Home Doa Islam Hikmah dan Keutamaan Qurban di Hari Raya Idul Adha

Hikmah dan Keutamaan Qurban di Hari Raya Idul Adha

35
0

Website Eksklusif Doa – Alhamdulillah sekarang kita semua sudah memasuki bulan dzulhijjah. Banyak amalan spesial di bulan yang penuh berkah ini dengan pahala yang luar biasa, seperti Puasa Sunah di Bulan Dzulhijjah, untuk lebih jelasnya mengenai amalan puasa sunah ini, silakna Bisa dipelajari artikel sebelumnya yang berjudul “Niat Puasa Dzhulhijjah 10 hari Pertama Lengkap Arab, Latin dan Artinya”. Selain puasa sunnah, tepat di tanggal 10 dzulhijjah semua umat muslim juga merayakan hari kemenangan atau hari raya idul adha serta ibadah qurban.

(Pelajari juga: Doa Niat Mandi Hari Raya Idul Adha Lengkap)

Lebaran idul adha atau lebaran haji, sangat identik dengan penyembelihan Fauna qurban. Biasanya Seusai selesai melaksanakan sholat iedul adha, maka panitia qurban akan menjalankan penyembelihan Fauna qurban yang setelah itu daging qurban Dikotomi-bagikan ke kaum dhuafa dan/atau masyarakat dengan cara Generik. Nah, sebenarnya apa keutamaan dan hikmah berqurban di hari raya idul adha?. Untuk lebih jelasnya, silakan simak ulasannya berikut ini :  

  1. Berkurban Yaitu Ciri Keislaman Seseorang
    Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

    “Siapa yang mendapati dirinya di keadaan lapang, lalu ia tak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat Ied kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

  2. Ibadah kurban Yaitu Disorientasi satu ibadah yang paling disukai oleh Allah
    Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda:

    “tak ada amalan anak cucu Adam di hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih Fauna qurban), sesungguhnya di hari kiamat nanti Fauna-Fauna Itu akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan hingga kepada Allah –Bagaikan qurban– di manapun Fauna itu disembelih sebelum darahnya hingga ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya.” (HR. Ibn Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi menyatakan: Hadits ini Yaitu hasan gharib)

  3. Berkurban membawa misi kepedulian di sesama, menggembirakan kaum dhuafa

    “Hari Raya Qurban Yaitu hari untuk makan, minum dan dzikir kepada Allah” (HR. Muslim)

  4. Berkurban Yaitu sebagian dari syiar agama Islam
    Allah SWT berfirman:
    وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الأنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ

    Artinya :
    “Dan untuk tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka Menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, di karenakan itu berserah dirilah kita kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)”. (QS. Al Hajj : 34)

  5. Berkurban Yaitu ibadah yang paling utama
    Allah SWT berfirman:
    فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

    Artinya :
    “Maka dirikanlah shalat di karenakan Tuhanmu; dan berkurbanlah.”. (QS. Al Kautsar : 2)

    Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ra sebagaimana di Majmu’ Fatawa (16/531-532) saat menafsirkan ayat kedua surat Al-Kautsar menguraikan : “Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan beliau untuk mengumpulkan dua ibadah yang agung ini Yaitu shalat dan menyembelih qurban yang menunjukkan sikap taqarrub, tawadhu’, merasa butuh kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, husnuzhan, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, janji, perintah, serta keutamaan-Nya.”

    “Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku (kurban), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” [Qur’an Surat Al An’am : 162]

    Loading...

    Beliau juga menegaskan: “Ibadah harta benda yang paling mulia Yaitu menyembelih qurban, Padahal ibadah badan yang paling utama Yaitu shalat…”

  6. Mengenang ujian kecintaan dari Allah kepada Nabi Ibrahim
    Allah SWT berfirman:
    فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ. فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ. وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ. قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ. إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلاءُ الْمُبِينُ. وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ.

    Artinya :
    “Maka tatkala anak itu hingga (di umur sanggup) berusaha bersama-Serupa Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat di mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kita akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kita telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat bagus. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.”. (QS. Ash Shaffat : 102 – 107)

    Yang dimaksud dengan membenarkan mimpi ialah mempercayai bahwa mimpi itu benar dari Allah s.w.t. dan wajib melaksana kannya. Sesudah nyata kesabaran dan ketaatan Ibrahim dan Ismail a.s. Maka Allah melarang menyembelih Ismail dan untuk meneruskan korban, Allah menggantinya dengan seekor sembelihan (kambing). Peristiwa ini Jadi dasar disyariatkannya Qurban yang dilakukan di hari raya haji.

  7. Kebaikan dari setiap helai bulu Fauna kurban
    Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata:

    “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban Yaitu sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya Yaitu satu kebaikan.”Mereka menjawab: “Seandainya bulu-bulunya?”Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.”. (HR. Ahmad dan Ibn Majah)

Teman-teman, itulah beberapa keutamaan dan hikmah ibadah qurban dihari raya idul adha, semoga kita semua termasuk orang-orang yang melaksanakan ibadah qurban di tahun ini. Amin.
bila teman-teman ingin sejarah mengenai hari raya qurban, silakan Bisa dipelajari artikel yang berjudul “Sejarah Idul Adha Hari Raya Qurban Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail”.

Demikian yang Bisa kami share di kesempatan yang penuh berkah ini. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin.

Hikmah dan Keutamaan Qurban di Hari Raya Idul Adha

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here