Home Berita Islam Terbaru Myanmar Buru Warga Rohingya yang Curhat ke PBB

Myanmar Buru Warga Rohingya yang Curhat ke PBB

53
0
Berita Islam 24H – Penduduk desa Rohingya yang berbicara kepada delegasi Dewan Keamanan PBB di Rakhine pekan lalu di ini bersembunyi di karenakan ditargetkan oleh badan keamanan Myanmar. Hal itu Disampaikan oleh Disorientasi satu anggota masyarakat.
Penduduk desa Itu berbicara kepada delegasi di mereka berkunjung ke Rakhine utara bulan ini. Mereka setelah itu menceritakan kekerasan yang mereka alami oleh militer Myanmar. di ini mereka terpaksa melarikan diri Seusai badan keamanan meluncurkan perburuan untuk mereka.
Seorang wartawan Rohingya mengaku kepada the Guardian bahwa sebelum datangnya delegasi itu, pihak berwenang di kota Maungdaw telah memperingatkan Rohingya di desa-desa sekitarnya supaya tak memberi tahu apa pun yang merugikan mengenai pemerintah atau pasukan keamanan. “Siapa pun yang tak mematuhi peringatan akan menghadapi konsekuensi keras, pihak berwenang mengancam,” Perkataan wartawan itu.
Sebagian besar penduduk menolak untuk berbicara dengan utusan Itu Seusai ancaman itu keluar. Sementara di desa Nolboinna, tiga remaja laki-laki dan seorang wanita setengah baya bersedia menentang perintah dan menceritakan semuanya kepada utusan Dewan Keamanan PBB itu.
Genjah Seusai utusan Itu meninggalkan Nolboinna, agen dari Sa Ra Pa atau unit intelijen militer dan penjaga perbatasan polisi (BGP) Myanmar tiba di desa Menelusuri Rohingya yang telah berbicara dengan mereka. Sekarang mereka terpaksa melarikan diri demi keselamatan mereka.
“Beberapa agen intelijen yang menemani utusan telah memfilmkan percakapan antara penduduk desa Rohingya dan utusan di Nolboinna,” Perkataan wartawan, yang meminta untuk tetap tak disebutkan namanya di karenakan alasan keamanan.
Agen Sa Ra Pa menunjukkan beberapa klip video itu kepada administrator desa dan penduduk desa Nolboinna lainnya dan meminta dukungan mereka untuk Menelusuri tahu empat warga desa Rohingya. “Kami tak tahu apakah mereka masih di Myanmar atau telah menyeberang ke Bangladesh,” ujarnya.
Administrator dan penduduk desa lainnya Menyebut kepada militer bahwa mereka tak tahu keberadaan tiga anak laki-laki dan perempuan itu. Akan akan tetapi menurut seorang aktivis politik Rohingya yang berbasis di Bangladesh Ko Ko Linn, badan-badan keamanan masih menjalankan pencarian di seluruh desa di wilayah itu.
“di karenakan berbicara jujur, keempat penduduk desa Rohingya menanggung konsekuensinya. Seperti yang terjadi di kasus beberapa orang lain di masa lalu, mereka diburu oleh pasukan Myanmar,” Perkataan Linn.
Selama kunjungan seharian ke Rakhine di 1 Mei, utusan DK PBB mengunjungi beberapa desa Rohingya. Kunjungan itu bertujuan untuk mendengar pengalaman langsung kekerasan selama penumpasan keamanan dari sebanyak mungkin warga desa Rohingya.
Bagaikan hasil dari temuan mereka di perjalanan, di Rabu (9/5), Dewan Keamanan PBB menyerukan kepada Myanmar untuk mempercepat upaya untuk memastikan kembalinya Rohingya yang aman. Pihaknya juga meminta supaya Myanmar Genjah menahan para pelaku Agresi yang bertanggung jawab terhadap minoritas Muslim.
di suatu rancangan laporan, anggota dewan menyerukan kepada pemerintah Myanmar untuk menjalankan penyelidikan transparan atas tuduhan penyalahgunaan Copyright asasi manusia dan pelanggaran.
Beberapa laporan penduduk desa Rohingya ditargetkan oleh badan keamanan Seusai mereka melaporkan pelecehan dan kekerasan terhadap pengamat dan media internasional juga terjadi di masa lalu. Perempuan Rohingya Noor Jahan dan Jamalida Begum terpaksa melarikan diri ke Bangladesh di Desember 2016 Seusai berbicara dengan wartawan. Sementara empat pria yang menceritakan kepada mantan jenderal keamanan PBB Kofi Annan mengenai penderitaan mereka, telah dipenjara. [b-islam24h.com / replubika]
Loading...
Advertisement

Myanmar Buru Warga Rohingya yang Curhat ke PBB

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here