Home Politics Pedagang: Penjualan Fauna Kurban di Cianjur Menurun karena PMK

Pedagang: Penjualan Fauna Kurban di Cianjur Menurun karena PMK

45
0

Tahun ini baru 500 ekor kambing terjual, dan di 2021 terjual 1.000 ekor per hari.

CeramahTerbaru.net, CIANJUR — Paguyuban Pedagang Fauna Cianjur menyatakan, penjualan Fauna ternak di Pasar Fauna Cianjur, Jawa Barat, di tahun ini tercatat relatif lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya menjelang Hari Raya Kurban. Hal itu terkait dengan merebaknya penyakit kuku dan mulut (PMK).


Ketua Paguyuban Pedagang Fauna Cianjur, Ujang Koswara Menyebut, biasanya menjelang Hari Raya Idul Adha, terdapat sekitar 1.000 Fauna ternak jenis kambing terjual setiap harinya. Namun, di ini, baru 500 ekor yang terjual per hari. Merebaknya PMK membuat pedagang dari luar dilarang masuk Cianjur Bagaikan antisipasi.


“Biasanya dua pekan menjelang Hari Raya Kurban, ribuan Fauna ternak dijajakan di pasar ini, bahkan dari luar kota pedagang berdatangan, namun dua pekan menjelang belum terlihat peningkatan penjualan. Sehari paling 500 ekor kambing yang terjual,” Perkataan Ujang di Kabupaten Cianjur, Kamis (23/6/2022).


Dia jelaskan, di 2021, meski pembatasan sosial diterapkan dan penyebaran Covid-19 sedang tinggi, angka penjualan Fauna kurban Bisa mencapai 1.000 ekor per hari. Padahal tahun ini, merebaknya kasus PMK membuat penjualan menurun tajam, meski Fauna ternak jenis kambing tak terpapar.


Ujang jelaskan, untuk tahun ini, harga kambing yang ditawarkan Berawal Dari dari Rp 1,8 juta hingga Rp 3 juta per ekor, tergantung usia dan berat. Pihaknya menjamin Fauna ternak yang dijajakan di pasar Fauna di kondisi sehat di karenakan mendapat Inspeksi dari dinas terkait.

Loading...


“Sebelumnya Fauna ternak yang kami pelihara mendapat pengecekan kesehatan dari petugas dan dokter Fauna di dinas peternakan, sehingga Fauna ternak yang dijual terjamin bebas dari penyakit,” Perkataan Ujang.


Bupati Cianjur Heman Suherman Menyebut, pihaknya mengizinkan pedagang dari luar untuk menjajakan Fauna ternak di Cianjur, dengan catatan di kondisi sehat dengan bukti surat keterangan dari dinas terkait di wilayahnya. Pedagang juga wajib berjualan di tempat yang sudah disediakan, khususnya pasar Fauna.


“Untuk pasokan Fauna kurban selama ini, Cianjur dibantu pedagang dari luar, sehingga kami izinkan dengan catatan tak berjualan sembarang tempat dan Fauna ternak mengantongi surat izin sehat dari dinas terkait. Seandainya melanggar kita akan tertibkan,” Perkataan Heman.

Pedagang: Penjualan Fauna Kurban di Cianjur Menurun karena PMK

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here