Home Berita Islam Terbaru Innalillahi! Shalawat Nabi Digabung Lagu Natal di Manado

Innalillahi! Shalawat Nabi Digabung Lagu Natal di Manado

124
0
Innalillahi! Shalawat Nabi Digabung Lagu Natal di Manado
Berita Islam 24H – Suasana tak biasa terlihat di Festival Keragaman Sulawesi Utara, di Gedung DPRD Sulut, Sabtu 10 Desember 2016. Rasa hikmat terpancar dari para peserta festival.
Kala itu, selawat disenandungkan Ketua Forum Artis Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi), Taufik Bilfalqih, namun dipadukan dengan lagu Natal berjudul Gloria yang digubah di bahasa Arab.
Tabuhan rebana Bagaikan pengiring lagu menambah nuansa berbeda festival Itu. “Saya baru dengar penggabungan selawat dan lagu Natal. Membuat merinding, dan ini hanya ada di Festival Keragaman Sulut yang dilaksanakan oleh kerukunan antarumat beragama di Manado,” Perkataan Angeline, Disorientasi seorang warga.
Dia Menyebut, kerukunan antarumat beragama di Sulut luar biasa. Ini terlihat dari antusias pemuka agama yang hadir di acara itu. Helatan Itu diketahui dihadiri sejumlah pemuka agama bagus dari Kristen Protestan, Katolik, Islam, Hindu, Budha, Konghucu, serta komunitas lainnya.
di mendengar selawat nabi dan lagu Natal, hadirin yang berada di ruang rapat DPRD Sulut sontak berdiri dan Empati bernyanyi. Menurut Taufik Bilfaqih, gubahan selawat dan lagu Gloria merupakan bagian dari seni. “Saya tahu kerukunan umat beragama di Sulut luar biasa, Jadi berani membuat lagu ini. Seandainya di tempat lain takut buat lagu ini,” Perkataan Taufik.
Dia menambahkan, lirik lagu itu baru dibuat dua hari lalu. Ia berlatih Serupa teman-temannya sehari sebelum pementasan. Ia pun merasa terkejut dengan sambutan riuh dari para peserta yang datang.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Keragaman Sulut, Sofyan Yosadi, Menyebut, kegiatan ini juga memperingati hari Copyright Asasi Manusia, selain menumbuhkan rasa kebersamaan dan cinta akan toleransi.
“Kami akan berikan pesan banyak hal di Indonesia dan Global. Kami tak butuh kebencian, permusuhan dan penutupan tempat ibadah, di karenakan kita semua beragama,” ujar Sofyan.
Senada, Habib Muhsin Bilfaqih, pengasuh Yayasan Al Hikam Manado Menyebut, Pancasila merupakan alat pengikat seluruh agama yang berada di Indonesia. “Keragaman umat beragama di Sulut hingga sekarang begitu bagus. Lihat aja yang hadir begitu banyak dari semua agama serta lapisan ormas,” katanya.
Dia menambahkan, dari Manado, Sulawesi Utara, seluruh pemuka agama berdoa untuk saudara yang berada di Aceh, supaya selalu diberkati Tuhan. [ceramahterbaru.net / vnc]
Loading...

Innalillahi! Shalawat Nabi Digabung Lagu Natal di Manado

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here