Home Berita Islam Terbaru Penolakan Natal di Sabuga ITB, Bagian Operasi Intelijen Hitam Sudutkan Aksi Super...

Penolakan Natal di Sabuga ITB, Bagian Operasi Intelijen Hitam Sudutkan Aksi Super Damai 212

114
0
Penolakan Natal di Sabuga ITB, Bagian Operasi Intelijen Hitam Sudutkan Aksi Super Damai 212
Berita Islam 24H – Penolakan sejumlah ormas gabungan terhadap Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal 2016 yang dilaksanakan di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB bagian operasi intelijen hitam untuk menyudutkan aksi super damai 212.
“Isu ISIS gagal, teroris gagal, bom di Samarinda juga gagal menyudutkan Islam, maka dirancang memunculkan penolakan kegiatan Natal di Sabuga oleh sejumlah ormas. Dan ini cukup sukses menyudutkan Islam dan aksi 212,” Perkataan pengamat politik Ahmad Baidhowi kepada suaranasional, Rabu (7/12).
Perkataan Baidhowi, intelijen hitam sengaja memprovokasi pihak kristen dan ormas supaya Bisa menyudutkan Islam dan aksi 212. “Yang kristen diprovokasi untuk menyelenggarakan di Sabuga ITB, di pihak lain, ormas Islam juga diprovokasi untuk menolak, dan yang terjadi umat Islam tersudut,” ungkap Baidhowi.
Menurut Baidhowi, operasi intelijen hitam kasus intoleran di Bandung cukup sukses menyudutkan Islam Seusai aksi damai 212.
“Lihat aja kelompok liberal langsung menyudutkan Islam dan aksi damai 212. Ini yang wajib diwaspadai operasi intelijen hitam di karenakan mempunyai dana yang berlebih dan strategi jitu,” jelas Baidhowi.
Gabungan organisasi keagamaan Islam berunjuk rasa menolak digelarnya kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal 2016 yang dilaksanakan di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Jalan Tamansari, Bandung, Selasa, 6 Desember 2016.
Mereka berdalih kegiatan keagamaan harusnya digelar di gereja dan bukan di gedung atau fasilitas Generik.
Menurut Disorientasi satu ketua kelompok penentang dari Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Jabar, Mohammad Roin Balad, bila fasilitas Generik digunakan untuk kegiatan keagamaan, maka itu melanggar Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.
“saat KKR mereka mengundang juga agama lain selain Kristen, Padahal di SKB tiga menteri sudah jelas bahwa suatu keyakinan agama tak boleh mengundang atau mengajak agama lain ke kegiatan agamanya.
Apalagi dilakukan dengan cara massive dan terbuka seperti ini,” katanya seperti dilansir KBR.id. [ceramahterbaru.net / snc]
Loading...

Penolakan Natal di Sabuga ITB, Bagian Operasi Intelijen Hitam Sudutkan Aksi Super Damai 212

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here