Home Berita Islam Terbaru Beli Tanah Eks Dubes Inggris yang Ternyata Milik Negara, Ahok: Yang Beli...

Beli Tanah Eks Dubes Inggris yang Ternyata Milik Negara, Ahok: Yang Beli Jokowi Waktu Jadi Gubernur

126
0
Beli Tanah Eks Dubes Inggris yang Ternyata Milik Negara, Ahok: Yang Beli Jokowi Waktu Jadi Gubernur
Berita Islam 24H – Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku telah mempunyai surat rekomendasi pembelian Tanah eks Kedutaan Besar Inggris dari Badan Pertahanan Negara (BPN). Bahkan rekomendasi Itu diberikan di dirinya masih mendampingi Joko Widodo.
Basuki atau akrab disapa Ahok ini Menyebut, tak mengetahui tanah yang berada di dekat Bundara Hotel Indonesia Itu milik pemerintah pusat. Sebab, dia masih memegang surat rekomendasi pembelian dari BPN untuk Tanah seluas 4.185 meter persegi itu.
“Ada itu rekomendasinya sudah dari tahun 2015. Malah itu MoU (dengan BPN) pembelian dilakukan oleh Pak Jokowi saat Jadi Gubernur,” katanya di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (9/12).
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, berdasarkan surat rekomendasi Itu menyebutkan bila tanah itu telah diserahkan kepada Pemerintah Inggris. Dan hal Itu wajar aja, di karenakan Pemerintah Indonesia juga mendapatkan tanah di negara sahabat.
“BPN dari pemerintah pusat serahkan kepada Inggris, berartikan punya Inggris. Ada surat keterangan dari BPN. Sebetulnya di sistem tata negara biasanya pemerintah Afeksi tanah kepada negara temen namanya sahabat,” terangnya.
Ahok mencontohkan, Pemerintah Indonesia mendapatkan kedutaan besar yang strategis di Amerika Serikat. Sehingga Negara Paman Sam itu juga mendapatkan tempat yang bagus di Jakarta.
“Contoh Kedubes kita di Amerika kan bagus rumah Kedubes juga bagus banget di karenakan memang dikasih juga di daerah situ. Kita juga kasihnya di sini bagus banget. Areanya juga bagus seperti. Apalagi Inggris Amerika kan Interaksi kita sudah Interaksi lama,” tutupnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah Menyebut Tanah eks Kedutaan Besar Inggris yang dibeli Pemerintah Provinsi DKI ternyata status lahannya dimiliki oleh pemerintah pusat. Informasi itu disampaikan berdasarkan temuan dari Badan Pertanahan Nasional.
“Jadi, menurut BPN, mereka (Kedubes Inggris) wajib bayar sewa di karenakan itu Dulu tanahnya pemberian pemerintah,” Perkataan Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/12/2016).
Menurut Saefullah, pihak Pemprov DKI sudah Sempat berdialog dengan pihak Kedubes Inggris. di dialog yang juga diikuti pihak Kementerian Keuangan dan Kementerian Luar Negeri itu, Saefullah Menyebut pihak Kedubes mempertanyakan tak pernahnya ada penagihan uang sewa.
“Mereka justru tanya wajib bayar sewa ke siapa nih di karenakan tak ada tagihannya,” ujar Saefullah.
Tanah eks Kedubes Inggris yang dibeli Pemprov DKI berlokasi di kawasan sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat. di akhir Agustus 2016, Pemprov DKI Jakarta dan pihak Kedubes menyepakati pembelian Tanah mencapai Rp 479 miliar.
bila itu nantinya terbukti berstatus Tanah pemerintah, Saefullah menyatakan tak akan ada proses pembayaran sehingga uangnya Bisa dialihkan ke program lain.
“Seharusnya Seandainya tanah itu Bisa dari pinjaman pemerintah pusat, maka sekarang ini Seandainya mereka sudah tak wajib lagi ya harusnya dikembalikan aja,” ucap Saefullah.
Tanah eks Kedubes Inggris rencananya akan dijadikan taman, sementara bangunannya akan dijadikan cagar budaya. Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana membuat pusat pengawasan transportasi DKI Jakarta di Tanah seluas 4,185 meter persegi itu. [ceramahterbaru.net / mc]
Loading...

Beli Tanah Eks Dubes Inggris yang Ternyata Milik Negara, Ahok: Yang Beli Jokowi Waktu Jadi Gubernur

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here