Home Doa Islam Adab Mendengarkan Adzan untuk Seorang Muslim

Adab Mendengarkan Adzan untuk Seorang Muslim

263
0

Website Eksklusif Doa – Kebanyakan dari kita orang muslim melupakan adab-adab atau Anggaran yang telah disyariatkan oleh Allah SWT. Hal-hal yang ringan pun sering ditinggalakan, lambat laun prilaku meninggalkan ini akan berdampak kepada hal yang besar. Adzan Yaitu seruan atau panggilan yang Jadi pertanda bahwa waktu shalat telah masuk.

Adzan merupakan Disorientasi satu syiar agama yang paling agung, di karenakan mengabarkan kepada seluruh Muslim datangnya waktu shalat Bagaikan ibadah wajib. Adzan dikumandangkan oleh seorang muadzin. Bagaikan yang mendengarkan adzan, ada adab yang dianjurkan Rasulullah SAW.

(Pelajari juga: Lafadz Adzan dan Iqomah Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya)

di adab islam bahwa saat adzan hendak berkumandang maka diamlah di karenakan jikalau kita tak mendengarkannya ataupun menjawabnya itu akan Jadi faktor lunturnya keimanan kita.

Bahkan di realitasnya, banyak orang kelu lidahnya di di kematian. Kebanyakan orang yang nazak, di hampir tiba ajalnya, tak Bisa berkata apa-apa. Lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan ‘sakaratul maut’. Ini sebabnya Yaitu kebiasaan remeh kita yang sering tak mendiamkan diri di adzan berkumandang.

(Pelajari juga: Fakta Unik Seputar Adzan yang Sangat Mengagumkan)

Ilustrasi: Adzan

Diriwayatkan suatu hadist:

“Hendaklah kita mendiamkan diri saat azan, bila tak Allah akan kelukan lidahnya saat maut menghampirinya.”

Abu Sa’id Al-Khudri pun mengabarkan bahwa Rasulullah SAW Sempat bersabda:

إِذَا سَمِعْتُمُ النِّدَاءَ فَقُوْلُوْا مِثْلَ مَا يَقُوْلُ الْمُؤَذِّنُ

Artinya :
“Apabila kalian mendengar adzan maka ucapkanlah seperti yang sedang diucapkan muadzin,” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Hukum menjawab adzan Yaitu sunah muakad. saat adzan berkumandang, kita umat muslim dianjurkan untuk sejenak meninggalkan aktivitas dan mendengarkan lalu menjawab adzan Bagaikan bentuk penghormatan kita kepada adzan Itu.

(Pelajari juga: Lafadz Menjawab Adzan Sholat 5 Waktu Lengkap)

Rasulullah SAW Sempat menjanjikan keutamaan mendengarkan dan menjawab seruan adzan. di suatu hadits beliau Menyebut:

Loading...

“Barangsiapa yang mendengar suara adzan setelah itu dia berucap: Asyhadu alla ilaaha illahu wa anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu, radlitu billahi rabba wabi muhammadin rasulan wabil islami diinan (Aku bersaksi bahwa tak ada sesembahan yang haq kecuali Allah dan bahwa Muhammad Yaitu hamba dan Rasul-Nya, aku ridha Allah Bagaikan Rabb, dan Muhammad Bagaikan Rasul dan aku ridha Islam Bagaikan agama), maka Allah akan mengampuni dosanya,” (HR. Muslim (579) dari Sahl bin Sa’ad)

Ada 3 (tiga) pertanyaan besar mengenai hal ini:

  1. Bagaimana hukumnya bila berbicara saat adzan berkumandang?
    Para ulama seperti Imam Syafi’i, Imam Malik bin Anas, Ishaq bin Rahuyah, dan lainnya Menyebut bahwa berbicara saat mendengarkan adzan hukumnya Yaitu makruh. Namun bila keadaan mendesak untuk berbicara, maka berbicaralah seperlunya. Dan hendaknya tak memperpanjang pembicaraan sehingga terluput dari memperoleh keutamaan yang besar Yaitu Grasi dosa-dosa. bila berbicara aja sudah makruh, bagaimana dengan kegiatan lain seperti bercanda, atau bahkan hingga tertawa terbahak-bahak seakan menghiraukan seruan yang agung ini. Bagaikan seorang muslim seharusnya kita saling mengintrospeksi diri di hal adab mendengarkan adzan ini.
  2. Bagaimana hukum menjawab adzan saat sedang membaca Al-Qur’an?
    tak dibolehkan menjamak/mengumpulkan antara membaca Al-Qur’an dengan menjawab adzan. di karenakan Seandainya kita membaca Al-Qur’an, kita akan terlalaikan dari mendengar adzan. Sebaliknya apabila kita mengikuti ucapannya muadzin, kita terlalaikan dari membaca Al-Qur’an. (Fathu Dzil Jalali wal Ikram, 2/196,197)
  3. saat sedang shalat apakah kita diharuskan menjawab adzan?
    di madzhab Al-Imam Ahmad (Pendapat ini dianggap yang paling shahih), saat sedang menjalankan shalat, tak wajib menjawab adzan yang didengar. di karenakan adzan merupakan zikir panjang yang Bisa membuat orang yang shalat tersibukkan dari shalatnya. Sementara di shalat ada kesibukan tersendiri, sebagaimana sabda Rasulullah SAW :“Sesungguhnya di shalat itu ada kesibukan,” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

(Pelajari juga: Lafadz Doa Seusai Adzan dan Iqomah Lengkap)

Oleh di karenakan itu, marilah kita Serupa-Serupa menghormati azan dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tak kelu saat nyawa kita sedang dicabut dan kita Bisa tetap istiqomah di jalan Allah SWT.

Adab Mendengarkan Adzan untuk Seorang Muslim

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here