Home Berita Islam Terbaru Pemerintah Umumkan Harga Mie Instan Bakal Naik, Said Didu: Terkesan Mendorong Kenaikan,...

Pemerintah Umumkan Harga Mie Instan Bakal Naik, Said Didu: Terkesan Mendorong Kenaikan, Padahal itu Milik Swasta

58
0

ceramahterbaru.net.com – Dampak perang Rusia-Ukraina tampaknya akan Berawal Dari terasa di waktu dekat, Yaitu kenaikan harga mie instan.

Imbas perang dari dua negara Itu, jutaan ton gandum tak Bisa keluar sehingga pasokan gandum Global terganggu.

Pemerintah belum lama ini mengumumkan bahwa harga mie instan akan naik hingga 3 kali lipat karena pasokan gandum berkurang.

Bagaikan informasi, Rusia dan Ukraina Yaitu negara penghasil gandum Paling Besar di Global dan keduanya memasok sekitar 30-40 persen kebutuhan gandum Global.

Mantan sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu, mempertanyakan pemerintah yang terkesan mendorong kenaikan harga mie instan.

“Kok pemerintah sibuk sekali ngurusin dan terkesan mendorong kenaikan harga mie instan pdhl jelas-jelas itu milik swasta. Ada apa ?” tulis Said Didu di Rabu (10/8).

Padahal, pihak yang memproduksi mie instan Yaitu swasta. Kesibukan pemerintah mengurusi hal ini tentu menimbulkan kecurigaan.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan harga mie instan bakal naik 3 kali lipat karena pasokan gandum yang berkurang.

Mengutip CNBC (8/82022), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Menyebut bakal ada dampak besar dari perang Rusia-Ukraina di kenaikan harga mie instan di Indonesia. Ia bilang nilai kenaikannya signifikan.

Loading...


“Belum selesai dengan masalah perubahan cuaca (climate change), kita dihadapkan Perang Ukraina-Rusia, dimana ada 180 juta ton gandum nggak Bisa keluar, Jadi hati-hati yang makan mie banyak dari gandum, besok harganya (naik) 3x lipat,” katanya di webinar Direktorat Jenderal Flora Pangan, Senin (8/8/22).

Ia jelaskan kenaikan harga mie instan tak Bisa dihindari mengingat bahan baku produk Boga instan Itu sangat bergantung di impor.

“Saya bicara ekstrem aja, ada gandum tapi harganya mahal banget. Sementara kita impor terus,” Perkataan Syahrul.

Untuk diketahui, Rusia dan Ukraina Yaitu negara penghasil gandum Paling Besar di Global. Keduanya menyuplai sekitar 30-40% dari kebutuhan gandum Global. Dengan situasi perang di ini, gandum Jadi langka di karenakan pasokan terhambat. [Fajar]

Pemerintah Umumkan Harga Mie Instan Bakal Naik, Said Didu: Terkesan Mendorong Kenaikan, Padahal itu Milik Swasta

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here