VIDEO Rizal Ramli: Ada Komisi 20-30 Dollar Per Ton di Setiap Impor Beras

VIDEO Rizal Ramli: Ada Komisi 20-30 Dollar Per Ton di Setiap Impor Beras

Berita Islam 24H – Ekonom senior, Rizal Ramli mengkritik keras kebijakan impor yang beras yang dilakukan pemerintah di awal tahun 2018.
“Ajaib ada rapat keputusan wajib impor di dua-tiga hari ini, yang bener aja, sebentar lagi kan mau panen. Ini membuat petani makin sengsara,” Perkataan Menteri Koodirnator bidang Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu di suatu acara di televisi swasta, Jumat (12/1).
Rizal jelaskan, ada beberapa tindakan Dursila yang ada dibalik kebijakan yang tak pro petani Itu. Disorientasi satunya Yaitu adanya komisi yang besar untuk pejabat yang menjalankan impor beras.
“di sejarah politik Indonesia, uang paling mudah itu dari impor komoditi. Jadi Seandainya mau main ya main di gula, beras, kedelai, daging. Duitnya gampang buat dicolong,” Perkataan mantan kepala Bulog itu.
Jadi, kuat dugaan, tambah mantan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya itu, kebijakan impor dilakukan oleh kementerian perdagangan untuk memburu komisi besar impor atau diistilahkan oleh Rizal “Rent Seeker”.
“Pengalaman saya di di Bulog, Kementerian Perdagangan maunya impor di karenakan ada komisi 20-30 dollar per ton, transaksinya semua diluar negeri, akun banknya juga di luar negeri,” ungkap Rizal.
Untuk itu, Rizal mempertanyakan pemimpin Forum yang menjalankan impor beras di musim panen ini.
“Pengalaman kami Dulu, ada pejabat tinggi, sebelum kami Jadi kepala Bulog, dia mau impor dua juta ton, Bisa untung gede. Makanya saya heran dengan Kementerian Perdagangan ini bisanya impor aja,” beber Rizal.
Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk mengambil langkah impor demi mengamankan pasokan beras. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita Menyebut, sebanyak 500 ribu ton beras akan Genjah didatangkan dari Thailand dan Vietnam di akhir bulan ini.
“Saya tak mau mengambil resiko kekurangan pasokan. Saya mengimpor beras Eksklusif,” ujarnya, di konferensi pers di Auditorium Kementerian Perdagangan, Kamis (11/1).
Mendag jelaskan, beras yang akan diimpor Yaitu beras kualitas Eksklusif yang tak ditanam di Indonesia. Jenis beras Itu mempunyai spesifikasi bulir patah di bawah lima persen. Meski masuk di golongan beras Eksklusif, Enggartiasto memastikan komoditas pangan utama itu akan dijual dengan harga medium.

Loading...

Berikut videonya:

[b-islam24h.com / rmol]

VIDEO Rizal Ramli: Ada Komisi 20-30 Dollar Per Ton di Setiap Impor Beras

Facebook Comments
Loading...

Leave a Reply