Home Berita Islam Terbaru Djarot Dinilai Tak Dewasa Berpolitik bila Tak Hadiri Paripurna Pertama Anies-Sandi

Djarot Dinilai Tak Dewasa Berpolitik bila Tak Hadiri Paripurna Pertama Anies-Sandi

66
0
Djarot Dinilai Tak Dewasa Berpolitik bila Tak Hadiri Paripurna Pertama Anies-Sandi
Berita Islam 24H – Isu Djarot Saiful Hidayat tak mau menghadiri paripurna Anies-Sandi di DPRD usai pelantikan, membuat tak nyaman. Kabar itu beredar di lingkungan DPRD DKI sejak awal pekan ini, dan Jadi bahan pembicaraan.
Pengamat politik dari Universitas Indonesia Reza Haryadi Menyebut, sebaiknya Djarot hadir Bagaikan wujud penghargaan terhadap proses estafet kepemimpinan, yang telah berjalan dengan cara konstitusional dan demokratis.
Selain itu, Perkataan Reza, kehadiran Djarot juga akan membagikan Frekuwensi politik positif untuk upaya membangun soliditas dan sinergi antar-kekuatan politik, untuk pemerintahan DKI Jakarta yang baru.
“Kan sebelumnya Sempat terfragmentasi di pilgub yang lalu. Jadi bagus sekali Seandainya Pak Djarot berkenan hadir,” Perkataan Reza saat dihubungi Wartakotalive.com, Kamis (12/10/2017).
Lagi pula, apabila Djarot benar-benar tak hadir, justru menampakkan ketidakdewasaan di berpolitik untuk Djarot.
“Seandainya Pak Djarot tak hadir, nanti Bisa dipersepsikan seolah-olah ada friksi dan ketidakdewasaan di berpolitik, di karenakan Anemia legowo menerima kekalahan di bersaing di Pilgub,” ujar Reza.
Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Serupa Luar Negeri DKI Jakarta Muhamad Mawardi, mengaku belum tahu terkait rencana Djarot tak akan hadir di paripurna pertama Anies-Sandi di Senin (16/10/2017) pekan depan.
Paripurna di DPRD akan diadakan Seusai acara pelantikan di Istana Presiden, Senin pekan depan.
Tapi, berdasarkan jadwal acara di BalaiKota DKI usai pelantikan, Djarot memang sudah meninggalkan Balai Kota sebelum paripurna di DPRD DKI.
“Jadi nanti Demisioner serah terima kan Pak Djarot diantar Pak Anies-Sandi ke pendopo. Di pendopo Pak Djarot sudah ditunggu mobil dan langsung meninggalkan Balai Kota,” papar Mawardi saat dihubungi Wartakotalive.com, Kamis (12/10/2017).
Seusai itu, Mawardi tak tahu Djarot ke mana. Sebab, sejak itu Djarot sudah Jadi warga biasa.
Tapi, Perkataan Mawardi, biasanya pihak Sekretaris DPRD DKI Jakarta mengundang mantan gubernur yang baru lengser, di paripurna pertama pemimpin baru.
“Biasanya sih diundang. Dan nanti hadir lagi di acara paripurna Bagaikan warga biasa,” ucap Mawardi.
Sementara itu pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2018-2022 yang diagendakan di Senin (16/10/2017) mendatang Disampaikan Anies Rasyid Baswedan bakal dilanjutkan dengan pesta di Balai Kota.
Pesta berupa syukuran itu katanya Jadi pertanda untuk Berawal Dari membangun Ibukota.
“Kita jangan syukuran boleh-boleh aja, tapi Pilkada sudah selesai kemarin dan sekarang ini selamatan di mana memasuki untuk memulai babak baru amanat baru dan kita Berawal Dari dengan mendoakan,” Perkataan Anies Baswedan usai fitting baju di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan di Kamis (12/10/2017).
“Jadi selametan ini tradisi Nusantara supaya kita memulai sesuatu yang baru ini dengan berdoa, dengan mengadakan kegiatan, semoga Allah yang maha kuasa memudahkan. Bukan berbeda tapi saya menjalankan supaya penamaannya lebih pas aja,” ujar Anies Baswedan.
Anies Baswedan mengungkapkan, bila biaya syukuran seluruhnya berasal dari sumbangan masyarakat serta relawan Anies-Sandi.
Sebab, pihak protokoler Pemprov DKI Jakarta hanya menyiapkan suatu Anjung dan beberapa sarana lainnya.
“Kebanyakan (dana syukuran) dari warga, di karenakan yang disiapkan hanya Anjung, (kebutuhan lainnya) semua yang saweran (patungan), termasuk semua relawan relawan,” Perkataan Anies Baswedan.
Lebih lanjut Anies Baswedan Menyebut, proses pelantikan akan dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia (RI) di Istana Negara di sekitar pukul 16.00 WIB, selanjutnya rombongan akan Futuristis Balai Kota sekitar pukul 17.30 WIB.
Sesampainya di Balai Kota, serah terima jabatan katanya langsung dilakukan, sebelum akhirnya istirahat untuk shalat Maghrib di sekira pukul 18.00 WIB.
“Lalu jam 19 dilanjutkan Sidang Paripurna DPRD dan Seusai sidang Paripurna selesai, sekitar jam 21.00 WIB dilanjutkan dengan acara bersama rakyat. Warga ada di Balai kota sesuai dengan kemauan mereka. Tapi kita bersyukur bahwa acaranya di sore hari sehingga lebih sejuk. Banyak warga yang mau datang dengan suasana sore, Jadi tak Geothermal,” ujar Anies Baswedan.
Terkait pesta rakyat Itu, dirinya berharap supaya masyarakat Bisa tertib dan tak membawa berbagai macam atribut.
Anies Baswedan berharap supaya masyarakat berdoa supaya perjalanan dirinya bersama Sandi di membangun Ibu Kota dimudahkan ke depannya.
“Yang penting tertib, rapi, jangan bawa atribut macam-macam. Kita semua datang mau selametan, mau mendoakan dan kita ingin supaya ini Jadi selametan buat semuanya. Kita ingin supaya perjalanan Jakarta lebih bagus,” Perkataan Anies Baswedan. [beritaislam24h.info / tnc]
Loading...

Djarot Dinilai Tak Dewasa Berpolitik bila Tak Hadiri Paripurna Pertama Anies-Sandi

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here