Home Berita Islam Terbaru Pengakuan Bripka RR: Seandainya Saya Tahu Brigadir J akan Dibunuh, Saya akan...

Pengakuan Bripka RR: Seandainya Saya Tahu Brigadir J akan Dibunuh, Saya akan Suruh Dia Pergi

29
0

ceramahterbaru.net.com – Kuasa Hukum Bripka Ricky Rizal atau RR, Zena Dinda Defega mengungkap Interaksi antara kliennya dengan Brigadir J alias Nopryansah Yoshua Hutabarat.

Zena Menyebut, Interaksi keduanya bagus-bagus aja Bagaikan sesama anggota polisi yang ditugaskan Jadi ajudan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

“Serupa Brigadir J hubungannya bagus-bagus aja,” Perkataan Zena di dihubungi Suara.com, Rabu (21/9/2022).

Dari pengakuan Bripka RR kepada dirinya, terungkap bila RR tak mengetahui adanya rencana sepulang mereka dari Mangelang ke Jakarta, nyawa Brigadir J akan dihabisi.

“Seandainya misalnya saya sudah tahu pastinya, tentunya saya pas berhenti di rest area, saya Afeksi duit mendingan dia pergi aja,” ujar Zenda mengulang Ungkap Bripka RR.

Diakui RR, di perjalanan dari Mangelang ke Jakarta, mereka berada di mobil yang Serupa. Zenda Menyebut, kliennya tak mempunyai kesempatan untuk mencegah pembunuhan itu mengingat rentang waktunya yang begitu singkat.

di diminta Ferdy Sambo kesediaannya menembak Brigadir J, Bripka RR masih mencerna permintaan atasannya itu.

“Dia masih bengong, percaya enggak percaya atau bapak benar nih, Afeksi pertanyaan itu,” Perkataan Zenda mengulang pengakuan Bripka RR.

Zenda bilang, tak mudah berada di Letak Bripka RR di itu. Belum lagi hubungannya dengan Ferdy Sambo yang merupakan atasan dan bawahan.

“Jadi waktunya begitu Genjah, untuk dia Bisa berpikir apa yang wajib dia lakukan untuk membantu Brigadir J. Balik lagi ke hierarki itu juga. Dia pangkatnya Bripka, komandannya jenderal bintang dua,” Perkataan Zenda.

Loading...

di kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo, Bripka RR mengaku tak melihat atasannya menembak.

“hingga di ini keterangan klien kami Bripka RR masih Serupa bahwa klien kami tak melihat, tak Jadi saksi bahwa bapak FS itu menembak menjalankan penembakan terhadap Brigadir J,” tutur Zena di diskusi daring CrossCheck di Minggu (18/9/2022) lalu.

Zena berdasarkan keterangan RR Menyebut, kejadian penembakan terjadi begitu Genjah. RR mengaku hanya melihat Bharada E menembak, setelahnya RR melipir ke dapur lantaran mendengar panggilan di HT atau walkie talkie dari ajudan Ferdy Sambo lainnya, Romer.



Romer menanyakan ada apa kepada Ricky. Diduga pertanyaan itu muncul lantaran terdengar suara tembakan dari di rumah.

“Sehingga membuat Bripka RR melipir Dulu ke dapur seperti mau nyamperin lah ke ajudan Romer itu, ajudan Romernya masuk melewati dapur. di ia keluar dari dapur ternyata tak ketemu dengan ajudan Romer sehingga ia kembali ke tempat semula,” tutur Zena.

Setibanya di lokasi kejadian, RR hanya melihat Ferdy Sambo yang tengah menembakan senjata ke arah dinding dan tangga

“Nah disitulah Bripka RR hanya melihat Bapak FS itu menembak-nembakan ke dinding, ke tangga. Jadi tak Jadi saksi untuk melihat Bapak FS menembakan ke Brigadir J,” Perkataan Zena. [Suara]

Pengakuan Bripka RR: Seandainya Saya Tahu Brigadir J akan Dibunuh, Saya akan Suruh Dia Pergi

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here