Home Ceramah Islam Terbaru Bahaya Gerakan Wahabi Salafi untuk Umat Islam

Bahaya Gerakan Wahabi Salafi untuk Umat Islam

73
0
Beritaislamterkini.com/ – Gerakan Wahabi Salafi–yang dikenal dengan ideologi takfir (mengkafirkan, mem-bid’ah-kan, men-syirik-kan sesama muslim)– Yaitu gerakan yang mengklaim dirinya Bagaikan gerakan pemurnian akidah (tauhid) dan mengikuti langkah ulama terdahulu atau ulama salaf. di karenakan itu gerakan ini disebut dengan berbagai nama seperti Wahhabi merujuk di nama pendirinya Muhammad bin Abdul Wahhab, Ahli Tauhid dan Salafi atau Wahabi Salafi. Di Global Arab, mereka lebih sering disebut dengan istilah harakatul Wahhabiyah As-Saudiyah (حركة الوهابية السعودية) atau gerakan Wahabi Arab Saudi di karenakan memang didirikan dan berpusat di Arab Saudi.

Banyak ulama non-Wahabi yang memberi nilai negatif di gerakan ini. tak mengherankan, di karenakan gerakan ini tak mempunyai sikap kompromi dan tak Sempat menilai positif kecuali kepada dirinya sendiri. Dan banyak label Anemia sedap dialamatkan di gerakan yang pendanaan penyebarannya didukung penuh oleh kerajaan Arab Saudi ini. Sebutan itu antara lain seperti “gerakan militan”, gerakan ekstrim, ideologi teroris, neo-Khawarij hingga gerakan sesat.

Bahaya Gerakan Wahabi Salafi untuk Umat Islam

Berikut beberapa pendapat ulama Sunni non-Wahhabi kontemporer terhadap Wahabi Salafi:

1. Dr. Ali Jumah, mufti Mesir Menyebut bahwa Wahabi Salafi Yaitu gerakan militan dan teror. [1]

2. Dr. Ahmad Tayyib, Syekh al-Azhar Menyebut bahwa Wahabi tak pantas Menyebut dirinya salafi di karenakan mereka tak berpijak di manhaj salaf.[2]

3. Dr. Yusuf Qardawi, intelektual Islam produktif dan ahli fiqh terkenal asal Mesir, Menyebut bahwa Wahabi Yaitu gerakan fanatik buta yang menganggap dirinya paling benar tanpa Disorientasi dan menganggap yang lain selalu Disorientasi tanpa ada kebenaran sedikitpun.[3] Gerakan Wahabi di Ghaza, menurut Qardawi, lebih suka memerangi dam membunuh sesama muslim daripada membunuh Yahudi.[4]

4. Dr. Wahbah Az-Zuhayli (وهبة الزحيلي), mufti Suriah dan ahli fiqh produktif, menulis magnum opus ensiklopedi fiqh 14 jilid berjudul Al Muwsuatul Fiqhi al-Islami (الموسوعة الفقه الإسلامي ) . Az-Zuhayli Menyebut seputar Wahabi Salafi (yang mengafirkan Jama’ah Tabligh): “mereka [Wahabi] Yaitu orang-orang yang suka mengkafirkan mayoritas muslim selain dirinya sendiri.”[5]

5. KH. Agil Siradj, ketua PBNU, Menyebut di berbagai kesempatan melalui artikel yang ditulisnya, wawancara tv, dan seminar bahwa terorisme modern berakal dari ideologi Wahabi.[6]

6. Syekh Hisyam Kabbani, ketua tariqah Naqshabandi Global, Menyebut bahwa Wahabi Salafi Yaitu gerakan neo-Khawarij.[7] Yaitu Genre keras yang menghalalkan darah sesama muslim dan terlibat di pembunuhan khalifah ke-3 Utsman bin Affan.

7. Syekh Muhammad Al-Ghazali, ulama berpengaruh Mesir, termasuk Disorientasi satu pengeritik paling keras gerakan Wahabi. di kitabnya yang berjudul “Al Wahhabiyah Tusyawwihul Islam wa Tuakhirul Muslim” (Wahabi menistakan Islam dan membuat muslim terbelakang) Al-Ghazali menuangkan sejumlah kritikan di Wahabi bagus yang ditulis oleh dirinya sendiri ataupun yang dikutip dari ulama dan intelektual Mesir yang lain.

