Home Berita Islam Terbaru Banyak Terlibat Kasus, Ahok Masih aja Bebas Gentayangan

Banyak Terlibat Kasus, Ahok Masih aja Bebas Gentayangan

141
0
Banyak Terlibat Kasus, Ahok Masih aja Bebas Gentayangan
Berita Islam 24H – Belum lagi usai beberapa persoalan besar yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), seperti kasus dugaan‎ penistaan agama, pembelian Tanah Rumah Sakit Sumber Waras (RSSW), mega proyek reklamasi, Ahok kembali diterpa persoalan dana dukungan sosial Rp10 triliun lebih.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dituntut untuk bertindak lebih tegas dan aktif di menyelesaikan kasus-kasus mantan Bupati Belitung Timur itu.
Desakan supaya KPK mengusut dana Bansos Rp10 triliun yang dikelola Ahok itu disampaikan pengamat kebijakan dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah, dan Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), Mohammad Syaiful Jihad, kepada Harian Terbit, Kamis (8/12/2016).
Keduanya menuntut KPK untuk bertindak lebih tegas dan aktif di menyelesaikan kasus-kasus Ahok Itu. Hal itu, guna menjaga nama bagus KPK dengan cara kelembagaan dan tak membuat publik makin kecewa atas lambannya penyelesaian atas berbagai kasus yang melibatkan Ahok.‎ Serta, supaya KPK tak dinilai melindungi Ahok.
Seperti diwartakan, belum lama ini, mantan Staf Hhusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Arief, menuding Gubernur DKI non-aktif, Ahok tak jujur. Menurutnya, Ahok berbohong dengan memanfaatkan ketidaktahuan media, pendukungnya, serta rakyat.
“Ahok sering bohong, dia memanfaatkan ketidaktahuan media, pendukungnya dan rakyat. Dia menutupi fakta, itulah elektabilitasnya jatuh,” ujar Andi lewat kicauannya di Twitter.
Andi menuding selama memimpin di Jakarta bersama Jokowi ataupun Djarot, Ahok sudah menyedot Rp10 triliun lebih dana dukungan sosial hanya dengan proposal.
Ahok, Perkataan Andi, menolak rakyat dibantu dikurangi beban dengan dukungan langsung tunai (BLT) di karenakan bukan keadilan sosial. “Entah Berguru di mana ilmu sosialnya,” kritik Andi.
Andi pun meminta kepada wartawan supaya menanyakan kepada Ahok soal dukungan sosial ke Universitas Trisakti di 2012. hingga di ini, belum ada tanggapan dari Ahok terkait tudingan dari Andi Arief Itu.
KPK Lamban
Amir Hamzah mengaku kecewa dengan kinerja KPK yang lamban serta dinilai mengabaikan berbagai kasus yang melibatkan Ahok. Terutama, lanjut dia, terkait hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal Sumber Waras.
“Jangankan soal dana bansos, soal Sumber Waras aja ga jelas. Seandainya memang terbukti benar ada indikasi korupsi di dana bansos, KPK wajib Genjah Dinamis. Jangan terbiasa lamban,” Perkataan Amir di Jakarta, Kamis (8/12/2016).
Amir menilai, langkah KPK Berawal Dari bertingkah aneh. Hal itu tampak, terutama di menangani kasus Sumber Waras.
“di ini publik sudah hingga di kesimpulan bahwa KPK tak berani menuntaskan kasus korupsi RS Sumber Waras, KPK ingin menyelamatkan Ahok dari jeratan hukum‎,” ujar Amir.
Menurutnya, upaya melindungi Ahok tampak jelas dari ‘kegamangan’ KPK yang sibuk beretorika tanpa argumentasi hukum yang memadai. KPK nekat tak konsisten di melihat kasus. “Bukannya selama ini KPK mengandalkan temuan BPK di persidangan,” Perkataan Amir.
Apalagi, lanjut Amir, publik juga sudah tahu bagaimana ‘ngaconya’ Ahok di mengelola Pemprov DKI. dengan cara telanjang banyak pelanggaran yang dilakukan Ahok selama dua tahun terakhir.
“Ahok Bisa WDP (Wajar dengan Dispensasi) dari BPK tiga tahun berturut-turut, dengan segala indikasi Defleksi, belum lagi masalah reklamasi Teluk Jakarta, dimana izin yang dikeluarkan Ahok dibatalkan oleh PTUN. Terakhir masalah tanah rusun Cengkareng yang begitu sangat memalukan. Aset Pemda DKI terbelit kasus korupi,” katanya.
Dia juga memprediksi, bila KPK tetap ngotot melindungi Ahok, di waktu dekat bukan tak mustahil akan ada gerakan rakyat yang menuntut pembubaran KPK.
Berguru dari Polri
Sementara itu, Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), Mohammad Syaiful Jihad, Sempat Menyebut, KPK seharusnya malu atas ‘Agresi’ yang Sempat dilancarkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian terkait dugaan korupsi yang menyeret Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Ahok.
“Agresi Kapolri mudah-mudahan Bisa menambah energi KPK untuk menjadikan Ahok tersangka korupsi,” Perkataan Syaiful kepada Harian Terbit melalui pesan singkatnya di Jakarta, beberapa di lalu.
Dugaan kasus korupsi yang disebut-sebut melibatkan Ahok yang tengah diusut KPK diantaranya pembelian Tanah Rumah Sakit Sumber Waras dan reklamasi Teluk Jakarta.
Sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengklaim Polri lebih bagus dari KPK, di karenakan berani menetapkan Ahok Bagaikan tersangka. Ahok diketahui, telah Jadi tersangka kasus dugaan penistaan agama, terkait surat Al Maidah ayat 51. [ceramahterbaru.net / emc]
Loading...

Banyak Terlibat Kasus, Ahok Masih aja Bebas Gentayangan

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here