Home Berita Islam Terbaru Menhan: Hasil intelijen benarkan adanya indikasi kebangkitan PKI

Menhan: Hasil intelijen benarkan adanya indikasi kebangkitan PKI

140
0
Menhan: Hasil intelijen benarkan adanya indikasi kebangkitan PKI
Berita Islam 24H – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menanggapi pernyataan Mayor Jenderal Purnawirawan TNI Kivlan Zen yang menyebutkan bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) bangkit kembali di Indonesia dan akan berkantor di Jalan Kramat, Jakarta Pusat.
“Hal itu, selagi ada Tap MPRS, itu tak boleh. Bisa diancam hingga dengan 20 tahun penjara dan ada juga Undang-undang Nomor 27 tahun 1999,” Perkataan Ryamizard di sela Simposium bertajuk Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi Lain di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (2/6)
di ketetapan MPRS dengan nomor TAP/XXV/MPRS/1996 itu, mengatur mengenai Embargo idelogi Marxisme/Leninisme/Komunisme Bagaikan ideologi terlarang dan Undang-undang Nomor 27 tahun 1999 mengenai perubahan kitab undang-undang hukum pidana yang berkaitan dengan kejahatan terhadap keamanan negara.
Lebih lanjut, Ryamizard juga Menyebut pihaknya mempunyai hasil intelijen TNI yang menunjukkan kebangkitan PKI dan mempunyai fakta-fakta yang lengkap akan indikasi Itu.
Indikasi-indikasi Itu, Perkataan Ryamizard, memang ada di Indonesia yang dibuktikan dengan kemunculan orang-orang yang memakai atribut dengan lambang identik dengan komunisme.
“Kita kan angkatan darat, kita kan lengkap fakta-fakta segala macam. Coba lihat pakai baju kaos palu arit, pawai-pawai bubarkan teritorial, nginjek-nginjek patung revolusi, itu kan kelihatan menunjukan diri, artinya tak boleh,” ujar Ryamizard.
Seperti diberitakan sebelumnya, Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen Menyebut Partai Komunis Indonesia telah kembali bangkit dua minggu yang lalu, dia Menyebut pimpinannya bernama Wahyu Setiaji. [ceramahterbaru.net / ac]
Loading...

Menhan: Hasil intelijen benarkan adanya indikasi kebangkitan PKI

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here