Home Ceramah Islam Terbaru Pernyataan Hasil Muktamar Internasional Ahlussunnah Wal Jamaah Chechnya

Pernyataan Hasil Muktamar Internasional Ahlussunnah Wal Jamaah Chechnya

114
0
Pernyataan Hasil Muktamar “Siapakah Ahlussunnah Wal Jamaah?”
Elaborasi Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah; Akidah, Fikih dan Akhlak serta Dampak Defleksi darinya di Tataran Empiris.
Bismillahirrahmanirrahim
Segala puji untuk Allah Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Sayyidina Muhammad, keluarga dan para sahabat beliau semuanya.
di malam Kamis 21 Dzulqa’dah 1437 H. (25 Agustus 2016) –di tengah berbagai upaya pencatutan istilah “Ahlussunnah Wal Jamaah” dari kaum Khawarij yang tindakan-tindakan Disorientasi mereka senantiasa dieksploitasi untuk memperburuk citra agama Islam—terselenggara Muktamar Internasional Ulama Islam, untuk memperingati haul al-Syahid Presiden Syaikh Ahmad Haji Kadyrov rahimahullah dengan tema: “Siapakah Ahlussunnah Wal Jamaah? Elaborasi Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah; Akidah, Fikih dan Akhlak serta Dampak Defleksi darinya di Tataran Empiris.” Acara ini terselenggara berkat dukungan dari Presiden Ramadhan Ahmed Kadyrov hafizahullah, dengan dihadiri oleh Grand Shaikh Al-Azhar, para mufti dan lebih dari dua ratus ulama dari seluruh Global. Berikut poin-poin hasil dari muktamar:
  • Ahlussunnah Wal Jamaah Yaitu Asyairah dan Maturidiyah di akidah, empat mazhab Hanafi, Maliki, Syafii dan Hambali di fikih, serta ahli tasawuf yang murni –ilmu dan akhlak—sesuai manhaj Imam Junaeid dan para ulama yang meniti jalannya. Itu Yaitu manhaj yang menghargai seluruh ilmu yang berkhidmah kepada wahyu (Al-Quran dan Sunnah), dan telah benar-benar menyingkap mengenai ajaran-ajaran agama ini dan tujuan-tujuannya di menjaga Heroisme dan akal, menjaga agama dari distorsi dan permainan tangan-tangan jahil, menjaga harta dan kehormatan manusia, serta menjaga akhlak yang mulia.
  • Al-Quran Al-Karim Yaitu bangunan yang dikelilingi oleh berbagai ilmu yang membantu untuk menggali makna-maknanya dan mengetahui tujuan-tujuannya yang mengantarkan manusia kepada ma’rifat kepada Allah SWT., mengeluarkan ilmu-ilmu yang terkandung di dalamnya, mengejawantahkan kandungan ayat-ayatnya ke di kehidupan, peradaban, sastra, seni, akhak, Afeksi sayang, kedamaian, keimanan dan pembangunan. Serta menyebarkan perdamainan dan keamanan di seluruh Global sehingga bangsa-bangsa lain Bisa melihat dengan jelas bahwa agama ini Yaitu rahmat untuk seluruh semesta alam, serta Agunan kebahagiaan di Global dan akhirat.
  • Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah Yaitu Manhaj Islam yang paling komprehensif, detil dan akurat. Manhaj ini paling perhatian di memilih referensi-referensi ilmiah dan metodologi pendidikan yang mencerminkan dengan cara benar mengenai tips berpikir seorang muslim di memahami syariat dan mengetahui Empiris dengan berbagai kerumitannya serta tips mengaitkannya dengan cara bagus.
  • Forum-Forum pendidikan Ahlussunnah Wal Jamaah sejak beberapa abad telah sukses menghasilkan ribuan ulama yang tersebar di seluruh penjuru Global dari Siberia hingga Nigeria, serta dari Tangier hingga Jakarta. Mereka telah menduduki berbagai Letak dan jabatan, serta mengemban amanah di sektor fatwa, peradilan, pendidikan dan khutbah. Sehingga masyarakat diliputi oleh keamanan. Mereka juga sukses memadamkan api fitnah dan peperangan, sehingga kondisi negara Jadi stabil. Dan mereka pun telah menyebarkan ilmu yang benar.
