Home Fiqih Islam Pengertian dan Elaborasi Shadaqah Tathawwu’ (Sunnah)

Pengertian dan Elaborasi Shadaqah Tathawwu’ (Sunnah)

80
0

Fiqih Islam – Disorientasi satu amalan yang dianjurkan di islam Yaitu bersedekah. kita diperintahkan oleh ALLAH SWT untuk senantiasa membagi rizki kepada sesama yang membutuhkan. nah shodaqoh semacam ini Bisa dikatakan Bagaikan shadaqah sunnah atau shodaqoh tathawwu’.

Shodaqoh sunnah (tathawwu’) Yaitu shodaqoh yang diberikan seorang muslim kepada pihak lain bagus itu individu/perorangan ataupun badan/kelembagaan dengan cara sukarela (tak diwajibkan) tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah nominal Eksklusif. sedekah tathawwu juga berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seseorang Bagaikan kebajikan dan tambahan amal ibadah yang semuanya semata mata hanya mengharap ridho Allah SWT dan pahala semata.

Shodaqoh sunnah (tatawwu’) itu boleh diberikan kepada siapa aja, bagus Muslim atau non Muslim. Berbeda dengan zakat, bagus zakat maal atau zakat fitrah yang kita ketahui hanya boleh diberikan kepada orang-orang yang beragama Islam aja.

Baca Juga : Mustahiq Zakat

Nah, untuk lebih jelasnya mengenai shodaqoh sunnah/tathawwu ini, Berawal Dari dari bagaimana tata tips pelaksanaannya, lalu hukum hukum nya, serta keutamaan dan manfaat shadaqah tathawwu, muslim fiqih akan membagikan pengertian dan Elaborasi lengkapnya . . .

sodaqoh sunnah

Shadaqah Tathawwu’ (Sunnah)  :

Yang lebih utama ialah menyembunyikan shadaqoh tathawwu/sunnah berbeda dengan zakat. dan membagikan shodaqoh kepada kerabat yang terdekat dan suami atau istri, kemusian kepada yang lebih jauh.

Loading...

setelah itu mahram yang dikarenakan Interaksi persusuan, setelah itu dari sebab perkawinan, lalu wala'(antara tuan dan budak yang dibebaskan), dan selanjutnya kepada tetangga.

Lalu yang lebih utama Yaitu membagikan sedekah kepada musuh dan orang orang bagus yang membutuhkan. membagikan sedekah di waktu waktu yang mulia seperti di hari jumat dan di kejadian kejadian penting seperti di peperangan, gerhana matahari, di keadaan sakit dan diwaktu menunaikan ibadah haji.

Lebih utama pula membagikan shodakoh dengan harta yang dicintainya dan dilakukan dengan suka hati dan gembira. tak halal membagikan shadaqah dengan sesuatu yang dibutuhkannya untuk nafkahnya atau nafkah orang yang Jadi tanggungannya di waktu siang dan malamnya ataupun dengan sesuatu yang dibutuhkannya untuk membayar hutang Padahal ia tak berharap melunasinya apabila ditangguhkan pembayarannya.

Dianjurkan pula membagikan shodaqoh yang merupakan kelebihan Seusai memenuhi kebutuhannya apabila ia tak merasa berat menanggung kesempitan itu.

Dihukum makruh mengambil shadaqohnya dari orang yang menerima shadaqoh itu darinya dengan tips menjual atau tips lainnya.

Diharamkan meminta minta kepada orang kaya bila kita di kondisi mempunyai harta yang cukup atau mempunyai penghasilan.

Mengungkit ungkit pemberian shadaqah Yaitu haram hukmnya dan menghilangkan pahala shodaqah itu sendiri. dianjurkan dengan sangat untuk memberi shadaqah berupa air dan kambing yang diperah susunya, setelah itu dikembalikan kepada pemiliknya.

demikian Elaborasi mengenai shadaqah sunnah/tathawwu’. semoga bermanfaat dan Bisa membuat kualitas sodaqoh kita semakin bagus dan sempurna disisi ALLAH SWT. wallahu a’lam.

Pengertian dan Elaborasi Shadaqah Tathawwu’ (Sunnah)

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here