Home Ceramah Islam Terbaru Disparitas Pendapat di karenakan Fitnah

Disparitas Pendapat di karenakan Fitnah

83
0

HABIB ABU BAKAR AL ADNI BIN ALI AL MASYHUR jelaskan :

“JAUHILAH BERDEBAT, Semua itu permainan iblis yang menyebabkan berhentinya masalah-masalah yang lebih penting di karenakan dikarenakan rayuan syaitan kepada Umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

bila kalian sensitif dan mampu memahami apa yang dibicarakan para ulama salafunas shalih, maka sesungguhnya tak ada satupun dari mereka yang mengajak kepada pertikaian dan perpecahan.

Kami tak mau kalian merasa dengki walau sebesar biji dzarrah dengan siapapun yang beragama Islam meskipun berbeda pemahaman.


Meski terkadang banyak berbeda pemahaman, Kami tak Sempat sedikitpun dengki kepada sesama muslim yang mendirikan Sholat, akan akan tetapi kami akan sangat sedih apabila melihat orang Islam yang meninggalkan sholat.


saat kami melihat orang yang berbicara atas nama orang ‘Alim untuk mencaci orang lain, saat kami melihat orang berbicara atas nama agama untuk tujuan membuat konflik ( perpecahan ) kepada umat, Perkara yang seperti inilah yang menyesakkan nafas kami.
Ketahuilah para masyayikh dan orang-orang ‘Alim tak membuang nafas-nafas mereka melainkan hanya untuk mengingatkan kami kepada Allah, Rasulullah, dan para Sahabat.
JALAN KAMI Yaitu MENJAGA LISAN DARI MENCACI DAN MENJAGA TANGAN DARI DARAH ORANG LAIN”

di acara seminar tadi, HABIB ABU BAKAR AL ADNI juga menyampaikan :


“Disparitas pendapat itu ada DUA :
1. Disparitas pendapat di karenakan ilmu
2. Disparitas pendapat di karenakan fitnah
Disparitas pendapat di karenakan ilmu itu sudah ada sejak Masa Dulu, di karenakan hal itu sudah merupakan sunnatullah, dan ini memang tak Bisa disatukan.

Namun Disparitas pendapat di karenakan fitnah itu yang masih Bisa disatukan apabila semua fitnah itu Bisa dihilangkan. Di di sekarang ini kekuatan fitnah lebih besar daripada ilmu, waspadalah terhadap berita-berita fitnah yang semakin banyak beredar.”

Penyebab terjadinya pertikaian di ini dikarenakan bergesernya nilai-nilai fiqh dakwah yang hanya terkungkung di permasalahan furu’iyyah (cabang-cabang). Padahal fiqh dakwah itu wajib dilandasi dengan kebenaran yang menyatukan, yakni kebenaran dari Rasulullah Saw.


Rukun di Islam itu ada 4, bukan hanya 3, yakni Iman, Islam, Ihsan, dan mengetahui Asterik-Asterik akhir Masa. Nabi Muhammad Saw sudah mengetahui bahwa di akhir Masa akan terjadi perpecahan di antara umat Islam, dan Nabi Muhammad Saw sudah mengajarkan bagaimana kita wajib menghadapi Asterik-Asterik akhir Masa.

Loading...

Asterik-Asterik akhir Masa itu ada 3, yakni Asterik yang besar, Asterik yang sedang, dan Asterik yang kecil. Semua itu sudah dijelaskan di hadits-hadits Nabi Muhammad Saw. Nabi Saw jelaskan: “Aku tak khawatir terhadap fitnah-fitnah Dajjal di akhir Masa, di karenakan aku yakin bila kita benar-benar beriman niscaya kita tak akan terpengaruh dan tersesat olehnya. akan tetapi aku lebih mengkhawatirkan para dai dan pemuka agama yang memecah-belah dan menyebarkan kesesatan.”


Oleh di karenakan itu, saya MENGHIMBAU kepada seluruh umat Islam supaya tak MUDAH TERPROVOKASI atas berita-berita miring yang memecah belah persatuan dan kesatuan umat. 


Waspada terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja atau tak untuk berupaya meruncingkan Interaksi antara Kiai dan Habaib.

INGAT bagus-bagus pesan Hadhratusy Syaikh KH. Hasyim As’ari pendiri NAHDLATUL ULAMA 

“Dakwah dengan tips memusuhi ibarat orang membangun kota akan tetapi merobohkan istananya.
Jagalah persatuan dan kesatuan kita, di karenakan orang lain juga memperkokoh persatuan mereka. terkadang-terkadang suatu kebatilan mencapai kemenangan dikarenakan mereka bersatu dan terorganisasi. Sebaliknya terkadang-terkadang yang benar Jadi lemah dan terkalahkan lantaran bercerai-berai dan saling bersengketa”

Kanjeng Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

سِبَابُ اْلمُسْلِمِ فُسُوْقٌ وَ قِتَالُهُ كُفْرٌ
“Mencaci orang Islam itu merupakan kefasiqan, dan membunuhnya merupakan kekafiran”. [ HR. Bukhari ]

abdkadiralhamid@2016
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Share on LinkedIn

Subscribe to receive free email updates:

Disparitas Pendapat di karenakan Fitnah

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here