Home Berita Islam Terbaru Vaksin Darurat Masa Revolusi

Vaksin Darurat Masa Revolusi

2
0

ceramahterbaru.net.com – Kisah dokter tentara memvaksin cacar penduduk di Banten Selatan dan Bogor di tengah revolusi kemerdekaan. Bahan vaksinnya dari kulit kerbau.

*

Prof. Dr. Satrio. Nama ini sohor Bagaikan Disorientasi satu jalan utama di Jakarta. Tak banyak orang tahu siapa sosok ini dan apa yang telah dilakukannya sehingga namanya diabadikan. Dia seorang dokter tentara yang berjasa di membagikan vaksin cacar kepada penduduk Banten Selatan dan Bogor di masa revolusi kemerdekaan.



Cerita pemberian vaksin oleh dr. Satrio bermula di Desember 1948. Kala itu, Belanda berupaya merebut sejumlah wilayah Banten seperti Serang, Pandeglang, dan Rangkasbitung dari Republik. Pejuang-pejuang Republik melawan upaya itu dengan perang gerilya.

Dr. Satrio Empati bertugas membantu pejuang gerilya Republik sesuai surat kawat dari Markas Besar Tentara. Dia tergabung di Brigade Tirtayasa dan beberapa kali mengurus pejuang-pejuang yang terluka atau gugur. Tapi penugasannya di wilayah Gunung Karang, Banten Selatan, menggerakkan dirinya turut membantu rakyat.

Loading...

“di perjalanan kembali ke daerah selatan, saya mendapat informasi dari penunjuk jalan bahwa di antara penduduk ada penyakit cacar,” Perkataan dr. Satrio kepada Mona Lohanda dkk. di Perjuangan dan Darma: Mosaik Kenangan Prof. Dr. Satrio 1916–1986.

Dr. Satrio mendatangi kampung Itu dan melihat fisik para penduduknya. “Bisul-bisul bernanah kecil-kecil tersebar di kulit. tak saya ragukan memang ini Yaitu vario vera menurut istilah kedokteran Latin dan bukan cacar air,” tutur dr. Satrio.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

Vaksin Darurat Masa Revolusi

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here