Home Ceramah Islam Terbaru FENOMENA KERAMAT LUAR BATANG YANG MESTI DIJAGA

FENOMENA KERAMAT LUAR BATANG YANG MESTI DIJAGA

249
0

Pendeta Adolf Heuken SJ menulis di Bukunya bahwa belanda voc memberi tanah luar batang taun 1799 Seusai kewafatan supaya dipelihara dengan bagus kepada RA Fatahillah dan keturunanya, Dulu Masjid Luar Batang terletak di sebelah utara tembok kota lama, lokasi Itu sesudah pertengahan abad ke 17 diuruk, dan Berawal Dari dihuni orang orang Cirebon di tahun 1730.
Mereka bertugas membersihkan mulut kali Ciliwung dari lumpur, supaya kapal Bisa hingga ke Pasar Ikan yang letaknya tak Jauh dari Masjid Luar Batang. 

Disamping Masjid Luar Batang terdapat Makam Al-Habib Husein bin Abubakar Al-Aydrus, gema ketokohan Habib Husein tak Bisa di ingkari, Luar biasa.
di buku L.W.C. Van den Berg di tahun 1886 menunjukan betapa populernya Habib Husein, ia menuliskan di bukunya :
“tak hanya golongan Pribumi, tapi juga orang Cina campuran dan kaum Indo ber Ziarah memohon kepada Tuhan mereka, dengan mengambil berkah (Tawassul) kepadanya untuk memohon keberhasilan di Usaha dan urusannya masing-masing.”
Penjualan di sekitar daerah Masjid Kramat Luar Batang di itu mencapai 8.000 Gulden setahun.
Dan Sempat kami tuliskan di tulisan kami sebelumnya di bulan Ramadhan yang lalu, bahwa nama Luar Batang merupakan Kampung Baru, yang karna Habib Husein meminta kepada pemerintah Belanda yang di waktu itu sangat ingin membagikan hadiah di Habib karna ingin berterimakasih kepada beliau, dan Gubernur Belanda itu menawarkan tanah-tanah yang lainnya, lalu Habib Menyebut :
“apabila ingin menghadiahkannya cukup menghadiahkan Tanah yang di tancapi batang batang pohon itu aja.”
karna memang tanah Itu merupakan tempat Bahari pasang dan Seusai itu Masyhur adanya Kampung Baru Luar Batang, lebih lebih ketokohan Al-Habib Husein bin Abubakar Al-Aydrus yang merupakan Ulama dan Auliya illah yang mempunyai Dzuhuril Karomah, dan banyak kalangan Auliya Illah menyatakan bahwa :
“Al-Habib Husein Yaitu Qutbul Aqthob ( Pimpinan Para Auliya Illah ) di itu.
Al-Habib Husein bin Abubakar Al-Aydrus wafat di Bulan Rhomadhon tahun 1169 berbetulan 24 Juni 1756 M, dan Dulu banyak masyarakat Betawi meminta kepada Mufti Batavia Yaitu Al-Habib Ustman bin Yahya (Sayyid Utsman Betawi pengarang Kitab Sifat 20) untuk mengadakan Houl Al-Habib Husein Luar Batang di Bulan Rhomadhon, tapi Habib Ustman bilang kepada seluruh Masyarakat di waktu itu :
“Jangan di Bulan puasa …. Kasihan yang jauh jauh, baiknya nanti di waktu Lebaran sekalian berlebaran satu Serupa lain”
Dan di sepakati Houl diadakan di hari Ahad ke Tiga bulan Syawal, hal Itu Seusai wafatnya Habib Ustman, dan di teruskan oleh Al-Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi dari kampung Kwitang.
Dulu Habib Ali apabila ingin menghadiri Houl Habib Husein Luar Batang Seusai mengajar terlebih Dulu di Majlisnya di Kwitang dengan mempercepat waktu dari biasa mengajar di Majlisnya, dan di waktu itu peringatan Houl menunggu rombongannya Habib Ali Kwitang, hal kebiasaan Itu di teruskan oleh Habib Muhammad (anak beliau) dan juga hingga di ini, hanya bedanya, acara tak lagi menunggu rombongan dari Kwitang mengingat meningkatnya Jamaah yang datang dari tempat yang Jauh-jauh.
Semua Al-Habaib Jakarta dan sekitarnya juga yang datang dari di serta luar Negri, apabila datang ke Jakarta akan menyempatkan Ziarah ke Luar Batang, karna Al-Habib Ali bin Husein Al-Athos Menyebut :
“Al-Habib Husein bin Abu Bakar Al-Aydrus merupakan Pintu gerbangnya Kota Jakarta”
AlHabib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Kwitang Menyebut :
“Al-Habib Husein Luar Batang Yaitu Pakunya Tanah Betawi”

Loading...
AlHabib Sholeh bin Muchsin Al-Hamid Tanggul Menyebut :
“Siapa yang berziaroh ke Habibana Husein segala Urusannya Qabul, Habib Husein Yaitu Sulthonnya Para Auliya”
abdkadiralhamid@2016
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn

Subscribe to receive free email updates:

FENOMENA KERAMAT LUAR BATANG YANG MESTI DIJAGA

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here