Home Berita Islam Terbaru KPK Akan Lanjutkan Kasus Sumber Waras Dengan Temuan Baru Dari BPK

KPK Akan Lanjutkan Kasus Sumber Waras Dengan Temuan Baru Dari BPK

123
0
KPK Akan Lanjutkan Kasus Sumber Waras Dengan Temuan Baru Dari BPK
Berita Islam 24H – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merencanakan pertemuan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pekan depan terkait adanya fakta dan data baru Rumah Sakit Sumber Waras.
“BPK mengaku telah mendapatkan data dan fakta baru mengenai RS Sumber Waras. Pekan depan kita rencanakan untuk menjalankan pertemuan,” Perkataan Ketua KPK Agus Rahardjo usai acara seminar Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah di Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa (29/11).
Agus menegaskan bila perkara RS Sumber Waras hingga di ini masih berjalan dan di proses pengumpulan data dan fakta baru. “Untuk sumber waras prosesnya masih berjalan. Tak dihentikan dan masih proses pengumpulan data baru,” katanya.
wajib diketahui Laporan Hasil Inspeksi (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan atas Laporan Keuangan DKI Jakarta 2014 yang menyatakan pembelian tanah RS Sumber Waras berindikasi merugikan keuangan daerah hingga Rp191,3 miliar, di karenakan harga pembelian Pemprov DKI terlalu mahal.
BPK mengacu di harga pembelian PT Ciputra Karya Utama (CKU) kepada Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) tahun 2013 sebesar Rp564,3 miliar. CKU setelah itu membatalkan pembelian Tanah itu, di karenakan peruntukan tanah tak Bisa diubah untuk kepentingan komersial.
di LHP, BPK antara lain merekomendasikan supaya pemprov menagih tunggakan pajak bumi dan bangunan Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) selama 10 tahun sejak 1994-2014 senilai lebih dari Rp3 miliar. Selain itu, BPK juga merekomendasikan Gubernur DKI Jakarta supaya membagikan sanksi kepada Tim Pembelian Tanah yang dinilai tak cermat dan tak teliti memeriksa lokasi tanah berdasarkan Zona Nilai Tanah.
Namun Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai bahwa pemprov setempat membeli Tanah di Jalan Kyai Tapa 1 Grogol Jakarta Barat itu di karenakan nilai jual objek pajak di 2014 sebesar Rp20,7 juta per meter persegi. di karenakan itu, menurutnya, Pemprov DKI Jakarta diuntungkan mengingat pemilik Tanah menjual dengan harga sesuai NJOP sehingga total harganya Rp755,6 miliar, Padahal sesuai harga pasar nilainya lebih tinggi. [ceramahterbaru.net / cjc]
Loading...
loading…

KPK Akan Lanjutkan Kasus Sumber Waras Dengan Temuan Baru Dari BPK

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here