  • Sepanjang sejarah, Ahlussunnah Wal Jamaah senantiasa memantau berbagai pemikiran yang menyimpang dan memantau tulisan dan konsep berbagai kelompok. setelah itu mereka menimbang semua itu di parameter ilmu serta membagikan kritik dan bantahan. Mereka juga senantiasa menunjukkan keberanian dan ketegasan di menghadapi berbagai fenomena Defleksi. Mereka memakai piranti ilmu-ilmu yang kuat di menjalankan pengawasan dan koreksi. Setiap kali Manhaj Ahlussuunnah Wal Jamaah tersebar dengan cara aktif maka gelombang ekstremisme pasti akan surut. Sehingga kondisi umat Islam stabil dan Bisa kosentrasi di menciptakan suatu peradaban. Sehingga didapati para cendekiawan muslim yang berkontribusi di ilmu aljabar, perbandingan, perhitungan dan trigonometri. Serta ilmu geometri analitis, pecahan, algoritma, berat (massa), kedokteran dan oftalmologi, psikiatri, onkolog, epidemi, embrio, obat-obatan, ensiklopedia farmasi, ilmu flora dan fauna, gravitasi, astronomi dan lingkungan, ilmu akustik, ilmu optik dan ilmu-ilmu lainnya. Itu semua Yaitu buah dari Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah yang tak terbantahkan.
  • Sepanjang sejarah berulang-ulang muncul badai gelombang pemikiran menyimpang yang mengklaim berafiliasi kepada wahyu namun membangkang terhadap metodologi ilmiah yang benar dan ingin menghancurkannya. Serta mengusik keamanan dan kenyamanan masyarakat. Gelombang pertama yang sesat dan membahayakan itu Yaitu Khawarij klasik hingga hingga di Neo-Khawarij di ini dari kalangan Salafi Takfiri dan ISIS serta semua kelompok radikal yang meniti jalan mereka yang mempunyai kesamaan, Yaitu distorsi, pemalsuan dan interpretasi bodoh akan ajaran agama ini. Karenanya mereka melahirkan puluhan konsep yang rancu dan interpretasi batil yang melahirkan takfir, penghancuran, pertumpahan darah dan pengerusakan serta penodaan citra Islam dan menyebabkan Islam diperangi dan dimusuhi. Hal inilah yang meniscayakan para ulama untuk membersihkan Islam dari semua hal itu, berdasarkan sabda Nabi SAW. di hadis sahih: “‘Ilmu ini diemban dari setiap generasi oleh orang-orang yang adil, mereka membersihkan ilmu dari Defleksi orang yang melewati batas, kedustaan para pembuat kebatilan dan interpretasi orang-orang yang bodoh.”
  • Dengan seizin Allah, Muktamar ini merupakan titik balik yang berkah untuk meluruskan Defleksi akut yang berbahaya yang mendominasi pengertian “Ahlussunnah Wal Jamaah” Seusai berbagai upaya pencatutan kalangan ektremis akan istilah ini dan membatasinya hanya di diri mereka serta mengafirkan umat Islam lainnya. Pelurusan Defleksi ini dilakukan dengan mengaktifkan metode ilmiah yang kuat dan otentik yang diterapkan oleh Forum-Forum pendidikan kita yang besar yang merupakan benteng keamanan di membantah berbagai wacana takfiri dan ekstremis. Hal ini juga dilakukan dengan mengirimkan pesan-pesan keamanan, Afeksi sayang dan perdamaian ke seluruh penjuru Global sehingga –dengan izin Allah—seluruh negeri kita kembali Jadi mimbar cahaya dan sumber hidayah. (dz/ruwaqazhar.com)
Chechnya, Grozny, 24 Dzulqa`dah 1437 H, 27 Agustus 2016 M.
abdkadiralhamid@2016
Loading...
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn

Subscribe to receive free email updates:

Pernyataan Hasil Muktamar Internasional Ahlussunnah Wal Jamaah Chechnya

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here