Al-Ghazali antara lain menyatakan: Agama yang diserukan oleh sekelompok suku Baduwi ini (maksudnya Muhammad bin Abdul Wahab) Yaitu agama lain yang berbeda dengan agama Islam yang kita ketahui dan kita muliakan.

BAHAYA GERAKAN WAHABI SALAFI untuk UMAT ISLAM
DR. Ahmad Abdur Rohim As-Sayih di bukunya Khatrul Wahabiyah alal Ummatil Islamiyah menulis bahwa sejumlah fatwa dan ideologi Wahabi merupakan penghinaan terhadap Islam dengan mengkafirkan pengikut madzhab Islam yang lain dan meremehkan pendapat para ulama besar yang bertentangan dengan pendapat pendiri madzhab Wahabi Muhammad bin Abdul Wahab. Apa yang terkandung dari pendapat mereka menunjukkan bahwa Wahabi Yaitu bentuk baru dari gerakan Khawarij yang muncul di awal Islam.

Mufti Mazhab Syafi’i dan ketua dewan pengajar di Makkah di masa Sultan Abdul Hamid, Syekh Zaini Dahlan, di bukunya yang berjudul Addurar as-Saniyah fir Raddi alal Wahabiyah menyatakan di halaman 46: “Muhammad bin Abdul Wahab berkata: ‘Saya mengajak kalian di Tauhid dan meninggalkan syirik di Allah. Dan semua hal yang berada di bawah lapis langit yang tujuh Yaitu musyrik dengan cara Absolut. Siapa yang membunuh seorang musyrik maka ia masuk surga”
Muhammad bin Abdul Wahab dan golongan Wahabinya menghakimi muslim lain Bagaikan kafir dan menghalalkan darah dan harta mereka.

PENDAPAT ULAMA DAN Ahli MESIR TAHUN 2010 mengenai WAHABI

di bulan Mei 2010 suatu seminar yang dihadiri sejumlah ulama dan Ahli Islam diadakan di Kairo Mesir dengan tema: “Bahasa Wahabi di Islam dan Global”. Beberapa narasumber yang hadir antara lain Dr. Abdurrohman Al-Subki dari ulama Al-Azhar, pemikir Dr. Ahmad Al-Sayih dosen Akidah dan Filsafat Islam Universitas Al-Azhar dan penasihat Ahmad Abduh Ahli di bidang gerakan Islam di Mesir, Abdul Fattah Asakir seorang pemikir Islam terkenal, Dr. Abdullah Al-Sa’dawi seorang pemikir, Dr. Ahmad Syauqi Al-Fajri, Dr. Ali Abdul Jawad Ahli di kajian gerakan Islam.

Loading...

Kesimpulan dari hasil pertemuan ini Yaitu Bagaikan berikut:

Pertama, para Ahli dan ulama menyatakan di pembahasan mereka bahwa Wahabi memakai tutorial dakwah dan pemikira ekstrim yang menafikan dan mengkafirkan yang lain. Dan hal ini Bisa mengancam keamanan dan perdamaian di seluruh negara Islam di karenakan membangkitkan pemikiran terorisme dan kriminal yang sangat berbahaya. Pemikiran-pemikiran yang mendorong anak muda Islam untuk mengkafirkan dan menteror masyarakat dan pemerintah hanya di karenakan sebab-sebab yang remeh. Dan bahwa Global modern belum Sempat mendapatkan penderitaan seberat penderitaan yang dikarenakan oleh organisasi yang dipengaruhi ideologi Wahabi seperti Al-Qaidah dan organisasi Islam yang lain. Dan bahwasanya seandainya tanpa dukungan finansial dari Arab Saudi niscaya Wahabi Salafi tak akan menyebar. Dan seandainya Amerika tak bersikap mendua dan hipokrit niscaya akan mudah melawan dan menumpas gerakan Wahabi ini. Akan akan tetapi Arab Saudi dan Amerika telah mengambil manfaat dari gerakan ideologis ekstrimis ini dengan tujuan untuk menteror Global di satu Hepotenusa dan Jadi pengancam disisi yang lain.

