka.


Lima orang calon PMI yang berusaha kabur Itu berjenis kelamin perempuan.Tiga orang yang mendapatkan luka-luka Itu, berinisial BI berusia 24 tahun, warga Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, F berusia 24 tahun warga Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, dan M berusia 32 tahun, warga Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.Sementara untuk korban yang tak mendapatkan luka-luka berinisal K, dan S. Namun, detil data lengkap korban, masih sedang dilakukan pendataan.

sumber : Antara

Polisi Malang Investigasi Kaburnya Calon Pekerja Migran

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here