Home Politics DPR : Embargo Mudik, Pengusaha Otobus Rugi Rp 18 Miliar

DPR : Embargo Mudik, Pengusaha Otobus Rugi Rp 18 Miliar

25
0

Pemerintah wajib Genjah mengundangkan ketentuan teknis terkait Embargo mudik lebaran

CeramahTerbaru.net, JAKARTA — Anggota Komisi V DPR RI, Suryadi Jaya Purnama memperkirakan pengusaha otobus akan menemui kerugian sekitar Rp 18 miliar imbas kebijakan Embargo mudik yang akan dimulai 6 – 17 Mei 2021. Suryadi meminta pemerintah mengantisipasi adanya kerugian yang dialami perusahaan pengangkutan mudik.


“Pemerintah wajib Genjah mengundangkan ketentuan teknis yang telah dirancang Kemenhub terkait Embargo mudik Itu yang hingga di ini tak kunjung disahkan,” Perkataan Suryadi, Kamis (22/4).


Suryadi Menyebut hal Itu dibutuhkan supaya Bisa membagikan kejelasan terkait teknis pelarangan mudik Itu untuk masyarakat dan perusahaan otobus supaya tak berimplikasi di kenaikan harga tiket yang serampangan. Suryadi berpendapat, supaya di ketentuan Itu juga diatur terkait pengendalian harga tiket.


“supaya masyarakat tak terbebani harga tiket yang mahal dan membagikan kompensasi di perusahaan otobus yang berpotensi menemui kerugian bagus itu di bentuk keringanan pajak ataupun subsidi spare part,” ujarnya.

Loading...


Selain itu, ia berharap bahwa ketentuan teknis yang akan disahkan seharusnya Berguru dari pengalaman  dan mengambil esensi dari pelarangan mudik tahun lalu Yaitu bahwa yang seharusnya dicegah Yaitu adanya penyebaran virus karena adanya perjalanan orang. Sehingga ketentuan teknis Itu diharapkan lebih mengarah di pengendalian mudik lebaran dengan cara maksimal melalui penegakkan protokol kesehatan dengan cara ketat di semua wilayah.


“Dengan demikian diharapkan ekonomi Bisa tetap berjalan, tak ada yang dirugikan bagus masyarakat ataupun perusahaan otobus, akan tetapi disaat yang Serupa penyebaran virus juga Bisa ditanggulangi,” jelasnya. 


 

DPR : Embargo Mudik, Pengusaha Otobus Rugi Rp 18 Miliar

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here