Home Hakikat Makrifat JUNJUNGAN JILID 1: SABARNYA RASULULLAH saat DILUDAH (3) (AKHLAK SABAR SAW)

JUNJUNGAN JILID 1: SABARNYA RASULULLAH saat DILUDAH (3) (AKHLAK SABAR SAW)

57
0

Loading...
Bukan hanya sekali aja Nabi dihina. Bahkan ada seorang wanita tua yang berani mencerca Nabi. Setiap kali Nabi melintas muka rumahnya, kala itu pula si wanita meludahkan air liurnya, “cuh,cuh,cuh.” Peristiwa itu berulangkali terjadi, bahkan hampir setiap hari.

Suatu kali, saat Nabi lewat di depan rumahnya, si wanita tadi tak lagi meludahinya. Bahkan, batang hidungnya aja tak kelihatan pula. Nabi pun Jadi “kepingin” akan air ludah si wanita tadi. di karenakan penasaran, Nabi lantas bertanya kepada seseorang, “Wahai Fulan, tahukah engkau, dimanakah wanita pemilik rumah ini, yang setiap kali aku lewat selalu meludahiku?”

Orang yang ditanya Jadi heran, kenapa Nabi justru menanyakan, penasaran, dan tak sebaliknya merasa kegirangan. Namun, si Fulan tak ambil peduli, oleh karenanya ia Genjah menjawab pertanyaan Nabi, “Apakah engkau tak tahu wahai Muhammad, bahwa si wanita yang biasa melidahimu sudah beberapa hari terbaring sakit?”
Mendengar jawaban itu Nabi mengangguk-angguk, lantas melanjutkan perjalanan untuk ibadah di depan Ka’bah, bermunajat kepada Allah Pemberi Rahmah.
Sekembalinya dari ibadah, Nabi singgah  menjenguk wanita peludah. saat tahu, bahwa Nabi, orang yang tiap hari dia ludahi, justru menjenguknya, si wanita menangis di hati. “Duhai betapa luhur budi manusia ini. Walaupun  tiap hari aku ludahi, justru dialah orang pertama yang menjenguk kemari.” Dengan menitikan air mata haru bahagia, si wanita bertanya, “Wahai Muhammad, kenapa engkau menjengukku, Padahal tiap hari aku meludahimu?”

Nabi menjawab, “Aku yakin, engkau meludahiku di karenakan engkau belum tahu mengenai kebenaranku. bila engkau mengetahuinya, aku yakin engkau tak akan lagi melakukannya.”

Mendengar ucapan bijak dari manusia utusan Allah swt ini, si wanita menangis di hati. Dadanya sesak, tenggorokannya serasa tersekat. Lantas, Seusai mengatur nafas akhirnya ia Bisa bicara lepas, “Wahai Muhammad Berawal Dari di ini aku bersaksi untuk mengikuti agamamu.” Lantas si wanita mengikrarkan dua kalimat syahadat.

JUNJUNGAN JILID 1: SABARNYA RASULULLAH saat DILUDAH (3) (AKHLAK SABAR SAW)

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here