Home Berita Islam Terbaru Mahfud MD kepada Menag: Hati-Hati Pak Menteri

Mahfud MD kepada Menag: Hati-Hati Pak Menteri

104
0
Mahfud MD kepada Menag: Hati-Hati Pak Menteri
Berita Islam 24H – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, beberapa waktu lalu Menyebut bahwa pemerintah sedang mempersiapkan Anggaran mengenai pungutan zakat yang berasal dari pemotongan gaji ASN atau PNS yang beragama Islam. Menurutnya, pemotongan Itu hanya dikhususkan untuk yang muslim. Sebab, hanya umat Islam yang mempunyai kewajiban membayar zakat.
Atas hal Itu, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD pun angkat bicara.”Seandainya PNS mau mau bersedekah atau berinfaq dengan ikhlas itu tentu sangat bagus. Tapi itu jangan disebut zakat supaya tak menyesatkan. Tapi Seandainya sedekah atau infaq yang ikhlas tentu tak Bisa dipotong langsung melalui Perpres atau Peraturan Menteri,” ungkapnya melalui akun Twitter di Rabu, (07/02/2018).
Lebih lanjut, ia jelaskan bahwa zakat profesi itu istilah baru aja, bukan istilah naqliy. Tapi tetap penyetaraan nishabnya Yaitu zakat maal. “Misal, Seandainya MUI menyetarakan dengan 85 gram emas. Jadi tetap wajib nishab dan haul. Seandainya tak nishab dan haul namanya zakat harta rikaz. Itu lain lagi. Beda lagi dengan zakat fithrah,” jelasnya.
“Misal, seorang PNS bergaji 10 jt/bulan itu blm tentu wajib zakat. Gajinya dipakai makan, transport, SPP kuliah anak, cicilan rumah, dll. Misalkan tiap bulan Bisa nabung 3 juta maka juga belum wajib zakat sebab komulasi tabungannya 1 tahun hanya 36 jt, belimm nishab. Masa, mau dipotong zakat!?” sambungnya.
Inti dari zakat maal, jelas Mahfud, itu Jadi wajib bila mencapai nishab (sejumlah minimal Eksklusif) serta haul (sudah dimiliki selama setahun penuh).
“PNS golongan IIIA atau B aja rasanya lebih banyak yang belum memenuhi syarat itu. Hati2, Pak Menteri. Jangan hingga membebani. Dirinci lagi lah,” tukasnya. [b-islam24h.com / kiblat]
Loading...

Mahfud MD kepada Menag: Hati-Hati Pak Menteri

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here