Kedua, peserta seminar menekankan bahwa Wahhabisme mempunyai sikap negatif terhadap kaum perempuan dan ilmu pengetahuan, musik dan semua seni, dan bahkan terhadap orang-orang Nasrani, dan di penganut Genre Islam lainnya (seperti di Syiah, Asy’ariyah dan lain-lain), yang merupakan sikap ketidaktahuan. Sebagian besar ajaran Wahhabi didasarkan di terorisme intelektual dan agama, dan bertentangan dengan Empiris dan pikiran, dan di karenakan itu dianggap oleh sebagian orang Bagaikan (agama lain) bukan agama Islam, agama yang mempromosikan terorisme dan membunuh atas nama Tuhan, Maha Suci Allah dari perilaku mereka. Dan bahwa apa yang terjadi di Irak dan Afghanistan, dan bahkan Arab Saudi merupakan karena langsung dari ajaran Wahabi ini yakni berupa pembunuhan dan terorisme dan ini semakin menegaskan bahwa kita berada di bawah ajakan untuk kejahatan, pembunuhan, dan tak di depan undangan untuk Islam yang moderat.

Ketiga, para ilmuwan dan para ahli di simposium menyerukan strategi global dan resistensi budaya dan politik Islam untuk melawan gerakan Wahhabi. Dan bahwa itu wajib ada peran dan kepemimpinan dari Universitas Al-Azhar di hal ini di karenakan Al-Azhar merupakan institusi Islam yang dikenal moderat supaya Islam tak didominasi oleh ajaran Wahhabisme yang militan dan ekstrim. Universitas Al-Azhar hendaknya berperan kembali Bagaikan pelopor ajaran Islam moderat dan mencerahkan. Hanya Al-Azhar yang Bisa merespon maksimal dan koprehensif terhadap eksremisme Wahabi yang telah merusak spirit ajaran Islam yang moderat.

========================
CATATAN DAN Acum

[1] لكننا لم نر من السلفيين الحاليين سوى التشدد والإرهاب والتعصب والدم “Yang saya lihat dari [Wahabi] Salafi hanyalah [gerakan] ekstrim, teror, fanatik dan [haus] darah.” Lihat detailnya: www.anbacom.com/news.php?action=show&id=8028.

[2] Lihat wawancaranya di: http://www.youtube.com/watch?v=N_vrTRXujBM

[3] هو التعصب له ضد الأفكار الأخري وهو قائم علي المذهب الحنبلي، ولكنهم لا يرون ولا يؤمنون إلا برأيهم فهم يعتبرون أن رأيهم صواب لا يحتمل الخطأ، ورأي غيرهم خطأ لا يحتمل الصواب Lihat detail: libyan-national-movement.org/article.php?artid=2630
[4] Lihat wawancaranya dengan tv Al Jazeera di: http://youtube.com/watch?v=y2NcYwEqX7M

[5] الذين يكفرون كما يكفرون أغلب المسلمين غيرهم. Lihat afatih.wordpress.com/2011/12/12/jamaah-tabligh-gerakan-sesat.

[6] Lihat antara lain “Wahabi Mengajarkan Kekerjasan” di: syamsuri149.wordpress.com/2011/12/18/ketua-pbnu-kh-said-agil-siradj-wahabi-mengajarkan-kekerasan/ di artikel Itu dijelaskan ada 12 yayasan yang didanai Arab Saudi untuk menyebarkan ideologi Wahabi Salafi.

[7] Kabbani Menyebut, “Belakangan ini, beberapa ulama mengritik Genre Wahabi atau “salafî” Bagaikan kelompok yang dengan cara politik tak benar. Praktik mengafirkan Jadi ciri utama yang Bisa dikenali dari kelompok neo-Khawarij di masa modern ini. Mereka kelompok yang suka menghantam orang-orang Islam dengan tudingan kafir, bidah, syirik, dan haram, tanpa bukti atau pembenaran selain dari hawa nafsu mereka sendiri, dan tanpa membagikan solusi selain dari sikap tertutup dan kekerasan terhadap siapa pun yang berbeda pendapat dengan mereka.

Sumber: www.inilah-salafi-takfiri.com

Bahaya Gerakan Wahabi Salafi untuk Umat Islam Rating: 4.5 Posted by: Nina Hasrina

Bahaya Gerakan Wahabi Salafi untuk Umat Islam

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here