Home Kisah Islami Lumpuh Seusai mendengar Ucapan “Allah”

Lumpuh Seusai mendengar Ucapan “Allah”

112
0
Hayati Nabi Muhammad SAW memang selalu aja diliputi oleh berbagai ancaman. bagus dari di ataupun luar Islam. Bahkan di Rasulullah tertidur sekalipun, tak terlepas dengan hal demikian. Disorientasi satu Musyrikin bernama Ghaurats bin Harits mencoba mengancam membunuh Nabi Muhammad. Namun dengan ucapan “Allah” dari bibir Nabi yang mulia, Ghaurats lumpuh dan terjatuh. Seakan tak berdaya dihadapan Rasulullah. Untuk selengkapnya, berikut awal kisahnya :
di bulan Rabi’ul awwal tahun 7 hijriah,  Nabi SAW memperoleh informasi bahwa kabilah Bani Tsa’labah dan Bani Muharib, termasuk suku Ghathafan, bersekutu untuk menyerang Madinah, bahkan tak jarang sebagian dari mereka telah mengganggu kaum  muslim yang tinggal cukup jauh dari Madinah. di karenakan itu beliau memimpin satu pasukan berjumlah 700 orang Futuristis suku Itu di daerah Najd. Suku Ghathafan ini memang terkenal kekuatannya sejak masa jahiliah dan sangat ditakuti, suku ini pula yang bersekutu dengan Suku Quraisy untuk menyerang Madinah di Perang Khandaq (Ahzab).
Seusai dua hari perjalanan, beliau tiba dan beristirahat di Nakhl, tak jauh dari Ghathafan. Kebanyakan anggota pasukan Itu berjalan kaki sehingga banyak yang kakinya pecah-pecah (terluka) dan ada yang kukunya terkelupas. Mereka membalut kaki-kaki mereka dengan kain-kain perca, di karenakan itulah peperangan itu diberi nama Dzatur Riqa’ (yang ada tambalannya), dan tempat mereka singgah diberi nama yang Serupa.
Melihat kehadiran pasukan Nabi SAW di Nakhl, kabilah-kabilah dari suku Ghathafan itu merasa ketakutan. Sebagian dari mereka menawarkan perdamaian atau menyerah di bawah kekuasaan Madinah, termasuk kabilah Bani Tsa’labah dan Bani Muharib. Sebagian kecil lainnya ada yang memeluk Islam. di akhirnya, berangsur-angsur makin banyak dari suku Ghathafan ini yang memeluk Islam.
Jadi tak terjadi bentrok senjata langsung di Perang Dzatur Riqa’ ini, dan kaum muslimin beristirahat cukup tenang di Nakhl, termasuk juga Rasulullah SAW.
Namun demikian, ada aja satu dua orang yang tak puas dengan perdamaian itu. Disorientasi seorang musyrikin bernama Ghaurats bin Harits yang berasal dari Bani Muharib, berniat untuk membunuh Nabi SAW. Ia sukses menyelinap di perkemahan kaum muslim, dan ia melihat Nabi SAW sedang tertidur di bawah pohon dan pedang beliau tergantung di suatu ranting. Ghaurats mengambil pedang itu mengacungkan kepada beliau sambil menghardik, “Wahai Muhammad, tidakkah engkau takut kepadaku?”
Nabi SAW yang Genjah terbangun, berkata dengan tenang, “tak !!”
“Siapakah yang akan menghalangiku untuk membunuhmu?” Tanya Ghaurats lagi.
Dengan Lantang dan tegas Nabi menjawab “Allah!!”
Mendengar  Perkataan ‘Allah’ yang terlontar dari bibir Rasulullah SAW itu, tiba-tiba tubuhnya serasa lumpuh dan pedang itu terlepas dari tangannya, dan ia jatuh terduduk. Beliau Genjah mengambil pedang itu dan mengacungkannya kepada Ghaurats, dan bersabda, “Siapa yang Bisa menghalangiku untuk membunuhmu?”
Ghaurats berkata, “tak ada !! Jadilah engkau orang yang sebaik-baiknya menjatuhkan hukuman!!”
Nabi SAW tersenyum mendengar jawabannya itu, dan berkata, “Seandainya begitu bersaksilah engkau bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa aku Yaitu utusan Allah!!”
“tak,” Perkataan Ghaurats, “akan tetapi aku berjanji kepadamu untuk tak memusuhimu, dan tak akan bergabung dengan orang-orang yang memusuhimu!!”
Rasulullah tak memaksa Ghaurats untuk masuk Islam, beliau memaafkannya dan melepaskannya. saat Ghaurats kembali ke kaumnya ia berkata, “Aku baru aja kembali dari sebaik-baiknya orang di Global ini !!”
di riwayat lain ada peristiwa hampir Serupa dengan diatas, orang yang mencoba membunuh Nabi Itu bernama Du’tsur. Namun ia masuk Islam Seusai diajak oleh Rasulullah. [Ibnu Ghuron]

Loading...
Baca Info Menarik berikut ini di >>> Peristiwa Unik Matahari Yang wajib kalian Ketahui

Tag : Kisah Inspiratif Islam

Lumpuh Seusai mendengar Ucapan “Allah”

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here