Home Berita Islam Terbaru KH. Tengku Zulkarnain: Kondisi Masa di ini Mirip Era Munculnya PKI, Ulama...

KH. Tengku Zulkarnain: Kondisi Masa di ini Mirip Era Munculnya PKI, Ulama dan Islam Dihina

123
0
KH. Tengku Zulkarnain: Kondisi Masa di ini Mirip Era Munculnya PKI, Ulama dan Islam Dihina

Berita Islam 24H – Ceramah KH. Tengku Zulkarnain (Wakil Sekjen MUI) di Masjid Asy Syarif BSD.
Beliau jelaskan beberapa hal, diantaranya sbb:
1. Kondisi Masa di ini persis seperti era tahan 1964 (era munculnya pemberontakan PKI), banyak penghinaan terhadap ulama, umat Islam. di sejarah banyak ulama-ulama besar yang dipenjara waktu itu, Berawal Dari dari Buya Hamka, Muhammad Natsir, dsb. Besar pengorbanan ulama untuk menjaga agama dan ummat. Orang-orang tsb lah yang terus dikenang hingga di ini melalui kiprahnya.
2. Sikap MUI sudah jelas, Bagaikan pelindung agama dan pengayom ummat, berupaya bersikap.. Sesuai koridor hukum yang ada. Persoalan adanya pejabat publik yang di hakikatnya dibayar dari gaji rakyat dan Menyebut hal yang menyakiti ummat Yaitu hal serius yang wajib diluruskan.
3. Fitnah banyak datang dari berbagai pihak, Berawal Dari dari menista MUI, dsb. MUI itu tugasnya berat, ada di seluruh Indonesia, Forum ini hanya Bisa dukungan pemerintah 3 Milyar/tahun, untuk cukupi operasional, sewa gedung, pertemuan, dsb. Apa kira-kira cukup dengan dana tsb? Padahal kebutuhan real Rp 26 M/tahun. Setiap tahun pun diaudit, di karenakan ada uang Negara disitu, hasilnya WTP.
Para ulama wakil ummat ini tak digaji, mereka hanya diberi uang transport kala ada pertemuan, mereka meng-ikhlas-kan diri untuk mengurus ummat.
4. Adapun mengenai sangkaan memanfaatkan sertifikasi halal, itu Yaitu fitnah yang lebih keji lagi. Seandainya angka 480 T itu simpan dimana uangnya? Itu angka asumsi di di ada pembahasan RUU Agunan Perlindungan Produk Halal yang sekarang sudah disahkan 2014, namun hingga dengan sekarang belum ada Anggaran turunannya dari pemerintah, di karenakan ada kewajiban pemerintah dari UU itu untuk membentuk Forum penjamin produk halal, untuk Bisa sertifikat halal, wajib diperiksa, oleh pihak independen, MUI hanya pemberi stempel aja, ini mirip seperti sertifikasi ISO, or eco labelling certificate, punya tujuan Eksklusif, sesuai amanah UU. Untuk lakukan itu ada proses Inspeksi, dilakukan oleh auditor pangan, ada standar-standarnya. Biaya yang dikeluarkan lebih untuk penyelenggaraan aktivitas tsb. Kebetulan ada Forum otonom LPPOMMUI yang punya laboratorium terbaik di Asia Tenggara Bagaikan sarana untuk test kehalalan produk. Seandainya ada produk tak Bisa sertifikat halal ya di karenakan tak lulus ujinya, di karenakan ada standarnya.
5. Di sosial media banyak sekali pihak yang menista dan menggerakkan untuk menista ulama dan MUI, banyak akun-akun fake/palsu, sehingga yang beredar opininya lebih banyak yang jelek akhirnya.. di karenakan itu memang tujuannya. Lalu apakah kita berdiam diri aja, walau hanya untuk sekedar membela yang benar? Ada kewajiban kita Bagaikan ummat Islam untuk menyatakan kebenaran, di karenakan itu bagian dari keimanan.
6. Di setiap masa memang diciptakan golongan yang gemar mencela agama, ulama, dipelopori orang-orang bertitel cendekiawan, ataupun profesor sekalipun. Jangan hingga tertipu. [beritaislam24h.com / ppc]
Loading...

KH. Tengku Zulkarnain: Kondisi Masa di ini Mirip Era Munculnya PKI, Ulama dan Islam Dihina

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here