Wow! Politikus PDIP ini Ditetapkan Tersangka Dua Kasus Korupsi

Wow! Politikus PDIP ini Ditetapkan Tersangka Dua Kasus Korupsi
Berita Islam 24H – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono (MAW) Bagaikan tersangka di dua kasus sekaligus. Dua kasus yang menjerat politikus PDI Perjuangan itu Yaitu, terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015 dan penganggaran kembali pembangunan Jembatan Kedungkandang.
“Kasus pertama, MAW diduga menerima suap dari Kepala Dinas Pekerjaan Generik Perumahan dan Pengawasan Bangunan (PUPPB) Jarot Edy Sulistyono (JES) terkait pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015. Diduga MAW menerima uang sejumlah Rp 700 juta,” Perkataan Juru Bicara KPK Febri Diansyah di konferensi di gedung KPK, Jakarta, Jumat (11/8).
Bagaikan penerima, MAW disangkakan Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korups jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Bagaikan pemberi, JES disangkakan pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo 64 kuhp jo pasal 55 ayat-1 ke-1 KUHP.
Padahal di kasus kedua, MAW diduga menerima suap dari Komisaris PT ENK Hendarwan Maruszaman (HM) terkait penganggaran kembali proyem pembangunan Jembatan Kedungkandang di APBD Pemkot Malang Tahun Anggaran 2016 di tahun 2015. “Diduga MAW menerima Rp 250 juta dari proyek sebesar Rp98 miliar yang dikerjakan dengan cara multiyears tahun 2016-2018,” Perkataan Febri.
Bagaikan penerima MAW disangkakan Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korups jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sementara Bagaikan pemberi HM disangkakan pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo 64 kuhp jo pasal 55 ayat-1 ke-1 KUHP.
Terkait penyidikan kedua perkara Itu, Perkataan Febri, penyidik sejak Rabu (9/8) hingga Jumat (10/8) menggeledah sejumlah tempat di antaranya kantor Wali Kota, kantor PUPPB, rumah tersangka JES, rumah tersangka MAW, rumah dinas MAW, dan Kantor Penanaman Modal Kota Malang. “Dilanjutkan di Kamis (10/8), di dua lokasi antara lain kantor DPRD Malang, rumah Dinas Wali Kota dan rumah pribadi Wali Kota. Hari ini penyidik melanjutkan penggeledahan di kantor Bappeda dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Malang,” Perkataan dia.
Febri Menyebut dari hasil penggeledahan itu, penyidik menyita dokumen serta barang elektronik di antaranya handphone sejumlah pejabat Pemkot Malang, DPRD Malang, dan pejabat pengadaan. setelah itu, barang bukti lainnya berupa uang di beberapa pecahan mata uang, Yaitu Rp 20 juta, 955 dolar Singapura, dan 911 ringgit Malaysia dari rumah dinas MAW. [beritaislam24h.info / rol]

Loading...

Wow! Politikus PDIP ini Ditetapkan Tersangka Dua Kasus Korupsi

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply