Home Berita Islam Terbaru Kayak Tahu Aja Mbulet: Dulu Bilang Ahok Diberhentikan Seusai Selesai Cuti Kampanye,...

Kayak Tahu Aja Mbulet: Dulu Bilang Ahok Diberhentikan Seusai Selesai Cuti Kampanye, Sekarang Nunggu Tuntutan Jaksa

104
0
Kayak Tahu Aja Mbulet: Dulu Bilang Ahok Diberhentikan Seusai Selesai Cuti Kampanye, Sekarang Nunggu Tuntutan Jaksa
Berita Islam 24H – Menteri di Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan akan Genjah menentukan nasib Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok Bagaikan Gubernur DKI. Menurut Tjahjo, keputusan Letak Ahok hanya tinggal menunggu tuntutan Jaksa Penuntut Generik (JPU) di kasus yang di ini menjeratnya.
“Saya tinggal menunggu tuntutan Jaksa Seusai saksi-saksi di persidangan selesai,” Perkataan Tjahjo di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 7 Februari 2017.
Tajahjo Menyebut Undang-undang mensyaratkan bahwa petahana yang maju lagi akan cuti hingga masa kampanye selesai. Di mana masa cuti kampanye Pilkada DKI Jakarta akan berakhir di 11 Februari 2017, bertepatan dengan hari terakhir kampanye.
Namun, di karenakan Ahok di ini masih menghadapi proses hukum di kasus penistaan agama, maka nasib Ahok kembali memimpin Jakarta ditentukan oleh tuntutan jaksa.
“Seandainya tuntutan jaksanya lima tahun, ya saya akan memberhentikan sementara, hingga proses incracht (berkekuatan hukum tetap), ” jelas Tjahjo.
Sebaliknya, bila Jaksa Penuntut Generik menuntut Ahok dengan hukuman di bawah lima tahun, maka Kemendagri akan tetap kembali memimpin Jakarta paska masa cutinya Demisioner.
“Seandainya tuntutannya di bawah lima tahun, ya dia (Ahok) tetap menjabat gubernur. Kecuali dia terkena OTT (operasi tangkap tangan) atau ditahan, dia (otomatis) kita berhentikan, di karenakan mengganggu jalannya pemerintah, ” tutur Mendagri.
Link: http://m.viva.co.id/berita/metro/880202-mendagri-nasib-ahok-pimpin-dki-tergantung-tuntutan-jaksa
Padahal….
Padahal Dulu Mendagri menyatakan akan memberhentikan Ahok (yang sudah berstatus terdakwa) Seusai selesai masa cuti kampanye.
Ahok Diberhentikan Sementara Bagaikan Gubernur DKI Seusai Selesai Cuti Kampanye
[Jumat, 16 Desember 2016 | 18:18 WIB]
KOMPAS.com – Menteri di Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo Menyebut, pemberhentian sementara terhadap Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dilakukan Seusai masa cuti kampanye yang dijalaninya berakhir.
Hal ini disampaikan Tjahjo terkait status Ahok Bagaikan terdakwa di kasus dugaan peniodaan agama.
“Sekarang ini kan petahana (Ahok) lagi cuti. Berarti kan sedang tak menjabat. Nah begitu (Seusai masa) cutinya Demisioner, baru akan diberhentikan,” ujar Tjahjo, di Kampus Institut Pemerintahan di Negeri (IPDN), Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (16/12/2016).
Tjahjo jelaskan, kepala daerah yang sedang menjalani persidangan atau proses hukum akan tetapi tak ditahan akan diberhentikan sementara.
Tujuannya supaya kepala daerah Itu Bisa fokus di persoalan hukum yang sedang dijalaninya dan tak mengambil kebijakan di pemerintahan.
Adapun pemberhentian sementara itu berlaku hingga ada putusan yang berkekuatan hukum tetap.
“Bisa di tingkat pertama, Bisa di (tingkat) banding, Bisa di (tingkat) kasasi. Seusai diberhentikan sementara, nanti wakilnya yang menggantikan,” Perkataan Tjahjo.
bila merujuk ke peraturan perundang-undangan, Pasal 84 UU No 32 Tahun 2014 mengenai Pemerintahan Daerah, menyebutkan, di pokoknya Yaitu presiden atau menteri Bisa memberhentikan sementara kepala daerah bila tersangkut permasalahan dan masuk ke proses persidangan selambat-lambatnya selama 30 hari terhitung sejak menerima salinan nomor perkara dari pengadilan negeri.
Apabila putusan pengadilan menyatakan bersalah, maka kepala daerah akan diberhentikan dari jabatannya.
Sementara, apabila dinyatakan tak bersalah, maka presiden atau menteri wajib merehabilitasi kepala daerah yang dimaksud.
di ini, Kemendagri belum menerima salinan nomor perkara kasus Ahok dari pengadilan.
http://nasional.kompas.com/read/2016/12/16/18184081/ahok.diberhentikan.sementara.Bagaikan.gubernur.dki.Seusai.selesai.cuti.kampanye
***
KESIMPULANNYA: MENDAGRI MBULET
Kayak Tahu aja.
* Awalnya beralasan: Kemendagri belum menerima salinan nomor perkara kasus Ahok dari pengadilan.
* Seusai register dari pengadilan terbit, ngeles lagi: Nunggu selesai masa cuti kampanye.
* Seusai cuti kampanye akan berakhir, kembali ngeles: Nunggu tuntutan Jaksa Penuntut Generik.
Ngatur negoro kok seenaknya sendiri. Apa bakal mbulet-mbulet begini kalo bukan kasus Ahok?
Ahli Hukum Tata Negara Prof. Romli Atmasasmita menyatakan Seandainya Ahok yang berstatus terdakwa tak diberhentikan sementara maka Presiden melanggar dua Undang-undang, yakni UU Pemda dan UU Pilkada.
Berikut pernyataan Prof. Romli melalui akun twitternya:
“Menurut UU Pemda dan UU Pilkada status terdakwa diberhentikan sementara wajib hukumnya tak ada kecuali.”
“Cuti berakhir untuk Ahok maka pemberhentian sementara berlaku dan plt Gub diperpanjang lagi.”
“bila Ahok melanjutkan jabatan gubernurmaka presiden melanggar dua uu tsb.”
“Harap ahli hukum dan masyarakat cermati/teliti UU Pemda dan UU Pilkada ttg pemberhentian sementara jabatan gubernur.”
“Bapak Mendagri wajib dibedakan antara pemberhentian sementara di karenakan cuti Bagaikan paslon gub DKI dan di karenakan status terdakwa.”
“Pendapat saya bukan di karenakan kebencian akan tetapi saya ingin hukum ditegakkan sungguh-sungguh di negeri ini di karenakan asas equality before the law (kesamaan hukum) berlaku terhadap siapapun.” [beritaislam24h.id / pi]
Loading...

Kayak Tahu Aja Mbulet: Dulu Bilang Ahok Diberhentikan Seusai Selesai Cuti Kampanye, Sekarang Nunggu Tuntutan Jaksa

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here