Home Ceramah Islam Terbaru Etos TOKOH-TOKOH NASIONAL mengenai REVOLUSI AKHLAK

Etos TOKOH-TOKOH NASIONAL mengenai REVOLUSI AKHLAK

157
0
MOHON DIBANTU SUBSCRIBE DAN SHARE YAH
Etos TOKOH-TOKOH NASIONAL mengenai REVOLUSI AKHLAK “REVOLUSI AKHLAK Yaitu REPRESENTATIF DASAR NEGARA PANCASILA” Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab Menyebut tak berniat memberontak di pemerintahan Absah di gerakannya. Perkataan Habib Rizieq, gurunya Serupa sekali tak Sempat mengajarkan makar ke pemerintahan yang terpilih dan Absah. Habib Rizieq menegaskan pemberontakan kepada pemerintahan Absah tak akan dilakukan kecuali bila terjadi genosida di umat Islam di Indonesia. Tapi, nyatanya tak ada genosida umat Islam. di karenakan itu, tegas Habib Rizieq, tak ada pemberontakan di Indonesia. Namun, Habib Rizieq hanya meminta pemerintah Absah siap dikritik oleh masyarakat bila kebijakannya tak sesuai dengan kemakmuran rakyat. Pun demikian dengan gerakan Revolusi Akhlak. Dia meminta masyarakat tak Disorientasi paham paham dengan konsep Revolusi Akhlak. Lewat pidatonya di Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh di peringatan Reuni 212 di siaran Front TV, Rabu (2/12/2020), Habib Rizieq menegaskan Revolusi Akhlak itu bukan revolusi berdarah ataupun bersenjata, Serupa sekali tak demikian. “Jangan ada dengar Perkataan Revolusi Ahlak itu revolusi bersenjata, itu ngak betul. Kami ini dididik guru kami dengan ahlusunnah wal jamaah, kita tak boleh menjalankan pemberontakan pemerintahan Absah, Seandainya sudah dinyatakan pemerintah itu Absah, lepas suka tak suka, adil tak adil, kita wajib akui itu ini tetap pemerintahan,” jelas Habib Rizieq seperti dikutip Hops.id–jaringan Suara.com. Malahan Habib Rizieq melarang pemberontakan kepada pemerintahan yang Absah di ini. Sebab untuk Habib Rizieq, di ini tak ada alasan untuk menjalankan pemberontakan kepada pemerintahan Jokowi. “Tak boleh kita lakukan pemberontakan, kecuali di ulama ada umat Islam dibantai, genoside, itu boleh di konteks bela diri. Itu dibenarkan hukum agama dan internasional,” ujarnya. Selain itu, Habib Rizieq Menyebut Disorientasi apabila orang menganggap Revolusi Akhlak itu Yaitu revolusi untuk pemberontakan, bukan juga revolusi berdarah. “Saya ingatkan Revolusi Akhlak digambakan ini revolusi berdarah, revolusi makar, revolusi pemberontakan, revolusi jatuhkan pemerintah Absah, wah..nggak gitu. Kita selalu buka diri, rekonsiliasi, ayo Serupa-Serupa duduk saling memperbaiki,” katanya. Habib Rizieq Menyebut dia akan objektif dengan kebijakan pemerintahan, yang bagus bakal diapresiasi dan yang jelek kebijakan tak populer wajib dikritisi. Jangan tuli dan buta dengan kritik dari oposisi. “Mengkritik pemerintahan Absah itu bukan makar, bukan pemberontakan. Ini wajib dijelaskan, nggak ada niatan (makar di pemerintahan) kita ini ahlusunnah wal jama’ah,” Perkataan dia. Habib Rizieq menyadari diri bukan orang suci, dia Bisa terkena kesalahan. Makanya dia terbuka dengan dialog dan rekonsiliasi. “Nggak ada yang maksum di antara kita, kita-kita ini ada kesalahan kelalaian, kita saling koreksi. Ini bagian dari Revolusi Akhlak supaya Jadi jelas,” tutur tokoh FPI. BUAT TEMAN – TEMAN YANG SUDAH SUPORT CHANEL INI TERIMA Afeksi BANYAK, DAN untuk KALIAN YANG BELUM SUBSCRIBE CHANNEL INI SILAHKAN KLIK TOMBOL SUBSCRIBENYA YA TEMAN TEMAN supaya Bisa NOTIFIKASI UNTUK VIDEO TEBARU DARI KAMI

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

Etos TOKOH-TOKOH NASIONAL mengenai REVOLUSI AKHLAK

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here