Home Berita Islam Terbaru Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Penistaan Agama Ade Armando, Johan Khan: "Ini tak...

Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Penistaan Agama Ade Armando, Johan Khan: "Ini tak Masuk Akal"

87
0
Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Penistaan Agama Ade Armando, Johan Khan: “Ini tak Masuk Akal”
Berita Islam 24H – Kabar mengejutkan datang dari Polda Metro Jaya. Hari ini, mereka menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) terhadap kasus yang menjerat dosen FISIP Universitas Indonesia, Ade Armando terkait kasus dugaan penodaan agama di Disorientasi satu cuitannya di akun Twitter pribadinya, dua tahun lalu.
“Dengan dikeluarkannya SP3 itu berarti saya dianggap tak menjalankan pelanggaran pidana menodai agama,” tulis Ade di laman Facebook pribadinya, Senin, 20 Februari 2017 seperti diberitakan tempo.co
Ade Menyebut baru mendapatkan kabar itu dari Polda. Ia pun langsung bagikan kabar itu di kawan-kawan di Facebook pribadinya.
Ade Sempat Jadi tersangka di kasus penodaan agama yang dilaporkan oleh Johan Khan. Khan mempermasalahkan cuitan Ade di Mei 2015 yang berbunyi: ‘Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah suka Seandainya ayat-ayat-Nya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, Cina, Hiphop, Blues’.
Ade setelah itu ditetapkan Jadi tersangka di 25 Januari 2017 lalu dan sekali diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Eksklusif Polda Metro Jaya, di tanggal 30 Januari 2017.
Beberapa minggu Seusai Inspeksi itu, Polda menerbitkan SP3 untuk kasus Ade yang sekaligus menggugurkan status tersangka yang sebelumnya didapat Ade.
“Pengugat (Johan Khan) juga sudah dikirim suratnya (oleh Polda) bahwa kasusnya sudah dihentikan,” Perkataan Ade.
Menanggapi hal ini, Johan Khan tak Bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia sangat geram dengan Fenomena Getir ini.
“Saya kecewa dan ini tak masuk akal,” ungkapnya kepada www.wajada.net. [beritaislam24h.id / wjd]
Loading...

Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Penistaan Agama Ade Armando, Johan Khan: "Ini tak Masuk Akal"

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here