Home Berita Islam Terbaru Komisi I Minta Aparat Keamanan Selidiki 10 Koli Senjata Api di Bandara...

Komisi I Minta Aparat Keamanan Selidiki 10 Koli Senjata Api di Bandara Bengkulu

54
0
Komisi I Minta Aparat Keamanan Selidiki 10 Koli Senjata Api di Bandara Bengkulu
Berita Islam 24H – Anggota Komisi I DPR Supiadin Aries Putra meminta, aparat keamanan Bengkulu menjalankan penyelidikan terhadap pengiriman 10 koli senjata dan perlengkapannya yang ditemukan di Bandara Fatmawati-Soekarno, Bengkulu.
Menurut Supiadin, pengiriman senjata Inovasi lima pucuk senjata api laras panjang buatan Rusia jenis Saiga-12CEXP-01, kaliber 18,3 MM, 21 pistol softgun jenis CZ P-07, kaliber 22 mm, 42 buah sarung pistol dan 21 buah rompi anti peluru, wajib mendapat izin dari Menteri Pertahanan.
“Terlalu gegabah senjata dan amunisi dikirim dengan cara terbuka seperti melalui cargo Generik. Kasus Itu wajib diusut tuntas motiv dan latar belakangnya,” Perkataan Supiadin kepada TeropongSenayan di Jakarta, Rabu malam (4/10/2017).
Lebih jauh, Politisi Nasdem ini jelaskan, sesuai dengan Pasal 22 Permenhan Nomor 7 Tahun 2010, berbunyi ‘permohonan izin pengangkutan senjata api standart militer dan amunisi diajukan kepada Menteri Pertahanan (Menhan).
Maka itu, Mayjen TNI (Purn) ini meminta aparat keamanan di Bengkulu, mengecek masuknya senjata Itu dengan cara detail apakah sudah sesuai izin perundang-undangan atau belum.
“Mengapa pengirimnya jelas (BNN Pusat) akan tetapi alamat penerima Disorientasi,” tegasnya.
Diketahui beredar informasi bahwa 10 koli barang yang dipaket Itu masuk ke terminal cargo Bandara Fatmawati, dengan memakai jasa Disorientasi satu maskapai penerbangan. Paket Itu disebut dikirim oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.
Inovasi Itu berdasarkan hasil scan mesin Inspeksi X-ray Bandara Fatmawati. di ini, barang terlarang Itu sudah diamankan aparat Korem 041 Garuda Emas (Gamas) Bengkulu.
Sementara itu, di dikonfirmasi Kepala Bidang (kabid) Berantas BNN Provinsi Bengkulu, AKBP. Marlian Ansori Menyebut, senpi yang terekam X-Ray Bandara Fatmawati, milik BNN. Selain itu, Perkataan Marlian, pengiriman itu dikirim dengan cara resmi dengan didukung dokumen resmi.
”Surat dokumennya lengkap. Itu surat pengiriman dengan cara resmi untuk BNN Bengkulu,” Perkataan Marlian.
Marlian jelaskan, pengiriman senjata itu sesuai dengan kebutuhan personil di BNN Provinsi Bengkulu.
”Itu untuk pendukung tugas kita di rangka perang terhadap narkoba. Sebab selama ini kita belum dilengkapi senjata,” pungkas Marlian. [beritaislam24h.info / tsc]
Loading...

Komisi I Minta Aparat Keamanan Selidiki 10 Koli Senjata Api di Bandara Bengkulu

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here