Home Berita Islam Terbaru Fatwa PBNU : Shalat Jumat di Jalan tak Absah, Bagaimana bila Shalat...

Fatwa PBNU : Shalat Jumat di Jalan tak Absah, Bagaimana bila Shalat di Lingkungan Gereja?

127
0
Fatwa PBNU : Shalat Jumat di Jalan tak Absah, Bagaimana bila Shalat di Lingkungan Gereja?
Berita Islam 24H – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU, dengan cara resmi telah mengeluarkan fatwa yakni bahwa Shalat Jumat di jalan itu tak Absah. Fatwa ini dikeluarkan seiring dengan menguatnya rencana aksi Bela Islam jilid III di 2 Desember mendatang, yang Disorientasi satu agendanya akan menggelar shalat Jumat di sekitar Bundaran HI.
Sebelumnya, santer diberitakan bahwa umat Islam akan kembali menggelar aksi unjuk rasa lanjutan untuk menuntut Gubernur DKI yang sudah Jadi tersangka namun tak menjalani penahanan. Berbagai elemen masyarakat dan umat Islam pun akan kembali menyuarakan tuntutannya supaya Ahok Genjah di tahan.
Ratusan ribu umat Islam yang tergabung di Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majlis Ulama Indonesia atau GMNF-MUI ini akan menggelar shalat Jumat dengan Letak imamnya berada di Bundaran HI. Selain itu, sebelum menggelar shalat Jumat mereka juga akan mengadakan do’a bersama di sepanjang jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin.
Menyikapi hal Itu, beberapa pihak sudah menyuarakan keberatannya bila shalat Jumat digelar di jalan. Disorientasi satunya Yaitu Kapolri yang menyebutkan bahwa dengan melaksanakan Shalat Jumat di jalan di sekitaran Bundaran HI itu akan mengganggu ketertiban Generik.
Pun begitu dengan NU. Melalui Ketua Generik PBNU Said Aqil Siradj, NU menyatakan bahwa menggelar Shalat Jumat di jalan Yaitu tak Absah. Said Aqil berpendapat bahwa sesuai faham yang dianutnya Shalat Jumat wajib dilakukan di Masjid.
Namun begitu, ada beberapa pendapat para ulama terkait shalat Jumat di jalan Itu. Ada yang menganggapnya makruh atau sebaiknya jangan dilakukan, namun sebagian ulama juga tak melarang atau memperbolehkannya. Hal Itu tentunya disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang berlangsung.
Menyikapi adanya keinginan umat Islam yang hendak menunaikan shalat khususnya Shalat Jum’at bukan di tempat yang biasanya, tentu publik akan teringat di hal serupa yang Sempat terjadi. Beberapa waktu lalu, ada sekelompok orang yang diantaranya Yaitu Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, yang menggelar shalat berjamaah di aula suatu Gereja.
Tentunya banyak dari kita yang lantas bertanya-tanya terkait shalat di lingkungan Gereja Itu. Apakah ada fatwa Eksklusif yang melarangnya ataupun memperbolehkannya? di karenakan bagaimanapun, setiap keyakinan tentunya mempunyai tempat dan tata tutorial peribadatannya masing-masing.
Terkait shalat di ruang lingkup Gereja yang merupakan tempat peribadatan untuk umat atau penganut agama lain, sebagian besar Ulama melarangnya. Namun begitu, ada juga yang memperbolehkannya bila memang di kondisi atau keadaan darurat dan mendesak. Meski demikian, bila shalat yang dilakukan di luar tempat peribadatan umat Muslim ini dilakukan dengan cara sengaja, mayoritas Ulama dengan tegas melarangnya.
Terkait Shalat Jum’at di lapangan ataupun Shalat berjamaah di lingkungan Gereja, itu bergantung di keyakinan masing-masing. PBNU sendiri belum mengeluarkan fatwanya di ada beberapa kaum Muslim yang menunaikan shalat berjamaah di lingkungan Gereja.
Lebih dari itu, fatwa juga hanya sekedar hasil kajian ulama yang keshahihannya jelas tak sebanding dengan Al Qur’an. bila makna Surat Al Maaudah 51 aja Bisa dibiaskan, lalu bagaimana dengan fatwa sebagian ulama? [ceramahterbaru.net / si]
Loading...
loading…

Fatwa PBNU : Shalat Jumat di Jalan tak Absah, Bagaimana bila Shalat di Lingkungan Gereja?

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here