Home Berita Islam Terbaru GNPF-MUI Ternyata Tolak Ustaz Yang Diajukan Kepolisian Untuk Isi Aksi 212

GNPF-MUI Ternyata Tolak Ustaz Yang Diajukan Kepolisian Untuk Isi Aksi 212

111
0
GNPF-MUI Ternyata Tolak Ustaz Yang Diajukan Kepolisian Untuk Isi Aksi 212
Berita Islam 24H – Aksi Bela Islam III 2 Desember 2016 yang sedianya digelar di sekitar Thamrin dan Sudirman akhirnya dilaksanakan di kawasan Monas.
Hal itu berdasarkan permintaan dari pihak Pemerintah/Kepolisian. Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) menerima Seusai persyaratan yang diajukan juga dipenuhi.
“Mereka minta shalat di Monas. Tapi kita minta 10 (persyaratan),” jelas Ketua Dewan Penasihat GNPF-MUI, Habib Muhammad Rizieq Syihab, di acara Evaluasi Aksi Bela Islam III di Markaz Syariah FPI, Petamburan, Jakarta, Minggu (4/12).
Permintaan Itu antara lain, pertama, selain semua pintu Monas dibuka, juga wajib ada pintu tambahan. Tujuannya untuk memudahkan umat Islam yang mau Empati ABI III masuk. Kedua, Pemerintah wajib menyediakan toilet sebanyak-banyaknya.
“(Ketiga), kita yang atur shafnya. Sebab Seandainya mereka yang atur shafnya, nanti urusannya bukan shaf syar’i tapi shaf politik. Seandainya shaf politik nanti dibelik-belokin supaya tak menghadap kiblat,” jelasnya.
Permintaan Itu dipenuhi. GNPF-MUI menghadirkan MUI dan Kementerian Agama untuk membahas masalah shaf supaya sesuai syariat Islam. “Kita (yang) atur shafnya,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah/Kepolisian wajib menyiapkan Anjung dan menyediakan sound system. “Sekeliling Monas semua wajib ada toa,” urainya.
Yang paling penting dari persyaratan yang diajukan itu, pemegang acara tetap GNPF-MUI. Semua yang berbicara atau Jadi petugas di acara Aksi 212 ditentukan dan atas izin dari GNPF-MUI.
“Ada beberapa Ustaz yang diajukan polisi, kita tolak. Ini alamat belok ngomongnya. Yang belok-belok nggak kita Afeksi. Saya nggak wajib sebutin namanya,” ujar Habib Rizieq.
Dia bersyukur permintaan yang diajukan GNPF-MUI Itu diterima oleh Kepolisian. Acara Itu berjalan dengan sukses bahkan dijadiri jutaan umat Islam.
“Kita tak diizinkan shalat di HI. Tapi buntut shaf hingga ke HI Saudara. Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar. Alhamdulillah,” tandasnya. [ceramahterbaru.net / rc]
Loading...

GNPF-MUI Ternyata Tolak Ustaz Yang Diajukan Kepolisian Untuk Isi Aksi 212

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here