Home Berita Islam Terbaru 3 Agresi Sri Bintang Pamungkas yang Membuat Telinga Jokowi Merah

3 Agresi Sri Bintang Pamungkas yang Membuat Telinga Jokowi Merah

110
0
3 Agresi Sri Bintang Pamungkas yang Membuat Telinga Jokowi Merah
Berita Islam 24H – Berseberangan dengan cara tajam dengan penguasa bukan hal baru untuk politisi dan aktivis seperti Sri Bintang Pamungkas. Di Era Orde Baru, Bintang Sempat Jadi incaran pemerintah dan Sempat mendekam di penjara di karenakan tuduhan menghina presiden.
Bintang dituduh Menyebut Soeharto Bagaikan diktator di suatu pertemuan dengan mahasiswa di Berlin, Jerman. di awal 1990an, dia juga dengan cara lantang menyerukan pencabutan monoloyalitas PNS terhadap Golkar, Dwi-Fungsi ABRI, dan calon tunggal untuk Presiden RI di Pemilu 1993.
Singkat cerita, Bintang diadili dan setelah itu dijatuhi hukuman 34 bulan penjara. Vonis itu dia jalani Berawal Dari Mei 1997, sesudah kasasinya ke Mahkamah Agung ditolak di bulan April. Seusai menjalani hukuman selama 13 bulan, bintang keluar dari penjara Seusai rezim Soeharto tumbang oleh demonstrasi menuntut reformasi.
Rezim berganti, Bintang tetap Jadi bintang oposisi. Dia ditangkap bersama sejumlah aktivis lain dengan tuduhan makar di 2 Desember lalu, beberapa jam sebelum demo kolosal menuntut pengadilan terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas dugaan penistaan agama. Sepanjang pemerintahan Jokowi-JK, Bintang memang mengeluarkan sejumlah pernyataan keras yang menohok pemerintah, antara lain:
Minta Jokowi dilengserkan
di 1 Desember 2016, Bintang mengantarkan surat bersama Dahlia Zein ke Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Markas Besar TNI Cilangkap.
di surat Itu, Bintang yang mengaku mewakili Gerakan Nasional People Power Indonesia meminta pimpinan DPR untuk memanggil Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia guna menggelar Sidang Istimewa (SI-MPR RI) sesegera mungkin.
Bintang meminta MPR menjalankan tiga hal, Yaitu mengembalikan UUD amandemen ke UUD asli, meminta MPR mencabut mandat Jokowi-Jusuf Kalla sebagi presiden dan wakil, dan mengangkat penjabat presiden republik Indonesia yang baru, yang sekaligus Jadi Ketua Presidium Republik Indonesia dengan wewenang menyusun Pemerintah Transisi Republik Indonesia.
Surat Itu dinilai sejumlah pihak Jadi alasan Bintang ditangkap oleh aparat.
Jokowi Mengakses pintu Dominasi Cina
di suatu diskusi bertajuk “Indonesia dikuasai China?” yang digelar Hizbut Tahrir Indonesia di 24 Februari 2016, Bintang Menyebut Jokowi Mengakses jalan berkuasanya China atas sejumlah aset penting Indonesia melalui jalur investasi terhadap sejumlah proyek penting.
“[…] seperti yang dibikin oleh jokowi dengan tol Bahari dan poros maritimnya. Jadi, Jokowi itu Mengakses diri,” Perkataan Bintang Bagaikan Disorientasi satu dari beberapa pembicara utama.
Proyek lain yang membonceng China Yaitu Kereta Genjah Bandung—Jakarta.
“Jawa Barat kenapa ada kereta api Genjah? […] Kereta Genjah merupakan tonggak sejarah hegemoni China,” katanya.
Megawati dan Jokowi hendak membuat referendum Papua
Masih di kesempatan diskusi yang digelar HTI di Jakarta di 24 Februari 2016, Bintang Menyebut Megawati di hendak mencalonkan Jokowi-Jusuf Kalla di Pilpres 2014 menjalankan safari politik ke Menlu AS John Kerry.
di kesempata itu, dikatakan Bintang, Megawati dan Jokowi menyerahkan proposal referendum Papua.
“[…] Artinya, Serupa seperti Timor Timur, begitu ada referendum, begitu Papua hilang,” ramal Bintang.
Sri Bintang ditangkap polisi di kediamannya di kawasan Cibubur, Depok, Jawa Barat di karenakan dituduh makar. Dia ditangkap bersama sembilan orang lainnya, yakni Ahmad Dhani, Rachmawati Soekarnoputri, Eko Santjojo, Aditya Warman Thaha, Kivlan Zen, Firza Huzein, Ratna Sarumpaet, Jamran, Rizal Kobar, dan Alvin Indra. Namun, delapan orang dibebaskan dan hanya Sri Bintang, Rizal Kobar dan Jamran yang masih ditahan di sel narkoba Polda Metro Jaya. [ceramahterbaru.net / rnc]
Loading...

3 Agresi Sri Bintang Pamungkas yang Membuat Telinga Jokowi Merah

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here