Home Berita Islam Terbaru Ini Etika Menjenguk Orang Sakit Menurut Rasulullah SAW

Ini Etika Menjenguk Orang Sakit Menurut Rasulullah SAW

48
0
Etika Menjenguk Orang Sakit – Menenguk orang yang sedang sakit merupakan suatu amal perbuatan yang sangat mulia. Mau menjenguk orang yang sedang sakit berarti peduli dengan orang lain dan juga mau membantu orang lain untuk meringankan beban yang sedang ditanggungnya.

di Agama Islam sendiri, aktivitas menjenguk orang sakit merupakan suatu amal perbuatan yang mempunyai ganjaran pahala yang cukup besar. Bahkan, dijelaskan di suatu hadits, bahwa orang yang menjenguk kerabatnya yang sedang sakit akan mendapat doa dari 70 ribu Malaikat Allah. Hal ini senada dengan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi yang artinya :

“Tidaklah seorang muslim menjenguk muslim lainnya di pagi hari melainkan 70 ribu malaikat akan bershalawat (mendoakan ampunan) baginya hingga sore harinya. bila menjenguk di sore hari, maka 70 ribu malaikat akan bershalawat baginya hingga pagi hari. Dia pun berhak untuk mempunyai buah – buahan yang dipetik di surga.” (H.R. Al-Tirmidzi).

di menjenguk orang yang sedang sakit, Rasulullah menyeru umatnya untuk menerapkan beberapa etika menjenguk orang sakit berikut ini :
Etika Menjenguk Orang Sakit

5 Etika Menjenguk Orang Sakit Menurut Rasulullah SAW

Mendoakan Orang yang Sedang Sakit
Penyakit merupakan bentuk lain dari musibah. Oleh sebab itu, untuk mengurangi derita orang yang sedang sakit, kita yang menjenguk sudah sewajarnya mendoakan orang yang sedang sakit dengan ikhlas dan sungguh – sungguh. Rasulullah SAW sendiri, mencontohkan kita untuk membaca surat Al Ikhlas, An Na, Al Falaq dan lafadz doa “As’alullahaladzim, Rabbalarsiladzim ayyashafika” sebanyak 7 kali.

Mengingatkan Orang yang Sedang Sakit untuk Bersabar
Seperti yang telah disebutkan di atas, penyakit merupakan bentuk lain dari suatu musibah. Oleh di karenakan itu, Bagaikan kerabat atau pun saudara, kita tentunya mempunyai kewajiban mengingatkan saudara kita untuk bersabar. di hal ini, kita wajib terus mengingatkannya untuk semangat, tak berputus asa, dan terus berlaku husnuzan kepada Allah SWT. Kita juga wajib mengingatkan bila penyakit merupakan suatu bentuk Afeksi sayang Allah kepada umatnya yang tak ingin umatnya terlena dengan seluruh nikmat yang diberikan-Nya.

Melarangnya untuk Mengeluh
Selain mengingatkannya untuk terus bersabar, kita juga wajib terus mengingatkan orang yang sakit untuk tak mengeluh akan segala penyakitnya. di hal ini, kita wajib mampu memberitahukan kepadanya bahwa mengeluh tak akan Bisa menyembuhkan penyakitnya. Dan Allah tak menyukai orang yang suka mengeluh dan juga berputus asa.

Mengelus Tangan Orang yang Sakit
Etika menjenguk orang sakit yang selanjutnya Yaitu mengelus tangan orang yang sedang sakit. Etika mengelus tangan orang yang sedang sakit Sempat dicontohkan oleh Rasulullah saat ia mengunjungi Sa’ad yang saat itu sedang di keadaan sakit keras. Sambil mendo’akan Sa’ad, Rasulullah SAW terus mengelus punggung tangan Sa’ad untuk membuatnya tetap tenang dan tabah terhadap penyakit yang sedang dialami. Meskipun begitu, untuk menghindari terjadinya fitnah, kita sebaiknya hanya menerapkan etika yang satu ini saat menjenguk kerabat yang Sesuai atau pun yang masih tergolong ke di mahram.

Ingat Waktu
Selain empat adab di atas, adab menjenguk orang sakit yang terakhir Yaitu ingat waktu. Seperti yang kita ketahui bersama, orang sakit butuh banyak istirahat supaya penyakit yang dideritanya Bisa lebih Genjah sembuh. Oleh di karenakan itu, Bagaikan saudara yang berniat bagus, kita tak sepantasnya berlama – lama saat menjenguk orang yang sedang sakit.
Baca juga: Doa saat sakit
Itulah 5 etika menjenguk orang sakit yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Semoga bermanfaat ya!
Loading...

Ini Etika Menjenguk Orang Sakit Menurut Rasulullah SAW

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here