Home Berita Islam Terbaru Etika Kehidupan Bertetangga di Islam

Etika Kehidupan Bertetangga di Islam

105
0

TETANGGA memang Disorientasi satu makhluk yang wajib kita muliakan. Berbagai Copyright kita penuhi sehingga seseorang yang mempunyai tetangga Muslim akan Bisa merasakan indahnya akhlak Islam. Bahkan tak sekedar itu, tak sekedar memenuhi haknya. Hasan Bashri menyatakan termasuk berbuat bagus kepada tetangga Yaitu tak mengganggunya. tak menjalankan sesuatu yang menyebabkan tetangga terganggu. Bahkan Seandainya tetangga Itu yang mengganggu, kita pun wajib sabar menghadapinya. Tentu kesabaran Itu kita lakukan Seusai kita memberitahukan bahwa perbuatannya mengganggu kita.

Untuk hal-hal yang sifatnya memang wajib terjadi, kita wajib sabar menghadapinya. Misalnya tetangga sebelah membangun atau merenovasi rumah hingga terdengar berisik. Sementara apabila kita yang membangun rumah kita wajib tahu diri dengan sebelumnya menyatakan permintaan maaf. Seandainya ada yang melukai atau merusak bangunan rumahnya kita ganti. Dari Abu Hurairah r.a. pula bahwasanya Rasulullah bersabda, “Janganlah seseorang tetangga itu melarang tetangganya yang lain untuk menancapkan Ebonit di dindingnya untuk pengukuh atap dan lain-lain”. (Muttafaq ‘alaih).

Etika Kehidupan Bertetangga di Islam

Loading...

Terhadap tetangga yang mengganggu dengan perbuatannya pun kita wajib bersabar. Misalnya mereka mengadakan pesta hingga larut malam dengan musik yang hingar bingar. Kita wajib menegurnya terlebih anak kecil kita tak Bisa tidur dibuatnya. Apabila Seusai ditegur tak juga mengindahkan di situlah kita patut bersabar. Juga tetangga yang suka memarkir mobil sembarang, menaruh sampah tak di tempatnya, susah bayar iuran, dan sebagainya. Kita wajib sabar menghadapinya. Yang utama kita wajib memberitahu kepadanya bahwa Hayati bertetangga itu saling menghargai kitapun akan menghargai. Seandainya pun ia tak menghargai kita akan sabar menghadapinya. Dengan kesabaran kita insya Allah dirinya akan sadar.

Dari Abu Hurairah pula bahawasanya Rasulullah s.a.w. bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah menyakiti tetangganya, bagus dengan Perkataan-Perkataan atau perbuatan. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah memuliakan tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah berkata yang bagus atau Seandainya tak Bisa berkata bagus, maka hendaklah berdiam aja, yakni jangan malahan berkata yang tak bagus.” (Muttafaq ‘alaih). Islampos

Etika Kehidupan Bertetangga di Islam

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here